Review singkat dua lensa ultrawide zoom dari Nikon

Kalau ditanya saat ini apa lensa wide dari Nikon yang paling populer, jawabannya bisa terbagi dua kelompok : lensa full frame atau lensa DX. Lensa full frame (tanpa ada tulisan DX di bodinya) bisa dipakai di kamera FX (misal D800) tanpa ada crop factor, maupun dipakai di kamera DX (misal D300) dengan adanya crop factor 1,5x. Sebaliknya kalau lensa DX selalu mengalami crop factor 1,5x bila dipasang di bodi Nikon apapun, FX atau DX. Anda ingin tahu kemampuan dua lensa wide Nikon yang saya uji kali ini? Simak selengkapnya. Lanjut membaca

Tokina berencana produksi lensa 70-200mm f/4

Tokina cukup dikenal sebagai produsen lensa berkualitas dengan harga terjangkau. Kali ini beredar gambar dan spesifikasi di internet mengenai rencana Tokina untuk membuat lensa tele zoom 70-200mm f/4 yang menjadi pesaing utama dari Canon EF 70-200mm f/4 L. Kabar ini, kalau benar jadi kenyataan, adalah berita baik buat banyak penggemar fotografi khususnya potret model. Betapa tidak, lensa 70-200mm itu identik dengan lensa profesional, dengan kualitas optik sangat baik dan juga dengan kualitas rancang bangun lensa secara keseluruhan. Lensa 70-200mm dikenal sebagai lensa bukaan konstan, artinya dari fokal 70mm sampai 200mm bisa memakai diafragma maksimum yang selalu konstan. Lensa 70-200mm paling banyak diproduksi untuk bukaan f/2.8 seperti Canon, Nikon, dan Sony, termasuk dari 3rd party seperti Tamron dan Sigma juga bermain disana. Semuanya adalah lensa mahal karena punya bukaan besar f/2.8 yang konstan, selain itu ukurannya juga besar (kerap disebut lensa termos) dan tentunya bobotnya amat berat. Lanjut membaca

Yang perlu anda tahu tentang lensa wide

Lensa wide (atau wideangle) sesuai namanya biasa disebut juga dengan lensa (sudut) lebar. Makna dari lebar artinya bisa mencakup sudut gambar yang luas sehingga lensa ini bisa memasukkan area yang luas dalam satu bidang foto. Fokal lensa yang bisa dibilang lebar adalah antara 10-30mm, sementara dibawah 10mm sudah masuk kelas fish eye. Bila anda memakai lensa kit dengan fokal 18-55mm (yang akan setara dengan 28-85mm akibat crop factor) mungkin akan merasakan kalau lensa tersebut kurang begitu wide. Maka untuk kebutuhan yang lebih wide, orang lantas mempertimbangkan untuk memiliki satu lagi lensa wideangle. Lanjut membaca

Paket hemat hobi fotografi untuk pemula (seputar 1100D dan D3100)

Banyak sekali pembaca yang tanya kepada saya, bagus mana Canon 1100D atau Nikon D3100. Jawaban saya selalu diplomatis, keduanya bagus tinggal bagaimana kita memaksimalkan alat yang akan kita beli nantinya. Karena memilih DSLR (walaupun yang kelas pemula) tidak semudah membeli ponsel, kita perlu memperhitungkan rencana ke depan seperti ingin dipakai buat apa (nantinya akan menentukan lensa apa saja yang perlu dikoleksi), aksesori apa yang perlu dibeli dan juga lingkungan kita lebih cenderung ke merk apa. Kali ini saya sekedar berikan gambaran untuk memudahkan dalam membangun sistem kamera yang murah meriah, antara EOS 1100D dan Nikon D3100.

