Bahasan soal netbook seakan tak ada habisnya. Kalau di awal kemunculannya, Netbook hanya didominasi merk yang itu-itu saja, lambat laun kompetisi di segmen komputer mungil bertenaga Intel Atom ini mulai memanas. Berbagai merk lain mulai hadir ikut menjajal peruntungan mereka, meski umumnya masih mengusung spesifikasi yang sama. Pasar netbook memang mayoritas ada di negara berkembang yang menuntut harga murah, maka tak heran netbook lantas laris manis terjual hingga lambat laun produsen kelas atas yang tadinya enggan melirik pasar ini akhirnya goyah dan tergoda. Continue reading
Arsip Bulanan: November 2009
Jelang masa simulcast TV digital di Indonesia (2010-2017)
Kemarin saya baru saja menghadiri seminar sehari TV digital di gedung BPPT, Thamrin. Topik bahasan masih seputar penjelasan teknis, regulasi, model bisnis dan juga andil BPPT dalam migrasi ke siaran digital. Dijadwalkan, siaran simulcast (siaran berbarengan antara sinyal analog dan digital) akan dimulai tahun 2010 besok dan diakhiri di tahun 2017 nanti, dan selepas 2017 tidak ada lagi penyiaran analog di tanah air (analog cut-off). Kali ini saya ingin berbagi soal hal-hal yang sedang dan akan dihadapi dunia penyiaran jelang masa simulcast tahun depan. Continue reading
Polling : foto ISO 800 terbaik menurut anda
Baru saja DCRP me-review kamera saku Sony DSC-WX1 yang menjadi kamera saku Sony pertama dengan sensor Exmor-R back-illuminated. Sensor ini secara teoritis diyakini mampu memberi kinerja ISO tinggi yang lebih baik dari sensor CCD/CMOS biasa berkat sensitivitas yang lebih tinggi terhadap cahaya. Artinya, harapan mendapatkan hasil foto yang rendah noise pada kamera saku semakin mendekati kenyataan. Setidaknya usaha yang dilakukan Fuji dengan sensor EXR telah memberi angin segar, dan Exmor-R dari Sony ini juga semakin membuat saya bersemangat. Continue reading
HSPA+ is coming, apakah kita memerlukannya?
Setelah berhasil mendapatkan tambahan kanal 5 MHz untuk jalur 3G, baik Telkomsel dan Indosat kini mulai memperkenalkan kehadiran teknologi HSPA+ atau akses internet nirkabel berkecepatan ekstra tinggi hingga 21 Mbps. Perkembangan teknologi internet berbasis jaringan selular ini memang sudah diprediksi sebelumnya dan kecepatan akses data masih akan terus meningkat ke arah Long Term Evolution (LTE) yang biasa dipopulerkan dengan istilah 4G (kecepatan 100 Mbps). Anggaplah HSPA+ ini nantinya adalah bakal jadi standar untuk teknologi internet nirkabel, pertanyaan sederhana muncul di benak saya, apakah kita benar-benar memerlukan HSPA+ ini (setidaknya untuk saat ini) ?
LG GW300, ponsel QWERTY modis dan ekonomis
Tak rela hanya menjadi penonton tingginya penjualan ponsel Blackberry wannabe buatan Cina yang dijual seharga satu jutaan, LG akhirnya merilis ponsel tipis dengan keyboard QWERTY yang harganya tidak menguras kantong. Sambutlah LG GW300, yang saat ini penjualannya di-bundling dengan operator 3, konon dilego seharga 1,3 jutaan saja. Strategi LG cukup tepat dengan tidak menjadi pesaing Samsung dengan membuat produk sekelas Valencia, namun justru mencoba meredam pertumbuhan ponsel Cina yanglaris manis berkat keberaniannya dalam menjiplak habis desain ponsel Blackberry, HTC atau Nokia E series. Continue reading
Internetan pakai HP lebih hemat dengan paket kuota
Fenomena mobile internet saat ini sudah sedemikian meluas pemakaiannya. Hampir setiap orang yang menggenggam ponsel sudah bisa mengakses internet via mobile browser seperti Opera Mini atau Net Front. Dengan peningkatan jumlah pengakses data GPRS itu, operator pun merasakan kenaikan pendapatan dari sektor data. Maka itu wajar kalau pihak operator lalu menawarkan paket yang lebih bersahabat dalam segi tarif, daripada konsumen harus mengacu patokan tarif standar yang dihitung per kilobyte data. Continue reading