DSLR untuk pemula, pilih yang mana?
Ingin terjun ke dunia fotografi? Tentu modal pertama yang harus dimiliki adalah kamera yang mampu mendukung kebutuhan dan kreativitas kita, dan itu umumnya adalah kamera DSLR. Meski awalnya kamera jenis ini berharga amat mahal, kini situasinya sudah banyak berubah. Bagi yang baru ingin mencicipi DSLR, atau yang memiliki budget terbatas, pilihan akan DSLR entry level adalah pilihan paling rasional. DSLR kelas ini menawarkan kemampuan dan fungsi sebuah kamera DSLR profesional namun dengan beberapa kompromi (baca : pengurangan) dalam fitur dan performa sehingga membuat harga jualnya dapat dijangkau banyak orang.
Tahun ini persaingan entry level DSLR sudah dimulai dengan adanya empat pilihan produk dari merk ternama, yang semestinya sudah akan tersedia di pasaran pada bulan mendatang. Sebelum membeli, ada baiknya kenali dulu pilihan yang ada :
Canon EOS 450D/Digital Rebel XSi (US$ 899 kit)
Inilah generasi penerus EOS 400D yang hadir dengan banyak peningkatan fitur dan kini dengan resolusi 12.2 MP CMOS sensor. Generasi anyar entry level dari Canon yang telah mendukung semua jenis lensa Canon EF and EF-S ini kini menggunakan 14-bit A/D converter, memiliki AF sensor yang lebih baik (meski tetap 9-points) dan mengandalkan DIGIC III image processor. Yang istimewa, di layarnya yang berukuran 3 inci ini bisa dipakai untuk mengambil gambar berkat sistem live view. Sistem live view ini juga didukung oleh fitur auto fokus yang fleksibel, yaitu metoda auto fokus memakai phase detect (standar SLR umum) atau contrast detect (standar kamera saku). Tersedia pilihan ISO mulai dari 100 hingga 1600 (dan kini terdapat indikator ISO pada viewfinder), burst mode 3.5 fps hingga 6 RAW atau 45 JPEG, cukup mengagumkan. Terdapat juga spot metering (4% area coverage), suatu fitur metering yang absen di seri-seri sebelumnya. Yang baru, terdapat fitur Auto Lighting Optimizer yang memperbaiki brightness dan kontras secara otomatis. Fitur lama yang tetap ada adalah dust reduction system untuk mengurangi debu yang menempel pada sensor. Tidak seperti seri sebelumnya yang memakai memori CompactFlash, kini EOS 450D memakai slot memori SD/SDHC yang lebih murah. Selain itu, tersedia asesori battery grip BG-E5 untuk pemotretan vertikal,
dan berguna sebagai tambahan daya apabila baterai utama LP-E5 lithium-ion ini dirasa kurang cukup. Bodi EOS 450D juga mengalami sedikit perubahan dengan ergonomi yang agak lebih baik dan nyaman. Sebagai lensa kitnya kini tersedia versi IS dari Canon EF-S 18-55mm yang optiknya telah disempurnakan.
Pentax K200D (US$ 799 kit)
Generasi penerus dari Pentax K100D ini kini mengusung resolusi 10.2 MP dengan sensor CCD, dan masih mewarisi fitur istimewa yaitu sistem anti shake pada bodi (dengan sensor shift) sehingga semua lensa Pentax K-mount yang dipasang otomatis jadi memiliki sistem stabilizer. Berbekal engine PRIME (Pentax Real Image Engine), urusan fokus mengandalkan 11 titik AF SAFOX VIII. Ukuran layar yang sebesar 2.7″ LCD dengan 230 ribu pixel dan juga terdapat status LCD di bagian atas. Yang cukup jarang, bodi K200D telah dirancang untuk tahan cuaca dan debu, suatu fitur yang layak diacungi jempol. Tersedia nilai ISO dari 100 hingga 1600 dan file format RAW yang dapat diambil hingga 4 gambar pada 2.8 fps namun belum diketahui kapasitas memori buffernya (pada K100D masalah utamanya adalah kapasitas memori buffer yang terbatas menyulitkan saat continuous shooting). Sistem dust reduction juga tersedia pada K200D, dimana debu yang menempel pada sensor akan dibersihkan otomatis. Fitur yang cukup bermanfaat adalah
Expanded Dynamic Range function, mirip seperti Canon atau Sony, untuk menaikkan dynamic range. Selain itu, tersedia asesori battery grip untuk pemotretan vertikal, dan berguna sebagai tambahan daya apabila baterai utama 4x AA ini dirasa kurang cukup. Untuk lensanya, tersedia pilihan lensa kit Pentax-DA 18-55mm AL generasi ke-II.
