Menghindari tertipu toko online gadungan

Belanja online memang sudah jadi tren di jaman modern seperti sekarang, disaat kita sudah tidak punya banyak waktu untuk pergi ke toko. Disamping praktis, belanja online juga lebih disukai karena kita bisa langsung tahu harga jual tiap produknya tanpa perlu tanya-tanya. Sayangnya, kini cara belanja online dijadikan oleh oknum tertentu untuk meraih keuntungan sesaat dengan cara tidak jujur alias penipuan. Selain merugikan pembeli, penipu berkedok belanja online juga merugikan pedagang lain yang jujur. Lantas bagaimana cara supaya terhindar dari perangkap toko online gadungan?

Pertama, kenali dulu seperti apa tipikal toko online yang bisa dipercaya. Toko online yang besar dan ternama tentu kredibilitasnya sudah tidak diragukan lagi, tapi bagaimana dengan toko online yang skala kecil? Setidaknya walaupun dalam taraf skala kecil, sebuah toko online semestinya tetap memiliki beberapa keharusan mendasar seperti memberikan informasi yang jelas mengenai toko tersebut seperti alamat dan nomor telepon tetap (bukan seluler). Lalu semestinya toko online tersebut juga menyediakan sarana obrolan online seperti Yahoo Messenger. Terakhir, toko online juga harus menulis dengan jelas bagaimana proses mulai dari pemesanan hingga nomor rekening tujuan sampai bagaimana pesanan akan dikirimkan.

Selanjutnya biasakan juga mengenali ciri-ciri dari web yang bertujuan tidak baik alias ingin menipu. Biasanya cara yang paling mudah untuk oknum penipu dalam membuat web gadungan adalah dengan memanfaatkan sarana gratisan seperti facebook, multiply atau blog (padahal banyak yang memakai sarana di atas untuk benar-benar berjualan secara jujur termasuk saya). Tidak tertutup kemungkinan juga sih, web penipuan dibuat dengan lebih serius, nampak profesional, memakai nama domain dan hosting server sendiri. Bahkan ada yang membuat sebuah website toko online yang tampak meyakinkan, lengkap dengan member login dan shopping cart. Berikut contoh web yang saya maksud (sumber gambar dari Kaskus) :

Jadi meski tampak seperti toko online beneran, website yang saya contohkan di atas adalah contoh website yang tidak jelas. Memang harganya sangat menggiurkan dan diskon diberikan hanya satu hari sehingga kita dipaksa segera membeli supaya bisa dapat murah.

Belakangan yang lebih konyol lagi adalah penipuan memanfaatkan facebook dengan membuat akun sebuah toko (seluler, laptop dsb), lalu memajang foto-foto produk dan melakukan tagging terhadap teman-temannya. Akun FB ini umumnya didapat dengan membajak akun FB orang lain yang sudah punya ratusan hingga ribuan teman. Salah satu contohnya adalah akun FB milik Arif Haryono yang dibajak dan dijadikan FB jualan. Si pemilik sudah kehilangan akses ke FB miliknya dan digantikan oleh orang lain untuk niat menipu. Akun semacam ini meski sudah banyak dilaporkan sebagai black listed seller (dan ternyata jumlahnya lumayan banyak) namun korbannya masih cukup banyak, seperti salah satu penulis Kompasiana yang tertipu 3 unit laptop Sony Vaio yang barangnya tak pernah datang dan akhirnya dia menyadari telah tertipu lebih dari 11 juta rupiah.

Update : bila anda ingin berbagi pengalaman tentang cerita penipuan kini ada website baru bernama stoppenipuan.

Biasanya, meski tidak selalu, toko fiktif ini punya beberapa kesamaan ciri, diantaranya :

  • tanpa nomor telepon tetap (cuma memberi nomor HP)
  • harga jual tidak wajar (terlalu murah)
  • menyinggung soal barang black market
  • terkadang menyebut kota Batam (karena dekat Singapura)
  • tidak mau cara pembayaran selain transfer (no rekber, no COD)
  • tidak menyebutkan nama dan nomor rekening bank
  • memajang foto-foto yang mencoba meyakinkan pembeli (misal bukti resi JNE seperti contoh di bawah ini – gambar saya blur supaya tidak disalahgunakan)

Selain itu, para oknum yang malas mengetik sepertinya lebih suka copy paste tulisan cara pemesanan dari web gadungan lainnya, saya jumpai ada beberapa akun facebook yang menulis dengan redaksi yang mirip seperti tulisan ini :

Jadi, bila kita jeli memilih toko online yang tepat, pada dasarnya tidak usah kuatir akan adanya penipuan. Terakhir saya berikan  tips menghindari dari tertipu oleh website gadungan :

  • gunakan akal sehat, jangan mudah percaya harga yang murah atau promosi menjebak
  • periksa tampilan situs toko online dengan seksama, apakah ada hal yang mencurigakan (nomor telepon, rekening bank, alamat toko, hingga tata bahasa yang digunakan)
  • cek reputasi toko dengan mengunjungi forum diskusi atau via google
  • bila mengaku asal dari kota Batam, coba cek dulu kebenarannya lewat sini (web) dan sini (FB)
  • periksa syarat dan ketentuan yang dibuat khususnya untuk proses pembayaran dan pengiriman, toko yang benar dilengkapi nomor rekening bank atas nama pemilik atau lebih baik atas nama toko (bila tokonya memiliki badan hukum berupa PT)
  • kebanyakan toko online memang meminta pembayaran dulu baru barang dikirim, namun bila belum yakin dengan cara itu mintalah transaksi melalui rekening bersama (rekber) atau tunai (cash on delivery)
  • minta pendapat teman atau keluarga bila anda ragu, hindari gegabah seorang diri memutuskan untuk membeli dan melakukan transfer.
Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mendeskriditkan toko online dan mereka yang mencari nafkah dengan menjual secara online, justru harapannya pembaca bisa memilah toko yang benar dan toko yang fiktif. Bagi yang hendak berbagi tips dan pengalaman silahkan ditulis di kolom komentar di bawah ini. Terakhir, buat yang mau beli kamera secara online, seperti biasa anda bisa memesannya melalui saya.

