Archive for the 'd40' Tag

Perbandingan noise kamera saku dan kamera DSLR

Pada suatu kesempatan saya mencoba membuat percobaan sederhana di rumah yaitu dengan membandingkan noise antara kamera saku saya, Lumix LZ2 (5 MP) dengan kamera DSLR saya, Nikon D40 (6 MP).


Test sederhana ini dilakukan di dalam rumah dengan sumber cahaya seadanya dan tanpa memakai tripod, sehingga memaksa kedua kamera untuk menaikkan nilai ISO diatas standar. Test pertama dilakukan memakai kamera saku. Karena kamera saku saya tidak ada mode manual, maka penentuan nilai shutter dan diafragma diatur otomatis oleh kamera. Saya mendapati nilai shutter yang digunakan adalah 1/13 detik (cukup lambat, untungnya ada stabilizer) dan diafragma tentunya terbuka maksimal di f/2.8. Untuk mengejar eksposure yang tepat, kamera menaikkan ISO ke nilai ISO 200. Nilai ISO ini sebenarnya sudah tinggi mengingat pada kamera saya hanya mampu mencapai maksimal ISO 400 (dan saya tidak berharap kamera ini mampu mencapai ISO 1600). Perhatikan noise yang terjadi pada foto pertama (yang diambil memakai kamera saku), itulah hasilnya bila sensor kamera yang kecil (ukurannya 1/2.5 inci) dipaksakan untuk menaikkan ISO hingga ke ISO 200. Maka itu saya hanya memakai ISO 200 pada kamera saku hanya bila kondisinya amat terpaksa.

Test kedua dilakukan dengan kamera DSLR. Karena lensa kit yang terpasang di kamera saya tidak memiliki fitur stabilizer, saya tidak berani memakai shutter terlalu lambat. Untuk itu saya batasi shutter di 1/25 detik dan diafragma terbuka di f/5. Dengan pasangan shutter dan diafragma ini, kamera menaikkan ISO hingga ke ISO 1600 atau nilai ISO normal maksimal. Perhatikan noise yang terjadi pada foto hasil jepretan Nikon D40. Noisenya memang nyata ada, tapi noise pada ISO 1600 hasil jepretan Nikon D40 ternyata masih lebih sedikit daripada noise yang dihasilkan oleh kamera saku pada ISO 200!

Kesimpulan :

Kamera saku memiliki kelemahan dalam hal menangani noise yang muncul pada ISO tinggi. Hal ini disebabkan karena sensornya yang berukuran kecil sehingga sensitivitasnya terhadap cahaya rendah. Pengujian foto kamera saku memakai ISO 200 saja membuktikan kalau noisenya masih lebih parah daripada kamera DSLR yang memakai ISO 1600. Untuk itu bila ada kamera saku yang diatas kertas mampu mencapai ISO amat tinggi, hendaknya jangan dijadikan suatu pegangan karena nilai ISO tinggi tidak akan ada manfaatnya. Sebaliknya kamera DSLR memiliki kemampuan yang baik dalam menangani noise karena ukuran sensornya yang besar. Saat memakai ISO maksimal di ISO 1600 pun hasil fotonya masih layak untuk dicetak karena noisenya yang masih rendah.

« Previous PageNext Page »