Rekomendasi : Kamera digital dibawah 1,5 juta di 2008

Update 2009 :

Beberapa poduk pada artikel ini mungkin sudah tidak lagi tersedia di pasaran (diskontinu).

Ingin memiliki kamera digital namun dananya terbatas? Jangan kuatir, pada kesempatan kali ini saya coba menyajikan daftar kamera digital yang harganya bersahabat namun fiturnya cukup lengkap, siapa tahu satu diantaranya cocok untuk anda.

Sebelum kita mulai, saya ingatkan terlebih dahulu di awal, bahwa kamera digital saku yang dijual di pasaran memiliki rentang harga yang cukup lebar. Faktor yang membuat harga kamera bisa berbeda jauh biasanya adalah resolusinya, dimana kamera dengan resolusi 7 MP bisa terpaut beberapa ratus ribu dengan yang 8 hingga 10 MP. Sebaiknya dalam hal membeli kamera, faktor yang satu ini jangan terlalu menjadi pertimbangan utama. Sebaliknya, ambil saja manfaatnya yaitu bila kita mau membeli kamera dengan resolusi lebih rendah maka keuntungannya harganya bisa lebih murah. Ingat, kamera resolusi 7 MP (sekarang semakin sulit mencari kamera resolusi 6 MP ke bawah di pasaran) sudah sangat mencukupi untuk mendapat foto berkualitas, sehingga jangan ada anggapan keliru kalau resolusi 7 MP itu ‘kalah’ dengan resolusi 8 MP. Lebih jelasnya coba baca lagi artikel saya soal MP/megapiksel disini dan disini.

Di kesempatan kali ini saya coba susun beberapa kamera digital saku yang dipasarkan dengan harga 1,5 juta atau kurang.  Tidak semua kamera saya masukkan tentunya, saya coba mencari yang relatif layak direkomendasikan, dengan pertimbangan fitur, kinerja, harga, model dan ketersediaan stok di pasaran. Harga yang saya cantumkan hanya sebagai kisaran saja, tidak selalu persis sama seperti harga sebenarnya.

Inilah dua belas kamera saku ekonomis yang bisa saya rekomendasikan, disusun secara urut berdasar harga tertinggi hingga terendah :

