Kamera tipis untuk si kantong tebal

Dengan desain kamera digital masa kini yang semakin keren dan menarik, pemakaian kamera digital kini jadi memiliki fungsi ganda yaitu sebagai sebuah kamera dan sebagai suatu asesoris yang menarik untuk dipamerkan. Bicara soal desain yang keren, umumnya semua setuju kalau kamera yang keren adalah yang bodinya tipis, berbalut logam dan berkonsep futuristik. Atau demi menjaga gengsi, seseorang lebih memilih untuk memakai kamera yang resolusinya tinggi, spesifikasinya tinggi dan lensanya mantap. Bisa jadi untuk urusan begini, faktor dana tidak lagi jadi masalah. Membeli sebuah kamera seharga 3 juta untuk mendapat kepuasan dalam hal desain tentu bukan hal sulit bagi si kantong tebal. Apakah anda termasuk salah satunya? Ingin tahu kamera terbaik dari masing-masing merk dengan bodi tipis nan keren dan spesifikasi kelas berat? Inilah mereka, 9 kamera saku yang tipis untuk si kantong tebal :

  1. Canon Powershot SD950 IS. Kamera unggulan Canon yang juga dikenal dengan nama Ixus 960 IS ini tampil mewah dengan balutan titanium pada bodinya. Mengusung resolusi 12 MP dan lensa zoom 3,7x yang telah dilengkapi stabilizer, kamera modis ini akan membuat siapapun yang memakainya akan tampil lebih gaya. Dengan kemampuan merekam video di resolusi 1 MP (1024 x 768), inilah kamera saku yang memiliki resolusi video tertinggi di daftar kamera tipis kali ini.

  2. Nikon Coolpix S600. Kamera andalan Nikon untuk mengisi segmen kamera kelas elit adalah Coolpix S600 yang berbahan logam dengan resolusi 10 MP dan lensa wide zoom 4x optikal. Fitur VR khas Nikon juga telah disediakan pada S600 ini, sehingga anda tidak perlu kuatir hasil foto akan blur karena getaran tangan saat memotret. Kamera ini memiliki ukuran layar LCD 2,7 inci, sementara itu fitur videonya biasa-biasa saja dengan resolusi VGA.

  3. Fuji F100fd. Bagi anda yang suka memotret dengan ISO tinggi memakai kamera saku, pertimbangkan jajaran kamera Fuji dengan sensor khusus SuperCCD. Fuji F100fd ini mewarisi sukses F31fd yang mampu memberi hasil foto relatif bersih di ISO tinggi, menjadikan kamera ini dapat diandalkan pada bermacam kondisi pencahayaan. Hadir dengan lensa wide zoom 5x optikal, kamera dengan sensor 12 MP yang sudah dilengkapi stabilizer ini pun sudah dilengkapi dengan fitur manual P/A/S/M untuk mereka yang serius dalam fotografi. Layar LCD yang dimiliki pun lumayan lega dengan ukuran 2,7 inci.

  4. Panasonic Lumix FX500. Salah satu kamera anyar Lumix yang telah dibekali dengan Venus IV engine adalah Lumix FX500 ini. Hadir dengan sensor 10 MP dan fitur manual P/A/S/M, Lumix ini memiliki keunggulan pada layar LCDnya yang berukuran ektra lega selebar 3 inci dan mampu berinteraksi dengan pemakainya dengan kemampuan touch screen. Pemakai tinggal menyentuh area pada layar untuk menentukan titik fokus, dan kamera akan memfokus area sesuai dengan yang ditunjuk pada layar LCD tadi. Soal lensa, Lumix FX500 ini sudah dilengkapi dengan lensa wide zoom 5x optikal. Yang menarik, fitur video dari kamera ini telah mampu mendukung format HD 720p.

  5. Olympus Stylus  1020. Bila anda adalah tipe yang antusias akan lensa zoom yang panjang namun tak ingin kamera yang tebal, bisa jadi Olympus 1020 ini cocok untuk anda. Berbekal lensa dengan 7x zoom optik, kamera ini praktis menjadi kamera dengan zoom terpanjang di jajaran kamera saku tipis. Kamera ini telah memiliki stabilizer pada sensornya yang beresolusi 10 MP, dan didukung dengan layar LCD lega berukuran 2,7 inci. Bagi yang ingin merekam video tampaknya harus cukup puas dengan kemampuan video Olympus 1020 yang cuma beresolusi VGA.

