Paket hemat hobi fotografi untuk pemula (seputar 1100D dan D3100)

Banyak sekali pembaca yang tanya kepada saya, bagus mana Canon 1100D atau Nikon D3100. Jawaban saya selalu diplomatis, keduanya bagus tinggal bagaimana kita memaksimalkan alat yang akan kita beli nantinya. Karena memilih DSLR (walaupun yang kelas pemula) tidak semudah membeli ponsel, kita perlu memperhitungkan rencana ke depan seperti ingin dipakai buat apa (nantinya akan menentukan lensa apa saja yang perlu dikoleksi), aksesori apa yang perlu dibeli dan juga lingkungan kita lebih cenderung ke merk apa. Kali ini saya sekedar berikan gambaran untuk memudahkan dalam membangun sistem kamera yang murah meriah, antara EOS 1100D dan Nikon D3100.

Bila anda belum mengenal betul perbedaan 1100D dan D3100, simak ceritanya disini. Saya tidak akan mengulangnya lagi di tulisan ini. Disini saya hanya akan memberi rekomendasi alat fotografi yang terjangkau dan berapa kira-kira dana yang harus disiapkan. Continue reading

Fuji FinePix HS10, prosumer penantang DSLR

Fujifilm baru-baru ini telah meluncurkan kamera prosumer yang revolusioner, FinePix HS10 dengan sensor CMOS dan lensa zoom optik 30x. FinePix HS10 ditujukan untuk menjadi alternatif kamera DSLR, dengan harga jual di kisaran 5 juta rupiah sudah termasuk lensa yang super panjang ini. Desain kamera ini pun mirip sekali dengan DSLR, hanya saja tentunya lensa Fujinon yang ada pada HS10 ini tidak bisa dilepas. Sebagai bandingan, sistem DSLR tidak memungkinkan satu lensa yang mampu mencapai 30x zoom optik, kalaupun bisa dibuat maka lensanya entah akan sebesar apa. Continue reading

Aneka kesalahan yang biasa dilakukan pemula saat memotret

Sering sekali ada komentar di blog ini menyatakan bahwa dirinya adalah fotografer pemula yang bertanya mengenai kamera apa yang cocok untuknya. Saya agak bingung juga karena yang dimaksud dengan pemula itu sendiri batasnya tidak jelas, bahkan saya pun masih merasa jadi pemula dalam urusan foto-memfoto. Mungkin istilah pemula (dari asal kata : mula / awal / beginner) dalam fotografi bisa dikaitkan dengan fotografer amatir / amateur, atau non profesional / non komersil dan bisa juga pemula diidentikkan dengan mereka yang sedang belajar (teori dan praktek) fotografi. Inipun belum termasuk mereka (yang bisa disebut pemula) yang membeli kamera hanya sekedar untuk urusan dokumentasi keluarga dan tidak mau dipusingkan soal istilah-istilah fotografi. Karena blog ini dibuat dari pemula untuk pemula, maka tulisan kali ini hanya ditujukan untuk sekedar sharing pengalaman seputar aneka kesalahan yang biasa dilakukan oleh fotografer pemula. Continue reading

Seputar jenis dan kecepatan SD card

Bagi yang terbiasa memakai gadget yang dilengkapi dengan memory card tentu tak asing lagi dengan jenis memori SD (Secure Digital) card yang amat populer ini. Keping memori yang kecil dan tipis ini kini semakin memiliki kapasitas dan kecepatan yang mengagumkan, perlahan mulai menggeser dominasi memori jenis CF (Compact Flash) yang berukuran lebih besar. SD card banyak digunakan oleh bermacam vendor gadget yang memerlukan media simpan berkapasitas tinggi seperti kamera, camcorder dan kini laptop mini seperti Asus Eee PC. Dengan bermacam jenis dan kecepatan yang tersedia di pasaran,  bisa jadi para pembeli akan kebingungan saat hendak menentukan akan memilih yang mana. Continue reading

Flash memory pengganti hard disk

Teknologi digital pada dasarnya merupakan teknologi berbasis data. Dewasa ini data menjadi demikian pentingnya sehingga inovasi terus dikembangkan untuk mengolah dan menyimpannya. Media penyimpanan data kini telah berkembang pesat baik jenis maupun kapasitasnya, dimana hal ini untuk mengantisipasi perkembangan teknologi yang amat pesat. Salah satu jenis media penyimpan data yang sedang populer saat ini adalah flash memory. Berbeda dengan keping memori seperti RAM komputer, flash memory menyimpan data pada keping solid-state IC dengan dengan kemampuan mempertahankan data didalamnya saat sumber daya listrik terhenti. Continue reading