Sony A200 (US$ 799 kit)
Sukses membeli divisi kamera Minolta, Sony juga memperbarui jajaran DSLR entry levelnya dengan meluncurkan Alpha series baru dengan resolusi 10.2 MP APS-C CCD sensor yang juga dilengkapi Super SteadyShot dengan sensor shift. Menggunakan Minolta/Sony Alpha lens mount dengan 1.5X crop factor, A200 kini dilengkapi dengan 2.7″ LCD yang sayangnya tanpa dilengkapi dengan live view (meski tetap memiliki sistem anti debu seperti seri sebelumnya A100). Sistem AF 9 points dengan TTL CCD line sensor membuat performanya diklaim 1.7x lebih baik daripada pendahulunya. Tersedia pilihan ISO dari 100 hingga 3200 dan memakai Bionz Image Processor yang memiliki fitur Dynamic Range Optimizer (DRO) yang cukup bermanfaat.
Continuous shooting cukup mengesankan dengan 6 RAW atau unlimited JPEG dengan 3 fps. Sony rupanya cukup berbeda dengan memakai memori jenis CompactFlash Type I/II. Selain itu, tersedia asesori battery grip VG-B30AM untuk pemotretan vertikal, dan berguna sebagai tambahan daya apabila baterai utama NP-FM500H lithium ini dirasa kurang cukup. Sebagi lensa kit masih menggunakan SAL DT 18-70mm.
Nikon D60 (US$ 749 kit)
Tidak banyak yang berubah dari kelanjutan Nikon D40x ini. Kini Nikon D60 muncul dengan resolusi yang tetap sama yaitu 10.2MP CCD bahkan dengan bentuk dan desain yang sama seperti D40/D40x. Menjadi DSLR paling kecil di pasaran, Nikon D60 tetap mempertahankan ergonomi dan desain bodi yang baik dan nyaman. Sayangnya kekuatan Nikon dalam hal ergonomi tidak diikuti peningkatan fitur yang berarti, katakanlah masih tetap menggunakan 3 AF points dan tanpa disertai motor AF pada bodi. Kini dengan branding Expeed image processing, Nikon hendak menawarkan solusi DSLR entry level yang simpel namun memiliki kemampuan tinggi. Masih mengusung layar yang berukuran 2.5″ dengan resolusi 230 ribu pixel (kini terdapat sensor yang mematikan LCD bila anda menggunakan optical viewfinder), Nikon D60 juga tidak dilengkapi fitur live view layaknya Canon EOS 450D. Tren fitur anti debu juga diterapkan Nikon pada D60 ini dengan “Airflow Control System” yang meniup debu pada sensor.
Tersedia pilihan ISO dari 100 hingga 1600 dan fitur Auto ISO yang bermanfaat. Yang baru, terdapat fitur Active D-Lighting yang menerangi bagian gelap pada foto akibat kontras tinggi. Baterai EN-EL9 lithium-ion battery mampu bertahan hingga 500 shot namun tanpa didukung asesori battery grip. Rencananya D60 akan dijual menjadi satu paket bersama lensa kit baru AF-S 18-55mm VR.
Tentu saja, untuk memilih mana yang terbaik memang tidak mudah. Semuanya menawarkan keseimbangan antara kualitas dan harga. Namun bagi yang ingin kamera sarat fitur termasuk live view, memang Canon EOS 450D menjadi unggulan disini. Bagi yang suka stabilizer pada bodi bisa melirik Pentax atau Sony, dimana Pentax lebih unggul berkat bodinya yang sudah weather sealed. Bagi yang membutuhkan kamera yang kecil, mudah digunakan dan ergonomi tinggi bisa memilih Nikon. Yang jelas, semua kamera di atas mampu menghasilkan foto dengan kualitas tinggi apabila digunakan dengan baik. Penambahan fitur dan teknologi baru hanyalah untuk memudahkan saja dan tidak selalu menjadi prioritas utama dalam memilih kamera. Namun memiliki kamera yang sarat dengan bermacam fitur tentu merupakan suatu nilai tambah tersendiri.










salam kenal….pengen nanya dong, beli DSLR canon eos 450d untuk wilayah Jabodetabek yang murah diman ??? thanks..
