Nikon D5000 : kebangkitan Nikon di kelas DSLR pemula

Menyusul jejak Canon yang meluncurkan EOS 500D pada bulan lalu, hari ini Nikon (seperti yang sudah dirumorkan) meluncurkan DSLR entry level baru bernama D5000. Produk anyar ini merupakan penerus dari D60 yang mengikuti tren DSLR modern yaitu menyertakan fitur HD movie 720p – 24 fps dan tentunya live view. Namun demikian bukan hanya penambahan fitur movie ini saja yang membuat D5000 ini demikian spesial, tapi karena Nikon telah memberi banyak peningkatan fitur dan spesifikasi dari D60 ke D5000, dengan banderol harga yang masih bisa dibilang terjangkau untuk ukuran kamera DSLR pemula yaitu sekitar 8 jutaan.

Nikon D5000

Nikon D5000

Di jajaran kamera Nikon DX, saat ini line-up yang disusun oleh Nikon meliputi tiga kelompok, yaitu kelas semi-pro (diisi oleh D300-yang dirumorkan akan segera digantikan oleh D400), kelas menengah (diisi oleh D90-plus movie mode) dan kelas pemula (yang baru saja diisi oleh D5000, sebelumnya D60). Uniknya, D5000 ini hadir setelah kehadiran D90 di tahun 2008 silam, dan D90 juga hadir setahun setelah kehadiran D300 di tahun 2007. saat D90 diluncurkan, banyak anggapan kalau Nikon melakukan kesalahan dengan membuat produk yang akan ‘mematikan’ penjualan D300 karena banyaknya kesamaan fitur. Namun anggapan itu lambat laun sirna karena segmentasi market keduanya berbeda. Kini Nikon kembali melakukan hal serupa saat meluncurkan D5000 karena dia hadir dengan banyak membawa banyak kesamaan dengan D90 pada spesifikasinya, sehingga dikuatirkan penjualan D90 akan terganggu oleh hadirnya D5000 ini.

Nikon D5000 : Vari-angle LCD

Nikon D5000 : Vari-angle LCD

Bagaimana tidak, Nikon D5000 ini merupakan DSLR entry level yang sarat fitur dan tidak ubahnya seperti melihat spesifikasi dari D90 yang dijual beberapa juta rupiah lebih mahal. Hanya saja secara silsilah, D5000 ini masih masuk DSLR kelas pemula menggantikan D60 dengan desain bodi yang hampir sama namun lebih terlihat gemuk.

Kita simak saja headline news dari Nikon D5000 :

  • Sensor : format DX dengan crop factor 1,5 x, memakai sensor baru CMOS resolusi 12 MP (D60 memakai CCD 10 MP) yang sama persis dengan yang dipakai di D90. Maka itu kinerja ISO keduanya (D5000 dan D90) pun sama dengan rentang 200 hingga 3200  plus Lo-1 dan Hi-1. Pun pada sensor ini telah dilengkapi sistem anti debu.
  • Engine : memakai Expeed engine 12 bit ADC plus active D-lighting dan koreksi otomatis untuk lateral chromatic aberrations layaknya pada D90. Tersedia juga setting Picture Control (Standard, Vivid, Neutral, Monochrome, Portrait dan Landscape) serta soft filter.
  • Shutter : memakai shutter unit yang teruji hingga 100.000 kali (atau dua kali lipat dari shutter unit D40/60) dan nilai shutter count D5000 ini persis sama seperti pada D90. Hanya saja D90 mampu menjepret hingga 4,5 fps, sementara D5000 ini sedikit lebih lambat dengan 4 fps (namun masih jauh lebih baik daripada D60 dengan 3 fps).
  • Modul AF : Multi CAM-1000 dengan 11 titik AF (ya, sebelas) dengan satu center cross point AF (di D40/D60 hanya 3 titik AF). Terdapat mode 3D AF tracking untuk objek foto yang selalu bergerak, sama seperti yang terdapat pada D90. Tersedia juga contrast detect AF bila memakai live view.
  • D-movie : merekam video HD beresolusi 1280 x 720 piksel hingga maksimum 5 menit  dengan frame rate 24 fps, AVI/M-JPEG, audio mono. layaknya D90, D5000 ini tidak bisa auto fokus saat merekam video, sehingga pemakailah yang harus mengatur manual fokus pada lensa.
  • Layar Vari-angle LCD : pertama dalam sejarah DSLR Nikon, layar LCD berukuran 2,7 inci yang bisa dilipat dan diputar. Dengan demikian, memotret memakai mode live view ataupun merekam video bisa lebih mudah dan nyaman, meski dalam sudut yang sulit.
  • Bonus lain : HDMI port dan sudah mendukung GPS eksternal untuk geotagging.

