Intel Core i7, saat Intel adopsi arsitektur AMD

core-i7-logoAMD mungkin tak banyak memenangkan pasaran penjualan prosesor komputer di dunia. Soal brand-image dan kekuatan jalur distribusi, Intel telah jauh meninggalkan AMD sehingga punya market-share lumayan tinggi. Belum lagi soal keberhasilan Intel memasuki era 45nm yang menandakan AMD telah tertinggal satu siklus teknologi manufaktur prosesor. Tapi tahukah anda, kalau AMD punya arsitektur prosesor yang jauh lebih efisien daripada Intel? Hanya saja karena keunggulan AMD ini bersifat teknis, banyak dari kita yang tidak terlalu ambil pusing untuk sekedar menyadari hal ini.

Singkat kata, Intel meluncurkan prosesor baru berkode Nehalem dengan desain 45nm, yang diberi nama Intel Core i7. Yang membedakan Core i7 dengan Core sebelumnya adalah desain arsitekturnya yang sama sekali baru. Uniknya, pada Core i7 ini desain yang dirancang oleh Intel dalam beberapa hal tampak ‘meniru’ desain dari AMD yang telah lebih dulu dibuat pada tahun lalu.

Inilah sekilas mengenai prosesor Intel Core i7 baru :

  • Memakai empat inti dengan arsitektur 64 bit berukuran 45nm, dengan desain pin yang berbeda dibanding pendahulunya. Untuk itu, Core i7 hanya bisa dipasang pada motherboard baru yang telah memiliki soket berjenis LGA1366. Bagi yang berminat membeli Core i7 ini, siap-siap ganti motherboard :(
  • Tanpa Front Side Bus, karena FSB tidak lagi cocok untuk prosesor masa depan berinti empat hingga delapan inti. Sebagai gantinya, dibuatlah QuickPath Interconnect (QPI) dengan bandwidth 25 GB/s, yang mirip dengan HyperTransport rancangan AMD.
  • Memory Controller terintegrasi, yang mana telah dipakai lama oleh AMD, merupakan pengendali memori yang menjadi satu didalam keping prosesor sehingga tidak lagi menyebabkan adanya latency via FSB yang membuat pemrosesan menjadi lambat.
  • Mendukung triple-channel memory, untuk bandwith memori yang lebih tinggi dari dual-channel memory. Artinya, tiga keping memori DDR3 bisa diparalel sekaligus. Besarnya bandwidth dari triple-channel ini masih ditambah dengan adanya L3 cahe-memory sebesar 8 MB didalam prosesornya (smart cache), sehingga kinerjanya jauh lebih tinggi dari Intel Core sebelumnya.
  • Kembalinya sang Hyper-Threading yang terlupakan sejak era Pentium 4 silam. Prinsip HT ini adalah prosesing data paralel dengan pembagian tugas prosesor yang berimbang sehingga data dapat diproses secara efisien dan cepat. Dengan teknologi HT ini, empat inti pada Core i7 menjadi delapan processing threads (inti virtual).
  • Dukungan instruksi baru SSE 4.2, lagi-lagi diadopsi dari arsitektur AMD K-10.
  • Built-in Power Management, dengan adanya Power Control Unit di dalam prosesor yang terus menerus mengontrol konsumsi daya tiap inti dan mampu menonaktifkan inti yang tidak digunakan. Saat diperlukan, terdapat Turbo boost yang secara spontan menaikkan kemampuan prosesor.

core-i7

Saat ini telah tersedia tiga varian Intel Core i7 (untuk desktop) yaitu :

  • Intel Core i7 920, kecepatan 2,66 GHz
  • Intel Core i7 940, kecepatan 2,93 GHz
  • Intel Core i7 965, kecepatan 3,2 GHz

.

Sementara itu, untuk versi laptop belum ada info lebih jauh. Untuk versi desktop saja belum banyak motherboard yang tersedia dengan socket LGA1366 (dan chipset X58/ICH10), kalaupun ada, harganya masih wow, diatas 3 juta (belum termasuk prosesor). Review lebih lengkap baca disini.

Update : Tengah tahun 2009 nanti Intel akan meluncurkan versi ekonomis prosesor Intel Core baru yang bernama Intel Core i5 dengan perbedaan utama tanpa fitur QuickPath Interconnect. Baik Core i5  dan i7 sama-sama mengusung teknologi yang sama seperti Hyper Threading dan Memory Controller terinegrasi. Untuk itu Intel juga telah menyiapkan chipset baru yang merupakan versi ekonomis dari chipset X58 yaitu Intel P55 yang diharapkan mampu mendukung prosesor Intel masa depan berteknologi 32 nm (Clarksdale).

About these ads

One thought on “Intel Core i7, saat Intel adopsi arsitektur AMD

  1. wow….
    Besok gwe beli ah..

    tapi aku mw nunggu ampe keluarnya
    Intel Core i21..
    Mungkin lbihLebihleBih……..
    KENCENG kali ya.

    heheh

Comments are closed.