Review : Super Spring SF510 GPS navigator

“Follow me, I have a GPS”

pernah baca stiker dengan tulisan seperti itu di kaca belakang sebuah mobil? Memang memiliki peranti navigasi berbantuan satelit GPS yang terpasang di mobil merupakan sebuah kebanggaan tersendiri, karena seakan kita memiliki pemandu jalan yang ‘hafal’ peta selama perjalanan dan tahu kemana kita harus memilih jalan. Kemudahan ini tak lepas dari layanan satelit GPS yang dimanfaatkan berbagai produsen untuk membuat perangkat navigasi di kendaraan, yang bisa menampilkan koordinat dan peta bahkan pemandu suara. Sayangnya untuk menikmati teknologi GPS yang gratis ini masih banyak orang yang ragu karena tetap saja perlu membeli perangkat penerima GPS yang mahal. Untungnya kini ada satu pilihan ekonomis yang tetap layak diperhitungkan untuk bernavigasi, dengan hadirnya produk navigasi GPS buatan Taiwan yaitu Super Spring SF510 yang akan saya ulas secara singkat.

Continue reading

Review : Samsung Galaxy Ace (GT-S5830)

Inilah review yang saya buat untuk produk smartphone dari Samsung yang bernama Galaxy Ace (GT-S5830) yang dibekali dengan OS Android 2.2 (Froyo) dengan harga jual saat ini 2,8 2,5 jutaan. Galaxy Ace sendiri merupakan produk unggulan Samsung saat perusahaan Korea tersebut di awal tahun 2011 lalu mengumumkan kehadiran empat ponsel Android kelas terjangkau yaitu Galaxy Ace, Galaxy Fit, Galaxy Gio dan Galaxy Mini. Keempatnya punya kesamaan dalam berbagai spesifikasi seperti OS Froyo (2.2.1) dan sudah mendukung koneksi HSDPA. Seperti apa ponsel cerdas dengan harga dibawah 3 juta ini mampu membuat anda terkesan? Simak review saya selengkapnya. Continue reading

Tablet makin populer (via Padepokan Budi Rahardjo)

Seperti apa pandangan seorang Budi Rahadjo terhadap semakin banyaknya produk Tablet PC di pasaran? Simak artikel ringan dan menarik berikut ini :

Saya perhatikan bahwa perangkat tablet (iPad, Galaxy tab, dan teman-temannya) mulai populer di Indonesia. Saya mulai melihat banyak orang yang menggunakannya di tempat terbuka (public places). Apa yang membuatnya makin populer? Apakah dia bisa mengalahkan netbook, misalnya? Berikut ini ada beberapa pendapat saya. Yang pertama, tablet ini langsung on. Begitu dinyalakan dia langsung siap digunakan tanpa harus menunggu proses booting yang harus dila … Read More

via Padepokan Budi Rahardjo

Nikon hadirkan D5100 untuk menghadang EOS 600D

Bagi kebanyakan fotografer pemula, produk DSLR dari Nikon yang bernama D3100 secara fitur dan kinerja semestinya sudah mencukupi. Namun bila tidak puas dengan D3100, ada pilihan lain yaitu Nikon D7000 yang jauh lebih superior. Perbedaan spesifikasi dan harga antara D3100 dan D7000 memang terlalu lebar, maka itulah celah kosong yang dulu diisi D5000 terasa perlu untuk segera ‘ditambal’ oleh Nikon. Seperti yang sudah diduga sebelumnya, Nikon akhirnya merilis DSLR Nikon D5100 sebagai produk tengah-tengah yang tidak terlalu basic dan juga tidak terlalu high-end. Jadilah D5100 ini sebuah jawaban Nikon untuk menjaga persaingan dengan EOS 600D (yang juga memakai LCD lipat), sekaligus mengisi celah antara D3100 (yang dihadang oleh EOS 2000D) dan D7000 di kelas atasnya. Continue reading

Apa pendapat anda tentang iklan seperti ini?

Klik gambar di bawah ini bila ingin melihat ukuran aslinya.

Gambar diatas ini adalah tampilan web gsmarena dan saat mouse melewati banner di bagian atas dan di samping (hanya lewat lho, tidak di klik) muncullah iklan super besar ini. Pendapat anda?

Update : saya perhatikan sekarang ini iklan seperti itu sudah tidak muncul lagi, barangkali pendapat pembaca blog ini yang dituliskan lewat kolom komentar di bawah ini dibaca oleh si pemasang iklan sehingga iklannya tidak dipasang lagi. Untuk itu kolom komentar dengan ini saya tutup :)