Zotac Ion-ITX, bersatunya Intel Atom dan Nvidia Ion dalam satu board

Zotac dusNvidia telah membuat platform Ion untuk prosesor Intel Atom, dengan kemampuan grafik prosesor terintegrasi dalam chipset dan telah mendukung DirectX 10 untuk Windows Vista. Pasangan Ion dan Atom ini sempat membuat Intel ‘meradang’ hingga akhirnya Intel mengeluarkan chip baru GN40 yang khusus untuk menyaingi Ion. Namun bagi dunia nettop (desktop PC berprosesor Atom), tampaknya konsep Ion ini masih lebih menarik untuk dipakai karena kinerja grafiknya yang lebih baik dibanding Intel GN40 (yang didesain untuk aplikasi netbook). Adalah Zotac Ion-ITX, sebuah produk motherboard mini yang sudah tertanam Intel Atom N330 dan chip Nvidia Ion didalamnya, yang kini tengah jadi bahan pembicaraan di kalangan pecinta komputer. Intel Atom N330 sendiri merupakan prosesor dual core rendah daya dengan clock 1.6 GHz dan FSB 533 MHz. Sementara Nvidia Ion merupkan chipset yang dibuat khusus untuk Intel Atom yang sudah memakai prosesor grafik terintegrasi  GeForce 9400M.

Dus blkg

Dus sampingSeorang kawan di kantor berkesempatan memiliki Zotac Ion-ITX ini dengan harga 2,2 juta (plus WiFi). Board ukuran mini-ITX ini memiliki 2 slot memori DDR2 (up to 4 GB) dan 3 port SATA untuk dihubungkan ke hard disk dan CD/DVD. Output videonya tersedia dalam port VGA dan DVI, juga tersedia HDMI port. Posisi prosesor dan chipset yang berdekatan membuat heatsink cukup satu saja namun berukuran besar, plus sebuah kipas dari Zotac (Nvidia Ion tidak memakai arsitektur south bridge sehingga cukup satu chipset yang perlu pendingin). Suhu terukur saat sedang bekerja masih rendah yaitu sekitar 50 derajat. Sebagai rumah dari PC mungil ini, tersedia beragam casing seharga 300 ribu yang sudah memiliki power supply di dalamnya.

Berikut skor total yang di dapat dari pengujian AquaMark :

Aquamark crop

Skor yang didapat mencapai 32.492 relatif cukup tinggi untuk ukuran prosesor Atom dengan grafik on-board. Rahasia dibalik tingginya nilai ini adalah pemakaian chip Nvidia Ion dengan GPU clock 450 MHz dan penggunaan prosesor dual core seperti yang tampak pada hasil GPU-Z dan CPU-Z berikut ini.

GPU

CPUZ_1

Berikut foto-foto produk Zotac Ion-ITX yang sudah terpasang di dalam casing.

Inilah tampak samping kiri, dimana sisi depan casing ada di sebelah kiri. Tampak power supply berada di bagian depan bawah, drive optik ada di sebelah atas dan dibawahnya ada hard disk. Tampak pemakaian kabel SATA sangat membantu mencegah ‘semrawut’nya kabel di dalam casing.

Tpk samping-1

Di bawah ini adalah foto tampak samping kanan, dimana sisi depan casing ada di sebelah kanan. Tampak power supply dari sisi sebaliknya, dan bermacam gulungan kabel daya memenuhi sisa space yang ada.

Tpk samping-2

Berikut ini adalah tampak atas dari casing yang dibuka (dengan drive optik dan hard disk dilepas,) dimana sisi depan casing ada di sebelah kiri. Tampak power supply berada di bagian kiri, sementara kipas casing ada di sebelah kanan. Kipas casing ini berada tepat diatas bermacam port koneksi seperti VGA, DVI, USB dll.

Tpk atas-1

Inilah kipas yang mendinginkan heat sink yang menutupi prosesor Intel Atom N330 dan chipset Nvidia Ion. Berada rapat disebelahnya, dua keping memori DDR2 yang total berkapasitas 4 GB.

Tpk atas-2

Adapun bagian belakang tampak biasa saja dengan kipas besar dan port konektor. Tampak antena WiFi berwarna hitam untuk mengakses WiFi access point, cocok bila di rumah memakai banyak komputer yang mengakses internet melalui W-LAN.

Tpk blkg

Total biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun sistem PC hemat daya ini mungkin tidak terpaut banyak dengan PC biasa berbasis Intel Pentium atau AMD Athlon. Namun ada beberapa keunggulan yang bisa didapat dengan konsep mini ini, diantaranya :

  • space saving (ukuran casing mungil yang tidak memakan tempat)
  • low power (konsumsi daya rendah, cocok untuk dipakai dalam waktu lama)
  • low noise (pada dasarnya tidak dibutuhkan banyak kipas berdaya besar sehingga tidak bising)
  • kinerja lumayan (game 3D kelas ringan bisa, HD video bisa, apalagi untuk komputasi sehari-hari tentu tidak masalah)

Namun tentu ada juga kekurangan dari sistem ini yaitu :

  • tidak mendukung upgrade prosesor
  • tidak ada dukungan PCI express / AGP port untuk VGA card
  • Intel Atom tidak optimal untuk komputasi kelas berat
  • tidak ada header untuk disket (ya, meski jadul kadang-kadang disket masih diperlukan)

Maka itu penggunaan PC mungil semacam ini umumnya ditujukan untuk :

  • edukasi (lab komputer, komputer untuk anak dsb)
  • home entertainment (musik, HD movie, foto dsb)
  • internet (termasuk untuk warnet)
  • eksperimen (seperti PC di dalam mobil untuk navigasi GPS atau DVB-T)

About these ads

12 comments

  1. Pas untuk yang suka hemat tempat, kemampuan juga sudah mencukupi… dipandang juga lebih oke ya….. tidak terlalu menggangu desain ruangan

  2. Infonya cakep. Teknologi memang makin memberi kemudahan. Kok belum banyak beredar di pasar ya ?

    1. Salam kenal. Kalau setara sih mungkin agak sulit, dia ini kinerjanya dibawah atau hampir sama dgn grafik card yg terendah, namun mash jauh lebih bertenaga dari GMA dari Intel.

Comments are closed.