  1. Canon Powershot A570 IS-1,5 juta. Inilah kamera digital yang sering saya rekomendasikan pada siapapun yang sedang mencari kamera ekonomis dengan fitur lengkap. Dibanding saat pertama kali kamera ini diluncurkan, harga A570IS kini sudah jauh turun dan tampaknya harganya tidak akan turun lagi. Jujur saja, dengan harga 1,5 juta, saya tidak berharap akan menemukan kamera dengan fitur stabilizer. Nyatanya, A570IS sudah dilengkapi stabilizer pada lensa 4x zoomnya, melengkapi fitur lain seperti sensor 7 MP, manual mode P/A/S/M, jendela bidik optik dan layar LCD 2,5 inci. Kamera favorit saya ini menggunakan 2 buah baterai AA sebagai sumber tenaganya. (update : produk ini kini sudah diskontinyu)
  2. Canon Powershot A580-1,5 juta. Bagi mereka yang lebih menginginkan kamera beresolusi 8 MP, coba Canon A580 ini. Dengan harga sama seperti A570IS, anda tetap menemui kamera ekonomis dengan fitur manual P/A/S/M,  mendapat ekstra resolusi 1 mega, namun dengan konsekuensi kehilangan fitur penting : stabilizer. Ya, fitur ini absen di seri A580, membuatnya kurang maksimal untuk dipakai pada shutter rendah.
  3. Nikon Coolpix L15 VR-1,5 juta. Seri ekonomis dari Nikon ini juga layak dipertimbangkan, dengan kunci utama di fitur stabilizer VR-nya. Hadir menjadi pesaing ketat Canon, L15VR telah dibekali sensor 8 MP dengan lensa zoom 3x. Melihat tampilan layar pada kamera ini juga menyenangkan dengan LCD-nya yang selebar 2,8 inci. Seperti seri Canon, Nikon L15VR inipun ditenagai oleh dua buah baterai AA. Sayangnya, Nikon ini dalam pengoperasiannya serba otomatis hingga ke setelan nilai ISO pun tidak bisa diset secara manual.
  4. Sony Cyber-shot S750-1,5 juta. Anda pecinta Sony? Kalau begitu seri ekonomis dari Sony ini patut disimak. Hadir dengan baterai Lithium rechargeable, kamera berbalut logam ini berkesan mewah, meski memiliki spesifikasi standar dengan Sony lens 3x zoom, layar LCD 2,5 inci dan resolusi 7 MP. Ingat, Sony selalu memakai memori jenis MS-memory sticks.
  5. Olympus FE-310-1,5 juta. Olympus selalu menjadi kamera yang ‘berbeda’ baik secara desain maupun jenis memori yang digunakan. Contohnya FE-310 ini, dengan lensa wide yang zoomnya hingga 5x namun relatif lambat, kamera 8 MP ini tampil dengan desain yang cantik namun sayangnya memakai memori jenis xD yang tidak umum. Jangan terkecoh oleh fitur Digital image stabilizer, karena ini hanya istilah marketing untuk pemakaian ISO tinggi saja. layar LCD yang digunakan berukuran 2,5 inci dan ditenagai oleh 2 buah baterai AA.
  6. Kodak easyshare M753-1,4 juta. Kodak sudah cukup lama membuktikan bahwa jajaran kameranya terkenal simpel dan mudah digunakan, tak terkecuali seri M753 ini. Kamera beresolusi 7 MP ini memiliki spesifikasi standar yaitu lensa zoom 3x dan layar berukuran 2,5 inci. Tidak banyak kamera ekonomis yang memakai baterai Lithium rechargeable seperti Kodak ini.
  7. Panasonic Lumix LS75-1,4 juta. Tidak banyak kamera Lumix yang memiliki banderol harga dibawah 2 juta. Seri terendah dari Lumix ini ditargetkan sebagai pengisi segmen ekonomis yang mengandalkan kehebatan stabilizer OIS khas Lumix. Hadir tanpa nama Leica di lensa 3x zoomnya, LS75 memiliki fitur unggulan yaitu wide-VGA (848×480) movie mode. Kamera beresolusi 7 MP ini hanya memiliki LCD selebar 2 inci, dan ditenagai 2 buah baterai AA.
  8. Casio Exilim EX-Z75-1,3 juta. Seri Exilim memiliki keunikan dalam hal dimensi kameranya yang tipis berbalut bahan almunium nan mewah. Kini kemewahan Exilim tak harus dibayar mahal, karena EX-Z75 yang memiliki resolusi 7 MP ini berharga sekitar 1,3 juta saja. Di dalam bodi kerennya, terdapat lensa zoom 3x, layar LCD berukuran 2,6 inci dan baterai Lithium rechargeable yang tipis. Mungkin inilah kamera saku dengan baterai Lithium dengan harga termurah yang ada di pasaran saat ini.
  9. Sony Cyber-shot S730-1,3 juta. Kamera ekonomis dari Sony ini terbilang standar, yaitu memiliki resolusi 7 MP, Sony lens 3x zoom, layar LCD 2,4 inci dan 2 buah baterai AA. Yang patut diacungi jempol adalah modelnya yang keren, walau bodinya berbalut plastik namun tetap tampak keren dan berkelas.
  10. Fuji Finepix A900-1,3 juta. Semua kamera digital saku memiliki kendala yang sama : noise di ISO tinggi. Penyebabnya tak lain adalah sensor CCD kecil yang digunakan, sehingga praktis kamera saku hanya efektif untuk dipakai di tempat yang cukup cahaya. Namun tidak demikian halnya dengan Fuji yang berhasil mendesain sensor sendiri yang dinamai SuperCCD, sehingga memotret di tempat kurang cahaya tidak menjadi masalah bagi kamera A900 ini. Dengan harga semurah ini, anda bisa mendapatkan kamera dengan sensor CCD 9 MP dan lensa zoom 4x. Selebihnya, kamera ini mampu menampung memori jensi xD dan SD sekaligus, memiliki layar 2,5 inci dan 2 buah baterai AA.
  11. Kodak Easyshare C813-1,3 juta. Seri C pada kamera Kodak menandakan seri ekonomis namun dapat diandalkan, seperti C813 yang memiliki sensor 8 MP ini. Kamera standar ini memiliki lensa 3x zoom optik, layar LCD 2,4 inci dan 2 buah baterai AA. Sejujurnya tidak ada yang istimewa dari produk ini, namun inilah kamera yang cukup laris di pasaran berkat suksesnya promosi yang dilakukan oleh Kodak.
  12. Canon Powershot A470-1,2 juta. Bagi anda yang budget-minded, dan ingin mencari kamera bermerk dengan harga termurah, barangkali A470 inilah jawabannya. Kamera yang tergolong cukup tebal ini memiliki resolusi 7 MP, lensa zoom 3,4x yang relatif lambat, dan layar LCD berukuran 2,5 inci. A470 ini juga ditenagai oleh 2 buah baterai AA.