Adapun hal-hal yang masih sama (atau mengalami sedikit peningkatan / penurunan) dari sang pendahulu (Nikon D60) diantaranya :

  • Desain bodi : kecil, ringan, berbahan plastik, dengan ukuran 127 x 104 x 80 mm dan 55 gram lebih berat dari D60.
  • Tanpa motor fokus di bodi : ya, layaknya D40/D60, lensa yang bisa autofokus pada D5000 ini hanyalah lensa dengan motor AF seperti Nikon AF-S atau Sigma HSM.
  • Memakai lensa kit yang sama seperti D60 : AF-S 18-55mm VR (pada D90 lensa kitnya AF-S 18-105mm VR).
  • Modul light meter : 420-segment RGB, masih sama seperti D60 dan bahkan D90 sekalipun (untuk modul kelas atas dengan 1005-segment RGB hanya ada di D300, D700 dan D3).
  • Memakai viewfinder cermin (0,78 x, 95% coverage) yang tidak seterang viewfinder jenis prisma seperti yang terdapat di D90.
  • Tanpa top status LCD dan hanya satu dial-wheel di dekat jempol (di D90 ada dua dial-wheel).
  • Flash internal dengan GN 12 dan mampu sync hingga 1/200 detik (masih unggul D40 dengan 1/500 detik) dan kini D5000 mendukung fitur bracketing.

D5000 : tampak atas

D5000 : tampak atas

Tak dapat dipungkiri, dengan meluncurkan D5000, Nikon seakan ingin ingkin menguasai kembali pasar DSLR entry level yang telah direbut oleh Canon (melalui EOS 1000D dan EOS 450D) dengan membuat produk dengan spesifikasi tinggi namun harga terjangkau. Setelah ini, akan banyak muncul kebingungan diantara calon pembeli DSLR Nikon yang tadinya sudah siap untuk mengambil entah D60 atau D90 atau bahkan DSLR merk lain. Sebagai informasi di awal, biasanya Nikon perlu waktu 3 bulan sejak pengumuman produk baru hingga tersedia di pasar. Bila anda perlu membeli DSLR saat ini juga, tentu D5000 ini belum bisa masuk ke dalam daftar nominasi kamera yang akan anda beli. Namun bila anda cukup bersabar sambil menabung, nantinya anda bisa memilih antara D60, D5000 atau D90 tergantung kebutuhan fotografi anda.

Skenario 1 : pilih D60 atau D5000?

  • D60 saya yakin nanti harganya akan turun (saat ini harga D60 terlalu tinggi di kisaran 7 juta) dan bila dana terbatas tentu D60 adalah pilihan yang lebih rasional
  • D60 sudah amat baik untuk kebutuhan fotografi dasar (10 MP, 3 fps, 3 titik AF) dan sudah memiliki fitur Active D-lighting serta fitur anti debu pada sensornya
  • D5000 lebih unggul dalam mode movie, live-view dan layar LCD bila anda merasa perlu
  • D5000 jelas menang telak dalam usia shutter, 11 titik AF dan 4 fps burst, itu yang paling penting menurut saya

Skenario 2 : pilih D90 atau D5000?

  • D5000 akan dijual sekitar 2 juta lebih murah daripada D90, so tergantung dana anda
  • D5000 sama-sama memakai sensor CMOS 12 MP, 11 titik AF dan 12 bit engine, so hasil foto keduanya sama saja
  • D5000 unggul di layar lipatnya, bila anda perlu
  • D90 unggul di motor fokus di bodi, bila anda punya banyak lensa Nikon lawas tentu perlu motor AF di bodi, itu yang utama menurut saya
  • D90 unggul dalam aspek lain seperti viewfinder prisma, layar LCD 3 inci resolusi 920 ribu piksel, 4,5 fps burst, wireless flash dan dukungan asesori battery grip resmi Nikon.

Skenario 3 : pilih Nikon D5000 atau Canon EOS 500D?

Ayo bahas soal Nikon D5000 ini melalui kolom komentar di bawah ini.

Update : Sebagian Nikon D5000 mengalami kasus ‘mati total’ dan ini bisa diperbaiki gratis di perwakilan Nikon rsmi di seluruh dunia.

About these ads

234 comments

  1. Mr Gaptek flash eksternal yg cocok buat d5000? Tentunya yg murah tp penuh fitur dan bisa ditambah kabel ekstensi flash eksternal. Mohon pencerahannya mr gaptek..

