Lensa alternatif dari Sigma (updated)

Sigma logoSigma selaku produsen lensa alternatif kini semakin populer di kalangan pengguna DSLR khususnya pengguna Nikon D40 karena telah menggunakan motor autofokus dengan teknologi HSM yang tertanam pada beberapa lensanya. Sistem HSM ini pada prinsipnya sama seperti USM pada Canon, SWM pada Nikon dan SWD pada Olympus yaitu menggunakan motor mini yang digerakkan oleh energi gelombang untuk memutar sistem fokus pada lensa. Sistem autofokus seperti ini terbukti lebih akurat, lebih cepat dan tidak berisik dibanding autofokus menggunakan motor kamera.

Beberapa lensa favorit dari Sigma diantaranya :

  1. Sigma 17-70mm f/2.8-4.5 DC . Inilah lensa dengan range standar yang cocok sebagai alternatif Nikon AF-S 18-70 f/3.5-4.5 DX. Bahkan Sigma mengungguli Nikon dalam hal bukaan difragma yang lebih besar. Lebih jauh mengenai lensa ini lihat reviewnya di www.photozone.de
  2. Sigma 18-50mm f/2.8 EX DC dengan bukaan difragma konstan 2.8, inilah lensa alternatif yang didesain untuk menyaingi Nikon AF-S 17-55 f/2.8 DX yang biasa dipakai oleh para profesional.
  3. Sigma 18-200mm f/3.5-6.3 DC OS (Optical Stabilizer) menjadi alternatif Nikon AF-S 18-200mm f3.5-5.6 DX VR (Vibration Reduction) sebagai lensa sapujagad dengan sistem anti-getar pada lensa. Sigma sedikit kalah cepat pada posisi tele dengan diafragma f6.3 sementara Nikon sedikit lebih cepat di f5.6. Inilah solusi one lens does it all..
  4. Sigma 30mm f/1.4 EX DC adalah satu-satunya lensa prime (non-zoom) yang tersedia di pasaran dan bisa auto fokus pada D40. Hal ini karena lensa prime dari Nikon (AF 50mm f/1.4 atau f/1.8 ) tidak ada yang bisa auto fokus di D40. Updated : Pada Maret 2008 Sigma meluncurkan satu lagi lensa prime 50mm f/1.4 EX DG.
  5. Sigma 18-50mm f3.5-5.6 DC dan 55-200mm f/4-5.6 DC sebagai pasangan lensa ekonomis diposisikan menyaingi pasangan lensa ekonomis Nikon AF-S 18-55mm f/3.5-5.6 (kit D40/D50) dan AF-S 55-200mm f/4-5.6 yang menjadi lensa laris manis karena harganya yang terjangkau.
  6. Sigma 10-20mm f/4-5.6 EX DC yang dirancang untuk berhadap-hadapan dengan Nikon AF-S 12-24mm f/4 DX sebagai lensa wideangle sejati yang amat digemari pecinta foto pemandangan (landscape).

Selain itu masih ada beberapa pilihan lensa Sigma HSM lain seperti 50-150 f/2.8 dan 50-500 f/4-6.3 untuk pecinta telephoto. Tentu pengguna Nikon D40 tidak lagi perlu khawatir akan pilihan lensa yang bisa autofokus dengan D40 karena kini mulai banyak pilihan lensa alternatif. Meski urusan kualitas optik lensa Nikon belum dapat ditandingi oleh lensa Sigma, namun bagi mereka dengan dana terbatas tentu ada kompromi yang harus ditempuh. Sebagai catatan, hingga artikel ini dibuat, Sigma menjadi satu-satunya produsen lensa alternatif yang kompatibel dengan Nikon D40 berkat sistem HSMnya. Kita tunggu langkah apa yang dibuat oleh produsen lensa alternatif lain seperti Tamron dan Tokina, mungkin saja ke depan mereka akan mengikuti jejak Sigma dalam berinovasi.

Advertisements

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

7 thoughts on “Lensa alternatif dari Sigma (updated)”

  1. klo D60 gimana mas…!!

    Maksudnya gimana? Toh D60 sama aja dgn D40, yaitu tanpa motor AF di bodi, artinya perlu lensa yg punya motor khusus spt Nikon AF-S atau Sigma HSM supaya bisa auto fokus.

  2. hi mas gaptek…
    mas saya mau nanya kalo lensa canon 18-200mm dengan sigma 18-200mm bagusan mana? tolong kasih pencerahan donk mas…

  3. halo mas,
    aku pgn bgt punya lensa bukaan besar terutama yg telephoto, secara lensa bukaan besarnya nikon ga terjangkau harganya hehehe…. lg pertimbangin 50-150 f2.8 nya sigma… pernah nyoba ni lensa blm mas? klo udah reviewnya dong mas hehehe….
    tks a lot

    1. Ini juga lensa favorit saya, sayang saya belum pernah coba tuh. Kekuatan lensa ini adalah bukaan konstan dgn rentang yg cukup tidak umum, 50-150mm f/2.8, bisa jadi pendamping buat yg udah punya 17-50 f/2.8 biar punya dual lens bukaan f/2.8 terjangkau.

Comments are closed.