58 comments on “Menghindari tertipu toko online gadungan

  1. Salam hangat
    Semoga dengan tulisan ini, temen2 kita lebih cerdas utk membaca kondisi perkembangan dengan media apapun. Klo saya sih media on line hanya sbg referensi, tetap berkunjung ke toko lebih memuaskan. Wlo kadang2 msh tergiur pula rayuan sales, kadang pulang2 barang yg dibeli gak sesuai niat. ha ha
    Terima kasih tulisan ini smg jg lebih berhati-hati belanja on line di dunia maya.
    terima kasih

  2. Ane sering nemuin begituan di fb gan,malahan pas ada yg comment di foto barang yg dijual ane langsung cepet2 kasi tau lewat messages fb kalau itu penipuan

    Wah “agan” gaptek sering ngaskus juga ya :)

    Apa IDnya,hehee…

  3. Bener banget mas, sekarang memang lagi fenomena jualan “barang BM” lewat FB, sampai FB teman saya yg di HACK berubah jadi toko online, untuk meyakinkan biasanya diberi link menuju situs mereka, namun tetap saja, dengan harga yang tidak masuk akal, mana mungkin bisa dipercaya.. ngaku2nya emang dari batam & Riau, tipikal banget TUTI(tukang tipu)-nya…

  4. Saya juga masih newbie di kaskus mas :)

    Saya juga sering di TAG di toko2 online shop FB,saya cek eh ternyata harga murah blackmarket pula,saya kerjain aja itu tukang tipunya…

    hehehe..:)

  5. Agan agan semua..
    barusan ane kena tipu nih..
    ini nih linknya :
    (http://www.facebook.com/profile.php?id=100000712808776)
    Rek. Mandiri a.n PRASETYA RAMADHAN 1320011165348
    Rek. BRI a.n PRASETYA RAMADHAN 028601042065503
    alamat : Jalan Jendral Sudirman 360, Sukaramai, Pekanbaru
    HP : – 0856 59 099 122
    – 082 116 3366 78
    YM : black.market2010

    Lalu bagaimana dengan uang ane ???Apakah bisa kembali lagi bila rekening orang ini diblokir ? T.T
    Ada saran ga ?

  6. alhamdulillah, saya sdh 4 kali transaksi online brg elektronik via toko online, senilai hrg prdk di Rp 1,5jt- 5jt an. Satu di toko online sby sedang yg 3 ada di jkt toko onlinenya. Sblm saya transaksi, saya cari sebanyak-byknya informasi yg berkaitan dg toko online tersebut, setelah sy dpt byk info yg detail dan meyakinkan saya baru berani order via online. He he he, salah satunya via mas gaptek ini, kl yg ketiga lainya via yg lain, alhamdulillah mrk semua bisa dipercaya> intinya kita memang perlu cari tau sebanyak-2nya ketika kita memutuskan akan membeli scr online ke toko tsb. Saya malah terkadang nyaman via online, krn di smrg kota saya, brg yg saya cari gak ada :(
    ato kl pun ada, biasanya lbh mahal di smrg sini :(

  7. Oya, 1 lagi,,,, saya pernah bilang saya masih ragu untuk bertransaksi online, lalu saya minta supaya saya bisa bayar setengah dulu, kalau barangnya udah sampai baru saya lunasi. dan ternyata dia mau, asal katanya saya memberikan alamat rumah pribadi. Apakah itu termasuk indikasi penipuan? Terima kasih.

  8. Ping-balik: Tips Menghindari Penipuan | Batam Watch | Situs Monitoring Toko Online Fiktif

  9. Mas Gaptek, barusan saya hampir ketipu sama toko online dari Batam.. waktu udah deal harga barang dan ongkir, saya segera lakukan transfer. Awalnya mau transfer dari BNI, tapi karena saya ada transaksi di BRI, mereka langsung minta transfer dari BRI juga.. tapi nama pemilik kedua rekening tersebut gak sama.. singkat kata, saya transferlah duitnya..
    Mereka bilang barang akan tiba dalam waktu dua hari melalui JNE.. tapi.. kemudian mereka menelpon lagi, katanya saya belum member, kalo belum member, saya harus transfer lagi uang sebesar 2,25jt sebagai jaminan..
    waduh? kok bisa gitu ya? saya yang pesan, saya yang kirim uang, kok saya yang harus kasih jaminan? jaminan mereka apa bahwa barang saya akan tiba?
    Untunglah pada saat itu isteri saya ada disamping, dia minta saya supaya batalin transfer tadi, dan berhasil, uang bisa ditarik kembali.. syukurlah..
    Terima kasih mas Gaptek atas info dan tipsnya..

  10. Sudah banyak barang elektronik yang saya beli secara online, mulai dari HP, modem, asesoris motor, kamera DSLR harga puluhan juta dan lensa, bahkan satu kali saya beli flash nikon dari Batam, semuanya ok dan barangnya semua saya terima dengan baik. Yg penting adalah kita waspada dan jangan lupa berdoa “semoga nggak ketipu”, he 5x.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s