  6. Samsung NV24 HD.Tidak banyak kamera saku yang mampu merekam video beresolusi HD. Tercatat setidaknya fitur video HD ini dapat dijumpai pada beberapa jajaran kamera baru dari Lumix dan Samsung NV24 HD ini. Dengan kompresi MPEG 4, kamera ini mampu merekam video beresolusi 720p, suatu prestasi yang baik tentunya. Dari segi kemampuan kamera, Samsung ini pun cukup menjanjikan dengan adanya mode aperture dan shutter Priority, lensa wide dengan 3,6x zoom, stabilizer dan layar LCD 2,5 inci.

  7. Casio EX-Z200. Sebagai pelopor kamera digital, Casio cukup konsisten dalam membuat produk anyar dari seri Exilimnya yang terkenal tipis dan keren itu. Kini Casio mengandalkan kemampuan lensa wide zoom 4x optiknya untuk bersaing di kelas kamera tipis ini, disamping adanya fitur kompresi H.264 pada movie modenya yang beresolusi 848 x 480 (WVGA) untuk efisiensi kapasitas file video. Kamera ini memiliki layar LCD berukuran 2,7 inci, namun sayangnya fitur stabilizer yang menjadi fitur penting, justru absen pada seri EX-Z200 ini.

  8. Sony Cybershot W300. Bila resolusi 12 MP belum membuat anda puas, bagaimana dengan Sony W300 ini yang telah mengusung sensor beresolusi 13,6 MP? Inilah kamera yang memiliki resolusi tertinggi di jajaran kamera saku tipis kali ini,namun bukan cuma resolusi saja yang menjadi unggulan Sony. Simak saja desain bodinya yang keren, dengan Super Steady Shot sebagai sistem stabilizernya. Terdapat mode shutter dan aperture priority untuk yang suka berkreasi manual, dan layar LCDnya telah berukuran 2,7 inci. Kemampuan movienya cukup standar di resolusi VGA saja.

  9. Pentax Optio A40. Pentax cukup lama berkecimpung di dunia kamera digital saku meski tidak banyak dari produknya yang menjadi populer seperti Ixus atau Lumix. Namun kemampuan Pentax dalam mendesain lensa yang ringkas dalam bodi kamera yang tipis telah membuat banyak pihak kagum hingga ada beberapa merk kamera yang mengadopsi lensa Pentax dalam bodinya (seperti Casio dan Benq). Kini Pentax meluncurkan satu lagi kamera tipis dengan lensa zoom 3x optikal. Mencoba bersaing di kancah kamera saku tipis nan modis, Pentax membekali A40 ini dengan sensor 12 MP dan sistem stabilizer, menjadikan kamera tipis ini cukup percaya diri untuk bersaing dengan merk lainnya. Satu nilai plus lagi, Pentas A40 menyediakan opsi semi-manual dengan shutter dan aperture priority mode.

About these ads

8 comments

  1. Mas..kalo budget 2.5 jt sampai 3 jt
    Model slim yg cocok and fitur lengkap enaknya pakai yg mana yah ??

    Saya juga bingung, soalnya dengan dana segitu banyak kamera bagus yang bisa dibeli. Tentukan dulu kebutuhannya : lensanya, manual mode, movie mode, baterainya dsb.

  2. mas.. mo tanya nih.. ^^
    klo yg harganya sekitar 2jt – 2.5jt yang ga slim, yang bagus apa ya ??? ^____^;
    klo bisa juga di rview kaya diatas mas… hihihi..

    Coba cari beberapa kamera yang anda suka dengan harga segitu, trus kirim komentar lagi, nanti saya coba bantu. Salam..

