Archive for the 'af-s' Tag

Berlomba membuat lensa untuk Nikon D40/D60

Pemilik kamera DSLR Nikon D40 (update : dan penerusnya Nikon D60) pasti paham betul masalah utama yang mereka alami. Terbatasnya pilihan lensa telah membuat pemilik kamera DSLR Nikon ‘anak bawang’ ini kesulitan mencari lensa idaman. Memang Nikon telah menyatakan bahwa D40 sepenuhnya kompatibel dengan lensa Nikon baru dengan kode AF-S yang artinya terdapat motor auto fokus pada lensa, namun kebanyakan harga lensa-lensa ini tidaklah murah. Solusi lensa alternatif nan ekonomis seperti Tamron, Sigma dan Tokina jelas-jelas mati kutu bila dipasang di D40, alias sistem auto fokusnya tidak berfungsi. Padahal lensa-lensa tersebut tidaklah jelek, bahkan karena harganya yang lebih murah, penjualannya dapat menyaingi lensa-lensa Nikon. Melihat penjualan Nikon D40 hingga saat ini yang pesat, membuat produsen lensa alternatif mulai mengadopsi konsep motor AF pada lensa sehingga produk mereka dapat auto fokus di D40. Sebut saja Sigma yang pernah saya ulas di kesempatan sebelumnya, dan menyusul kini Tamron juga mulai mengikuti langkah Sigma.

Tamron 17-50Menyadari tingginya harga lensa profesional Nikon 17-55mm f/2.8, Tamron akhirnya memutuskan untuk memodifikasi lensa profesionalnya, Tamron 17-50mm f/2.8 (lihat foto disamping) hingga nantinya dapat dipakai pada Nikon D40. Berita baik ini muncul di ajang PMA di Las Vegas Januari 2008 silam. Berita ini tentunya akan meramaikan persaingan di kelas lensa alternatif untuk D40 dimana sebelumnya Sigma juga memodifikasi lensa andalannya, Sigma 18-50mm f/2.8 dengan kode HSM. Baik Tamron dan Sigma tentunya akan memberi pilihan ekonomis bagi pemakai D40 yang memerlukan lensa dengan diafragma konstan f/2.8 apabila Nikon AF-S 17-55mm f/2.8 dirasa terlalu mahal. Mungkin saja apabila Sigma dan Tamron sukses menyaingi Nikon, di masa depan Tokina juga melakukan hal yang sama pada lensanya Tokina 16-50mm f/2.8.

Sebagai informasi tambahan, Tamron juga melakukan hal yang sama (menambah motor AF di dalam lensa) pada lensa all aroundnya Tamron 18-200mm f/3.5-6.3 yang cukup laris di pasaran. Lensa ini nantinya akan bersaing merebut hati para pemilik D40 dengan Sigma 18-200mm f/3.5-6.3 OS dan Nikon AF-S 18-200mm f3.5-5.6 VR. Meski demikian, sayangnya lensa Tamron ini tidak dilengkapi sistem stabilizer layaknya Sigma dan Nikon, kemungkinan akan membuat pemakai D40 berpikir dua kali sebelum membeli. Seperti yang kita tahu, lensa dengan jangkauan tele hingga 200mm membutuhkan stabilizer untuk mengkompensasi getaran tangan saat memotret.

Bagi yang menghendaki adanya sistem stabilizer pada lensa tele-zoom Tamron (yang kompatibel dengan D40 tentunya), kini dapat mempertimbangkan Tamron 28-300mm f/3.5-6.3 VC (lihat foto disamping) yang telah dilengkapi motor fokus. Lensa ini memang ditargetkan untuk dipasang pada kamera DSLR Full Frame, namun apabila pemilik Nikon D40 (atau DSLR bersensor APS-C lain) ingin memakai lensa ini, nantinya panjang fokal lensa ini akan terkena crop faktor. Sebagai contoh, bila dipasang di D40, 28-300mm akan menjadi 43-465mm, sehingga lensa ini tidak lagi wide di 28mm, namun telenya amat panjang diatas 400mm. Setidaknya, lensa ini dapat menjadi alternatif lensa Nikon AF-S 70-300mm VR meski tentu bukanlah suatu perbandingan yang proporsional, namun memiliki kesamaan pada posisi tele maksimum, stabilizer dan harga (sekitar 5 jutaan).

Ada dua lagi lensa profesional dari Tamron mengalami modifikasi dengan penambahan motor fokus AF sehingga dapat dipertimbangkan oleh para pemakai Nikon D40 (meski keduanya kompatibel dengan kamera format Full Frame). Sambutlah lensa-lensa cepat Tamron 70-200mm f/2.8 dan Tamron 28-75mm f/2.8 yang menjadi alternatif Nikon 70-200mm VR f/2.8 dan Nikon 28-70mm f/2.8 yang tergolong lensa profesional nan mahal. Lensa dari Tamron ini lebih ringan, lebih murah namun menawarkan rentang fokal yang relatif sama dan sama-sama tergolong lensa cepat sehingga cocok untuk memotret kecepatan tinggi. Sayangnya, lensa Tamron 70-200 ini tidak dilengkapi stabilizer, sehingga (lagi-lagi) bakal mengurangi kemampuannya saat memotret dengan shutter speed rendah atau saat tele maksimum.

Nikon 16-85Bagi Nikon sendiri fenomena ini semestinya membuat mereka cepat bertindak melakukan antisipasi. Minimal dengan menurunkan harga lensanya, atau membuat lensa baru yang cocok dengan D40. Hingga kini pemakai D40 dengan sabar masih terus menantikan hadirnya lensa prime Nikon dengan kode AF-S, mengingat lensa jenis ini mampu memberi ketajaman, kecepatan dan bokeh yang tak tertandingi lensa zoom. Berita baik bagi pemakai Nikon (termasuk D40, D40x dan D60), kini telah tersedia lensa Nikon baru dengan range ideal plus stabilizer yang layak dipertimbangkan. Lensa Nikon 16-85mm VR f/3.5-5.6 ini (lihat foto diatas) memberi keleluasaan dari wide hingga tele yang lebih dibandingkan lensa kit seperti 18-55 dan 18-70, namun dengan kualitas yang sama baiknya bahkan plus stabilizer. Dengan harga yang mendekati harga Nikon AF-S 18-200mm f3.5-5.6 VR, lensa ini memang relatif mahal namun memiliki kelebihan dalam hal distorsi lensa yang lebih baik dan tidak mengalami zoom-creep layaknya 18-200.

Next Page »