  2. Mas..aye da pake d5000 neh…hehe pengen beli flash (yg cocok dan berkwaliatas..) n lensa (yang besar trs ada VR yg bagus n harga g gitu mahal apa ya?)
    ^_^ Thanks…

  3. terang terus saya terkaget2 dengan fotografi ini. yang ternyata ga cuma butuh kamera saja. semakin saya mencari tahu, semakin saya sadar saya tidak tahu apa2. mulai software sampe hardware terus juga rasa seni juga. software: bagaimana kita memanipulasi hasil photo. hardware: kamera itu sendiri, lensa yang sejibun banyaknya, flash/pencahayaan (yang tentu saja sangat berpengaruh pada hasil foto), kemampuan teknis kita sendiri/pengetahuan tentang dasar2 fotografi, semua menjadi satu. pusing juga saya mas gaptek..

  4. salam kenal mas gaptek…
    saya berencana membeli D5000 tetapi melihat D3100 jadi bingung…
    menurut mas gaptek, untuk segi harga n performa lebih bagus mana antara keduanya….

    yg saya tanyakan apa keduanya ada fitur anti debu pada sensornya….

    1. Fitur anti debu sudah standar di semua DSLR baru, termasuk D5000 dan D3100. Keunggulan D5000 ada di layar lipatnya dan sedikit lebih cepat secara fps. Saran saya utk saat ini lebih baik D3100 saja, apalagi D5000 menjelang diskontinu.

      1. thanks atas infonya mas….
        nah itu dilemanya mas, layar lipat sewaktu-waktu diperlukan dalam kondisi tertentu…

        kalau discontinu apa pengaruh ke garansi ?

        1. Bukan ke garansi tapi mulai susah nyari barangnya, lama2 harga naik lagi. Gimana kalau membandingkan fitur videonya, karena D3100 bisa AF saat merekam video (meski AF-nya gak bagus2 amat sih). Udah gitu D3100 ada lever (tuas) utk berubah mode drive secara cepat, belum lagi ekstra 2 MP selisih resolusinya kan?

        2. mas gaptek, D5000 sdh discontinu….adanya brg BM, hrg lebih mahal :(

          kalau saran mas gaptek, lebih pas mana antara nikon D3100 dan sony 380 ?

          kalau sony dapet 2 lensa….

          untuk fiturnya bagaimana ?

        3. Sony juga bagus, dia enak di live viewnya. Kalo anda sudah merasa dua lensa tsb cukup sih sony a380 ini juga cocok. Saya lupa a380 kayanya gak ada fitur video ya?

  5. mas gaptek… saya punya D5000, sekarang ada rencana beli flash…
    flash yang cocok apa yah..
    yang sudah bisa TLL, wireless dan yang bisa shutersped cepet..
    thx yah….

  6. mas gaptek, saya ingin tanya , kelebihan lensa 18-200 dibandingkan dengan lensa 70-300 apa, mana yg lebih baik. mhn masukkannya ya mas gaptek. tks

  7. bro, gue tyo,
    gue tanya dunk, gue mo cari camera SLR yang keren, dengan harga yang reasonable dan nggak bikin gue melarat mendadak!
    nah, kalo menurut loe, lbh keren mana, antara Olympus E420, Olympus E520 ato Nikon D40? trus keunggulan masing2 apa? gue ud cari, dan jujur…gue nggak ngerti sama sekali!
    ato ada saran laen kang? thnks
    send ke email aja yah…
    Regadrs, Tyo

  8. Sebenarnya Nikon D5000 sudah cukup baik bila didukung dengan minimal flash SB 600, lensa tambahan yang AF-S tentunya. orang awam sering beranggapan bahwa kamera profesional akan bagus hasilnya ketimbang camera tdk pro, padahal tergantung asesoris yg kita pakai juga dan mengerti akan basic fotografi yaitu pencahayaan, kalo sudah kuasai basicnya, gw rasa D5000 sudah cukup ok.

  9. Mas. .
    Skarg sya lagi bingung milh kamera tipe apa. .
    Kira kira d5000 pas gak buat sya yg pmula?

    1. Untuk saat ini saya sarankan D3100 (movienya bisa continuous focus) atau kalau suka yg layar lipat spt D5000 mending ambil D5100 lebih baru dan lipatnya lebih enak yaitu ke samping (bukan ke bawah).

  10. Mas gaptek, D5000 dg kit 18-55VR apakah layak untuk upgrade ke 18-105VR untuk street hunting? untuk kebutuhan tele saya sudah ada 55-200VR
    saya baca di beberapa situs hasil foto 18-105VR dibawah 18-55VR
    tujuan saya upgrade untuk dapat range fokal lebih, tapi kalo hasil menurun ya perlu dipikir ulang
    Mohon masukannya…

Comments are closed.