Tidak ada lensa yang ‘ideal’

Tren larisnya kamera DSLR belakangan ini membuat begitu tingginya rasa ingin tahu kita akan lensa apa yang cocok untuk jadi pasangan si kamera tersebut. Bisa jadi anda sudah banyak mencari informasi di internet seputar lensa yang bakal jadi idaman, dan boleh jadi anda akan banyak dihadapkan pada kekecewaan karena ternyata begitu sulitnya mencari lensa mana yang paling baik buat dipilih. Dari sekian banyak pilihan merk dan jenis lensa, mengapa justru kita seakan-akan jadi kesulitan dalam mencari satu atau dua yang paling disukai? Barangkali satu diantara alasannya adalah karena kita terjebak saat mencari lensa yang ‘ideal’ menurut perspektif kita sendiri. Continue reading

Paket internet murah dari AXIS

Tahun ini tren internet nirkabel memakai jaringan seluler sudah jadi hal yang umum dijumpai, dan bagi pihak operator selular adalah hal wajib bagi mereka untuk menggelar paket akses internet yang murah dan menarik. Bila selama ini nama operator yang kerap identik dengan variasi pilihan akses internet hanyalah Telkomsel (Flash), Indosat (IM2, IM3, Matrix) dan XL (unlimited), maka kali ini giliran operator baru bernama Axis yang ikut meramaikan persaingan dengan meluncurkan paket internet 3G sistem kuota yang tarifnya murah. Continue reading

Pentax K-7 : hadir untuk meramaikan persaingan DSLR kelas semi-pro

Peluncuran produk DSLR merk papan atas Canon dan Nikon seringkali dilakukan berbarengan. Di lain pihak, persaingan dua merk ‘oposisi’ Sony dan Pentax  juga tak kalah panas. Baik Sony dan Pentax juga menginginkan ‘kue’ penjualan yang tinggi di kelas DSLR sensor APS-C utamanya DSLR kelas low-end dan kelas mid/semi-pro. Bila kemarin Sony baru saja meluncurkan (sekaligus) tiga produk DSLR baru mereka, maka kini giliran Pentax yang baru saja mengumumkan sebuah DSLR kelas semi-pro baru (penerus K-20D) yang bernama Pentax K-7 (tampaknya tahun ini banyak yang menyukai angka 7 ya….). Pentax K-7 ini ditujukan untuk mengemban misi maha berat karena harus menjaga persaingan dengan banyak produk seperti Nikon D300 (dan bakal penerusnya nanti : D400?), Nikon D90, Canon 50D, Olympus E-30, S0ny A700 dan Sony A380 (yang baru saja diluncurkan). Continue reading

Sony luncurkan tiga DSLR Alpha baru : A230, A330 dan A380

Sony kembali meluncurkan DSLR baru mereka, yang berturut-turut menggantikan produk lama :

  • Alpha A230 ($ 550, 10 MP)  – menggantikan A200
  • Alpha A330 ($ 650, 10 MP, live view, tilt LCD) – menggantikan A300
  • Alpha A380 ($ 850, 14 MP, live view, tilt LCD) – menggantikan A350

Ketiganya punya desain yang lebih modern dan lebih kecil dari pendahulunya, meski masih mengusung sistem stabilizer pada bodi yang membuat fitur ini berfungsi pada semua lensa yang dipakai. Entah kenapa Sony tidak menerapkan fitur movie pada seri Alpha, meski memang tidak semua fotografer memerlukannya. Live view pada A330 dan A380 masih mengandalkan teknik yang sama seperti sebelumnya dengan sensor khusus terpisah yang membuatnya bekerja secara real time dan cepat. Ketiga kamera Sony baru ini bukan pekerja cepat karena hanya mampu continuous shooting hingga 2,5 fps (bahkan turun jadi 2 fps di mode live view). Continue reading

Mengintip lensa favorit para fotografer landscape

Fotografi landscape merupakan suatu bagian dari teknik fotografi yang memerlukan jam terbang dan banyak berlatih. Dukungan akan lensa yang sesuai juga diperlukan untuk mendapat hasil yang diinginkan. Tidak selamanya landscape itu identik dengan lensa wide, karena ternyata lensa zoom standar atau tele pun bisa memberi hasil foto landscape yang baik bila digunakan dengan tepat. Ingin tahu lensa apa saja yang cocok untuk landscape? Saya mengutip dari situs Outdoor Photographer, berikut adalah artikel soal lensa yang populer untuk landscape dan sekaligus kita intip lensa-lensa favorit yang biasa dipakai oleh para fotografer landscape. Mohon maaf saya copy-paste langsung dan tidak sempat membuat terjemahan bebasnya. Sambil belajar bahasa Inggris ya… Continue reading

Sepuluh kamera saku favorit saya di 2009

Adalah hal yang umum kita jumpai saat ini bila kamera digital jenis pocket/saku telah digunakan secara luas oleh berbagai kalangan masyarakat. Memotret tanpa film sudah dirasakan sebagai suatu kenikmatan dan kebutuhan semua orang, dan hasil foto yang cukup bagus sudah bisa didapat dari sebuah kamera digital saku yang harganya terjangkau. Tidak semua orang perlu akan kamera serius seperti kamera prosumer atau kamera DSLR, karena toh targetnya mungkin hanya untuk dokumentasi sehari-hari saja, dari sekedar berbagi di blog atau situs jejaring sosial hingga dicetak ukuran postcard. Untuk itu kamera saku masih menjadi favorit banyak orang berkat kemudahan pemakaiannya, hasil fotonya dan harganya yang terjangkau. Bahkan kamera saku masih menjadi penyumbang utama pundi-pundi uang para produsen kamera digital, mengalahkan kamera kelas serius yang mahal namun tidak selaris kamera saku. Continue reading

Nikon D90 PDF User Guide dari Ken Rockwell

Telah tersedia sebuah ‘buku-panduan’ untuk kamera Nikon D90 dalam format PDF berukuran 2,3 MB yang ditulis oleh Ken Rockwell, dengan jumlah halaman sebanyak 32 halaman. Namun tidak seperti manual book versi PDF dari situs lainnya yang mengharuskan kita untuk membayar terlebih dahulu baru membaca isinya, file PDF lengkap dari Ken Rockwell ini bisa dibaca secara on-line dengan bebas, namun setiap file tersebut diunduh atau dicetak, jangan lupa untuk memberi imbalan atas tulisannya itu sebesar 5 dolar melalui PayPal. . Continue reading