Tren Kamera Digital 2010

PMA 2010, pameran akbar fotografi baru saja selesai. Dari pameran tersebut, kita bisa mendapatkan gambaran bagaimana tren perkembangan kamera digital untuk tahun 2010 ini. Dari beberapa berita dan juga peralatan fotografi yang diluncurkan, saya mengamati beberapa tren kamera digital untuk tahun ini.

1. Kamera tanpa cermin semakin berkembang
Mengikuti jejak sistem mikro 4:3 yang digagas Olympus dan Panasonic, perusahaan-perusahaan lain juga ikut-ikutan dalam meluncurkan kamera tanpa cermin yang berukuran lebih tipis dan kecil dari kamera digital SLR. Samsung telah meluncurkan seri NX, Ricoh dengan GRX, Sony telah menunjukkan konsep desain / prototipe model kameranya. Kini hanya Canon, Nikon dan Pentax yang belum terjun. Tapi dilihat dari gelagatnya, mereka sangat tertarik dengan konsep ini dan mungkin akan terjun tahun depan. Continue reading

Mega Bazaar Computer dan Focus 2010

Kurang dari dua minggu lagi, ajang akbar pameran komputer tahunan akan kembali digelar. Kali ini, untuk ke enam belas kalinya, Mega Bazaar Computer akan kembali berlangsung mulai tanggal 3 sampai 7 Maret 2010 di JCC Senayan (dan enam kota besar lainnya), plus khusus yang di JCC akan digabung dengan pameran Focus yang khusus menggelar produk fotografi digital.

Untuk yang belum tahu tiket masuknya, seperti biasa untuk JCC per orang 5.000 tapi khusus Sabtu dan Minggu naik jadi 10.000 rupiah. Untuk tarif di kota lainnya saya kurang tahu persis. Ajang Focus 2010 sendiri akan menempati sisi sebelah Cendrawasih room, karena Hall A dan B sepenuhnya dipakai untuk Mega Bazaar. Untuk mengikuti berita terbaru acara ini, bisa lewat twit-twit.

Share

Dilema metering dalam penentuan eksposur yang tepat

Fotografi itu tidak bisa lepas dari yang namanya cahaya dan metering. Metering sendiri adalah proses mengukur seberapa terang objek foto supaya kamera bisa mendapat eksposur yang tepat (tidak over, tidak under). Mata manusia punya kemampuan beradaptasi pada berbagai tingkat intensitas cahaya sehingga meski berada di tempat terang atau temaram, mata kita masih mampu memberikan eksposur yang normal. Selain itu, mata manusia pun punya jangakauan dinamis (dynamic range) yang luar biasa baik, kita bisa melihat benda yang punya perbedaan terang gelap yang sangat lebar. Saat memotret, kita dihadapkan pada kenyataan kalau kamera, tak peduli seberapa pun canggihnya, tidak mampu menangkap segala keindahan yang bisa dilihat oleh mata.

Continue reading

Trio QWERTY dari SE : Vivaz pro, Xperia X10 Mini pro dan Aspen

Di ajang Mobile World Congress 2010 yang baru saja berakhir kemarin, Sony Ericsson meluncurkan tiga ponsel QWERTY baru berlayar sentuh. Ketiga ponsel itu adalah Vivaz pro, Xperia X10 Mini pro dan Aspen berkonsep Greenheart yang ramah lingkungan. Secara umum, SE Vivaz adalah seri smartphone premium yang mewah, sedang Xperia X10 Mini adalah versi kecil dari Xperia X10, dan Aspen adalah ponsel SE pertama dengan OS Windows Mobile 6.5. Baik Vivaz dan Xperia memiliki keyboard yang bisa digeser dari samping, sementara Aspen lebih mengikuti tren ponsel ala Blackberry dengan keyboard di bawah layar. Simak lebih jauh fitur ketiganya. Continue reading

Sepuluh kamera saku superzoom baru di 2010

Berapa kemampuan lensa zoom pada kamera saku anda? Tiga, empat, atau lima kali zoom optik? Apakah anda merasa kemampuan tele dari kamera anda masih kurang? Bayangkan bila anda memiliki sebuah kamera saku yang mungil namun memiliki lensa yang zoomnya panjang. Berkat kemampuan manufaktur lensa modern, kini sebuah kamera saku bisa memiliki lensa yang sangat fleksibel yang mampu menjangkau area wide (sekitar 25mm) hingga ekstra tele (250mm bahkan lebih) atau bisa dibilang lensa superzoom (10x zoom optikal, bahkan lebih). Continue reading

Maukah anda membayar lebih untuk fitur yang tidak anda butuhkan?

Sebagian besar mungkin akan menjawab : tidak mau. Untuk itulah kita dihadapkan pada banyak pilihan dalam mencari suatu produk digital yang saat ini jumlahnya semakin banyak. Itulah mengapa tiap produk punya penggolongan kelas, segmentasi pembeli, dan berujung pada perbedaan fitur dan spesifikasi. Makin banyak fitur, makin tinggi spesifikasi, tentu makin mahal harganya. Untuk menekan harga, produsen mengurangi spesifikasi dari sebuah produk (down spec) dan menghilangkan fitur tertentu lalu menjualnya sebagai varian baru yang lebih terjangkau. Continue reading

Fuji FinePix HS10, prosumer penantang DSLR

Fujifilm baru-baru ini telah meluncurkan kamera prosumer yang revolusioner, FinePix HS10 dengan sensor CMOS dan lensa zoom optik 30x. FinePix HS10 ditujukan untuk menjadi alternatif kamera DSLR, dengan harga jual di kisaran 5 juta rupiah sudah termasuk lensa yang super panjang ini. Desain kamera ini pun mirip sekali dengan DSLR, hanya saja tentunya lensa Fujinon yang ada pada HS10 ini tidak bisa dilepas. Sebagai bandingan, sistem DSLR tidak memungkinkan satu lensa yang mampu mencapai 30x zoom optik, kalaupun bisa dibuat maka lensanya entah akan sebesar apa. Continue reading