  3. mas gaptek..
    Dari beberapa ulasan disini yang sangat membantu akhirnya saya kemarin sudah ambil fx5000 menggantikan kamera saku sony yg sdh uzur(5thn). Kriteria yang saya tetapkan, harga max sekitar 3,5jt, battery bukan AA (rekomen istri yg maunya yg slim size like sony style:)), ada PSAM, zoom min 5x, 10 Mpix. Yang masuk kriteria ternyata hanya Fx5000 (thnak berat infonya). Sekedar confirm yg fuji f100fd belum murni manual ya (baca di review luar sih..)?? untung gak jadi ambill hehe.. Sy pribadi inginnya sebenarnya A650IS tp krn istrinya maunya yg slim ya sdhlah.. tp fx5000ini khan sdh ada manual modenya.
    Yang perlu sy tanya apa fx series ini masih blm bagus di low light seperti lz (yg sering mas gaptek sebut??).
    Sekali lagi terima kasih bnyk sudah bnyk membantu menentukan pilihan, moga gak salah pilih seperti waktu beli sony bbrp thn lalu..

    FX500 kali? Selamat deh, itu kamera yg baik kok, dan soal kemampuan ISO tinggi di low light tentu tiap kamera saku punya keterbatasan yang sama. Kekuatan utama kamera ini adalah lensanya yg wide. Cobalah di eksplor kekuatan wideangle kamera ini, salam.

  4. oh yach sorry mas gaptek, hrsnya fx500… terlalu semangat sih:)
    Untuk fx500 ini khan lensanya sudah fixed, artinya tidak bs ditambah converter untuk tele & filter seperti yg bs dilakukan di Canon PSA-series.. (untungnya fx ini sy rasa sdh cukup wide:, ga perlu lensa wide lg).
    Yang ingin sy tanyakan apakah penambahan lensa2 ini worthed ya untuk kelas2 kamera pocket sejenis Canon PSA ini, terutama untuk beginer atau lebih baik tunggu bisa beli DSLR dulu?? Thx sebelumnya.

    Selain asesori adds-on itu mahal, hasilnya juga agak kurang memuaskan. So, pemakaian yg begituan di kamera saku tampaknya hanya sekedarnya saja. Lensa anda udah wide banget, enjoy aja…

  5. wah mas gaptek memang mantabss.. very nice info :)

    saya sempet ngelirik panasonic TZ5 (TZ15) untuk menggantikan nikon coolpix lama saya… tapi setelah melihat review dari website luar, katanya lensa TZ5 termasuk kategori lambat ! benarkah info tersebut ? apakah akan mempengaruhi kualitas gambar yang dihasilkan ?

    dan ternyata lumix FX500(FX520) termasuk kategori memiliki lensa cepat. jadinya tambah bingung nih.. :((

    di antara kedua kamera tersebut :
    1. secara hasil jepretan indoor / outdoor bagus yang mana ?
    2. untuk pemakaian sehari-hari lebih nyaman / mudah yang mana ?

    terlepas dari 2 jenis kamera tersebut, dengan range harga kurang lebih sama, adakah jenis/merk kamera lain yang lebih mantabss menurut mas gaptek ? dan keunggulannya apa aja ?

    sorry banyak nanya…
    semoga tidak merepotkan…
    terimakasih sebelumnya :)

    1. Lensa lambat di kamera saku kan maksudnya kalo punya bukaan maks cuma f/3.0 atau lebih kecil, sementara lensa cepat kalau f/2.8 atau lebih besar. Bukaan maksimal diafragma ini berkaitan dengan kemampuan lensa memasukkan cahaya, jadi pengaruhnya di eksposure bukan di kualitas gambar. Konsekuensi punya lensa lambat diantaranya sering dipaksa main ISO tinggi dan/atau main speed lebih lambat.

      Soal perbandingan keduanya, kualitas dan kenyamanan tergolong sama karena masih satu merk. Untuk indoor yg umumnya kurang cahaya, hasil foto kamera saku tidak ada yg bagus.

  6. Hallo mas …
    Kebetulan ada yg nawari sony DSC-T7 sama Fuji FinepixF10.
    Mnrt mas rekomendasinya gmn dg kedua kamera tsb? Kira” klo jd pilih yg mana? Sony T7 tipis banget khan (tp gak tau hasilnya). Klo Fuji F10 katanya bagus dlm pencahayaan kurang.
    Trima kasih

Comments are closed.