Demikianlah jajaran kamera berharga dibawah 1,5 juta yang dapat saya rekomendasikan kepada anda. Sebagai info tambahan, semua kamera yang saya tulis diatas memiliki kesamaan dalam hal kelas yaitu kelas ekonomis/budget/value/entry-level. Ciri kamera kelas ekonomis (selain harganya yang murah) adalah simpel/mudah digunakan, berukuran kecil, fiturnya terbatas dan kinerjanya pas-pasan. Tentu saja bagi mereka yang mengharap kinerja lebih dari sebuah kamera haruslah menyediakan anggaran yang lebih pula, sehingga beberapa kekurangan pada kamera ekonomis haruslah dimaklumi sebagai kompensasi atas harganya yang murah.

Update November 2008 : Simak artikel terkait disini dan disini.

About these ads

127 comments

  1. Hi mas gaptek,

    Mo nanya nich..
    aku mo beli camdig tapi bingung milih antara sony W110 ama Canon A590.
    trus mengenai ketahanannya gimana..lebih tahan banting yg mana??
    Thanx y..

    Utk yg tahan banting coba aja Olympus Tough 6000/8000 deh, mau dijatuhin dari ketinggian 2 meter juga gak apa2.

    Kamera saku berbodi plastik tidak ada yg tahan banting, indeed lensanya pun saat menonjol tidak boleh terbentur. Daripada Sony W110, mending sekalian W120 udah pake steady shot.

  2. makasih sarannya…
    maksud aku tahan banting tuch apakah kedua camdig ini (sony W110 and Canon A590) g gampang rusak?
    maaf kalo ngerepotin..
    maklum amatiran yg pengen punya camdig..

  3. mo tanya neh,mas gaptek saya mau tau kelebihan dari canon A720IS dan kekurangannya.mas lbh prefer ke canon A720IS or LZ8.tks.

    Sudah sering ditanyakan lho… baca komen di atas saja ya.

  4. akhirnya saya lebih refer ke canon ps a590 is.
    Cuma bingung harga di c********r sebelum disc.2,4 , setelah disc. 2,2an jt.
    Di internet byk iklannya dan kisaran harga 1,7an – 1,8an.
    Kok beda jauh ya? Rekomendasi tmpat mana yg harganya fair (ga kurang2in accesoris). Thanks.

    saya tidak bermaksud jelek ya, tapi ada beberapa toko besar yg bisnis utamanya bukan jualan kamera, tapi justru banyak orang ‘terjebak’ beli kamera kesana. Harganya tentu beda, disana kan harus bayar penjaga konternya, pajaknya gede, bla-bla-bla. Anda tahu dong, toko besar mana aja yg saya maksud. Saran saya sih sekedar survey harga di toko macam begitu sih boleh aja, tapi kalo pas mau beli ya cari toko yg jualnya punya harga paling pantas dong.

  5. mas. akhirnya saya ngambil ixus 80 is. hasilnya cukup baik, terutama untuk outdoornya, gambarnya tajam & natural, sebagai yg masih pemula, saya cukup puas. terima kasih atas informasi & wawasannya ttg kamdig. sukses selalu.

    Iya deh, selamat utk kamera barunya.

  6. mas,saya baru beli LZ8,saya mau tanya kho pada waktu kita posisi video zoomnya tdk bisa digunakan ya?apakah memang dari kamera nya tdk support atau ada settingan yg harus disett dulu,saya tanya di tempat saya beli katanya memang tdk support u/ kamera digital lama bukannya LZ8 lumayan keluaran baru,karena saya pernah pakai olympus video tnp sound zoomnya msh bisa dipakai,saya jg pernah pakai A590 IS jg bisa.yg kedua saya mw tny apakah ada trik u/ mengakali supaya hasil di tempat kurang cahaya dpt maksimal krn bnr kt mas LZ8 hasilnya krg bgs klo krg cahaya.tks.

    1. Selamat utk LZ8 barunya.
    2. Sebagian besar kamera saku (termasuk LZ8 ) TIDAK bisa optical zoom saat merekam video. Hal ini karena bunyi motor lensa akan terekam ke video bila bisa di zoom.
    3. Trik utk mengakali kurang cahaya : Perbaiki saja cahaya di ruangan, bila tidak mungkin ya (terpaksa) gunakan saja lampu kilat. Kalau mau main shutter priority, gunakan speed rendah asal objeknya harus diam.

  7. Berhubung komentar pada artikel ini telah mencapai lebih dari 120 komentar (yang mana bisa mengurangi kenyamanan anda membaca karena terlalu panjang), dengan terpaksa kesempatan untuk menulis komentar pada artikel ini saya tutup. Namun demikian anda masih bisa menulis di artikel saya yang lain.

Comments are closed.