Bila anda belum mengenal betul perbedaan 1100D dan D3100, simak ceritanya disini. Saya tidak akan mengulangnya lagi di tulisan ini. Disini saya hanya akan memberi rekomendasi alat fotografi yang terjangkau dan berapa kira-kira dana yang harus disiapkan. Lanjut membaca

Bedanya lensa AF-S 55-200mm dan 55-300mm

Seiring dengan peluncuran DSLR Nikon D3100, Nikon juga meluncurkan empat lensa baru, tiga diantaranya berformat FX dan satu DX. Lensa DX yang diluncurkan kali ini masuk ke kelompok lensa tele-zoom murah meriah yang bernama AF-S DX 55-300mm f/4.5-5.6 ED VR. Rentang fokal yang ditawarkan memang cukup mengesankan dengan total zoom 5,5x zoom. Sebagai info, sebelumnya Nikon sudah punya lensa tele murah yang populer yaitu AF-S 55-200mm dan lensa tele FX yaitu AF-S 70-300mm. Bagaimana posisi lensa ini diantara dua lensa lain yang lebih dahulu ada, simak ulasan saya selengkapnya. Lanjut membaca

Peta lensa Nikon

Pernah bingung mencari lensa Nikon yang kompatibel dengan kamera Nikon kamu? Kini ada alat bantu untuk mempermudah navigasi lensa-lensa Nikon yang tersedia.

Dengan alat bantu ini, kita bisa lebih mudah mencari lensa Nikon yang tersedia sesuai kebutuhan. Untuk pemula, mungkin akan pusing pertama kali melihat begitu banyak istilah dan singkatan lensa. Mungkin ada baiknya mengunjungi Nikon lens glossary (bahasa Inggris) terlebih dahulu. Lanjut membaca

Pentax K-7 : hadir untuk meramaikan persaingan DSLR kelas semi-pro

Peluncuran produk DSLR merk papan atas Canon dan Nikon seringkali dilakukan berbarengan. Di lain pihak, persaingan dua merk ‘oposisi’ Sony dan Pentax  juga tak kalah panas. Baik Sony dan Pentax juga menginginkan ‘kue’ penjualan yang tinggi di kelas DSLR sensor APS-C utamanya DSLR kelas low-end dan kelas mid/semi-pro. Bila kemarin Sony baru saja meluncurkan (sekaligus) tiga produk DSLR baru mereka, maka kini giliran Pentax yang baru saja mengumumkan sebuah DSLR kelas semi-pro baru (penerus K-20D) yang bernama Pentax K-7 (tampaknya tahun ini banyak yang menyukai angka 7 ya….). Pentax K-7 ini ditujukan untuk mengemban misi maha berat karena harus menjaga persaingan dengan banyak produk seperti Nikon D300 (dan bakal penerusnya nanti : D400?), Nikon D90, Canon 50D, Olympus E-30, S0ny A700 dan Sony A380 (yang baru saja diluncurkan). Lanjut membaca

Memaksimalkan kit lens

nikon-18-55mm-f35-56g-af-s-dx-vrBeberapa waktu yang lalu, saya menerima permintaan untuk menulis tentang bagaimana memaksimalkan kit lens untuk pengguna kamera DSLR dalam anggaran yang terbatas. Setelah selesai menyelesaikan ujian akhir semester, kini saya akan paparkan satu dua tips dan informasi yang mungkin berguna bagi pembaca sekalian.

Apa itu “kit lens” ?
Tapi pertama-tama saya ingin menjelaskan dulu apa itu “kit lens.” Kit lens adalah lensa yang biasanya dibundel dengan pembelian kamera DSLR yang baru. Biasanya untuk DSLR kelas pemula, kit lens yang disediakan adalah lensa yang pemula atau murah meriah juga. Tapi bila Anda berkesempatan membeli kamera kelas atas seperti kamera Canon 5D mark II,  maka biasanya kualitas kit lens-nya juga tinggi. Contohnya Canon 5D mark II dibundel dengan Canon 24-105mm f/4 L USM yang harga satuannya hampir sepuluh juta rupiah saat tulisan ini diterbitkan. Lanjut membaca