Salam kenal juga, untuk produk yang baru diluncurkan tahun ini umumnya belum ada di pasaran. Mungkin ada baiknya tunggu pameran fotografi Focus 2008 bulan depan aja ya, siapa tahu udah ada.
pameran fotografi focus maret yah?dimana itu bos?wah gajadi beli 400d lah…
Biasa lah… di Jakarta Convention Center 12-16 Maret 2008. See u there..
kalo yang di bawah 4 jutaan ada g?
ato dslr second ada g yang harganya di bawah 4 jutaan?
trus kalo beli second tu kira2 barangnya masih bagus ndak?
maaf banyak nanya…
Paling rasional untuk 4 juta ke bawah ya DSLR second, seperti D40, EOS 350D atau K100D. Untuk urusan ba-be begini, utamanya periksa SC (shutter count) atau berapa kali SLR tsb udah dijepret. Umpama usia harapan hidup shutter D40 adalah 50.000 kali jepret, kalo udah terpakai 5.000 kali artinya udah kepake 10%-nya. Usahain dapet DSLR second dengan SC dibawah 10.000 deh. Selain itu periksa garansi resminya (siapa tahu msh masa garansi), lensanya msh oke tdk, bodynya msh mulus tdk, dan baterainya (bila lithium) msh oke tdk. Semoga membantu..
Canon 450D datascrip $835 BO dengan kit $935
mas aq masih gaptek ni..belum pernah berurusan dengan kamera digital, kalo live view itu apa ya? kalo misalnya pengen ngambil gambar continues…pentax K200D itu bagus gak ya?kalo misalnya indoor??aduh2..maaf…bener2 gak ngerti…sebelumnya saya cuman pemakai analog amatiran soalnya…dan saya jatuh cinta sama pentax, kira2 susah gak ya untuk dapetin aksesoris pentax di jakarta? duh maaf banyak tanya, kerena sebelumnya saya kesulitan dapetin kabel release buat pentax…
mohon bimbingannya^^
Masa sih mas sebagai pecinta Pentax bener2 masih gaptek? Jangan2 mas ini pakarnya kamera Pentax ya? He…he… Sebelum ambil D40, dulu saya sempet pingin ambil K100D lho.. Saya suka stabilizernya dan lensa-lensa Pentax yang berkualitas. Tapi ya itu tadi, soal nyari asesori Pentax mungkin nggak semudah asesori Canon atau Nikon. Kalau Pentax baru K200D sih lebih mantap lagi tuh, sayang belum ada reviewnya. Semoga bisa saya tulis dalam waktu dekat, minimal secara spesifikasi dan fitur barunya. O ya, soal live-view sudah saya tulis disini.
saya seorang pemula yg ingin beli kamera digital SLR, dari teman sy dpt info bhw setting untuk kamera Nikon jauh lebih simpel dibandingkan Canon, shg buat pemula yg sekedar hobi foto (bukan profesional) maka seri Nikon lebih cocok, mohon tanggapan apakah info tersebut memang benar, tks sebelumnya
Kamera DSLR Nikon memang simpel dan mudah dalam pengaturan setting kamera, menunya juga mudah dipahami, serta tata letak tombolnya yang mudah dipahami. Tapi kalau soal lebih simpel dibanding merk lain, tentu ini soal selera dan amat subjektif. Sebaiknya hal-hal begini bukan menjadi faktor utama dalam memilih kamera, karena apapun merk kamera kita, sejalan dengan waktu tentu akan jadi terbiasa. Awal-awal make mungkin cukup pake mode AUTO, kalau sudah mulai bisa, coba pake mode PROGRAM, AV, TV lalu MANUAL. Apalagi kamera DSLR untuk pemula telah dirancang supaya mudah digunakan, sementara DSLR kelas serius ya dirancang lebih rumit dan bahkan tidak menyediakan mode AUTO sama sekali.
mas saya penyuka foto kawinan, dari manual kepingin pindah ke digital, minta saranya dong kamera yang sesuai spt apa ? makasih ya…
Maaf ya baru balas, beberapa hari kemarin saya tumbang kena flu. Buat foto kawinan sih mending yang bagusan sekalian aja, kalau dananya ada ya yang sensornya full frame. Bisa pake EOS-5D yang masih terjangkau, atau EOS 1D mark III (tidak pake S) yang punya sensor 1,3x crop factor. Perhatiin kemampuan wireless flashnya juga, karena 5D ngga ada built-in flash. Soalnya di tempat kawinan kan seringnya kurang cahaya, udah gitu banyak foto grup keluarga yang harus tampak bersih saat dicetak ukuran besar.
bro numpang nanya?
saya pengen blajar fotografi but ga punya kamera, rencana mo beli kamera budget 5-6 jt an…
bagus yang mana, thanz…. mas.
Budget segitu udah asik banget tuh, bisa banyak punya pilihan lho.
Tentuin dulu, mau prosumer apa DSLR sekalian, meski belajar tapi kan ngga ada salahnya punya kamera DSLR. Bisa dibaca-baca lagi di blog saya. Salam..
mas, maw tanya nih..
klw budget 4jtan DSLR apa yg cocok??
saya masih pemula soalnya..
Nikon D40 second kena gk budget segitu..
saya domisili bdg..
trima kasih
Kalau D40 bekas sih duit segitu masih dapet lah, malah bisa plus lensa kit. Meski saya gak terlalu recommend, bisa juga coba cari EOS 350D bekas.Tapi kalo ada dana lebih, bisa kok dapet D40 baru yang dijual sekitar 4,6 jutaan. Memang sih di beberapa toko online udah gak ada lagi yg jual D40, tapi kalo rajin main ke toko kamera ( Bandung ke BEC kali ya? ) mudah-mudahan masih bisa dapet. Saya ingat di pameran Focus lalu, ada penawaran Pentax K100D Super plus lensa dijual cuma 4,5 juta. Mungkin bisa buat pertimbangan juga.. Selamat belanja..
thx bgt yah mas…
oy di bdg ge ada pameran Gadget, kbetulan ada canon EOS400D kit dijual 5,7jt plus CF 2GB..
mending mana ya mas?? D40 ato EOS400D ???
Pentax bgus gt mas???
maaf klo byk nanya..hehehe.
mas saya pgn tanya lg nich..
boleh ya mas..
pas saya liat camera prosumer Fuji S100Fs saya tertarik juga neh mas..hehehe..
harga Fuji S100FS tuh brapaan sih mas???
aduh koq saya bingung sendiri yah???
pilih mana ya mas???
bantu saya ya mas !!!
seribu kali maaf klo ngerepotin..
jutaan terima kasih..
Wah, wah, panjang banget pertanyaannya. Saya coba jawab lewat artikel khusus saja ya.
Mas, mau tanya boleh?
dirumah ada lensa lensa + Nikon F90X bokap nih…
lensa nya :
Nikkor 35-70 D
Sigma 70-300 D
Sigma 18-35 D (yang ini kalo nggak salah)
budget sekitar 7 jt nih…
mendingan beli Nikon body only yang bagus, terus lensa nya pake lensa lama yang ada dirumah, atau mendingan beli SLR baru + lensa baru yah?
sampai saat ini sih kandidatnya D80, menurut Mas, apa D80 belum ketuaan yah? kalau pilihannya D60atau D80, Mas pilih yang mana?
Thanks…
Halo mas Dicky,
koleksi lensanya bokap lengkap juga ya? Tapi coba dicek lagi kondisinya (berjamur tidak) dan apa kompatibel dengan D80. Umumnya lensa lama tidak kompatibel dengan DSLR Nikon dalam hal 3D matrix metering. Nikon D80 memang cukup lawas namun masih jadi favorit sampai sekarang, karena fitur dan harga yang imbang. Calon penerusnya yang dirumorkan bernama D90 tentu akan lebih sarat fitur namun lebih mahal, mau? Kalo milih D60 dan D80 jelas saya milih D80 karena ada motor AF pada bodi dan punya titik AF yang lebih banyak dari D60. Kalau tidak salah D80 juga bisa mendrive wireless flash (jadi commander) untuk creative lighting. Salam..
sorry, mw nanya ni!
sony alpha 200 sm canon 450d bgusan mana si sbenernya?
thx
Opini pribadi sih saya cenderung milih 450D. Sony Alpha 200 lebih cocok diadu dgn DSLR lain yang belum ada live -view spt Nikon D60 atau Pentax K200. Coba lihat beberap review seputar pengujian Alpha 200 di internet, rata-rata mereka mengeluhkan kualitas foto (terutama pada saat ISO tinggi) yang belum sebagus DSLR lain.
mas aku pingin beli kamera prosumer nikon p80 tapi juga pingin beli dslr ? kalo dengan nikon d60 atau canon 400D bagus mana nich ? bingung nich
Coba baca sambungan artikel saya ini.
pengen nax kamera SLR canono EOS 20D kna brp y?
Ato ada yg hargax dan tempat bli yg murah dmn y?