Kamera dengan lensa 6x zoom optik

6 x zoomDi pasaran kini mulai banyak ditemui kamera dengan lensa 6x zoom optik. Lensa dengan zoom optikal sampai 6x ini menempati posisi ‘tanggung’ dalam kelas kamera zoom, mengingat umumnya kamera saku punya zoom 3x sementara prosumer/super zoom bermain di 10x hingga 18x zoom. Jangkauan kamera dengan lensa 6x zoom umumnya setara dengan 35-210mm eqiv., dimana pada posisi 35mm dianggap masih relatif cukup wide namun pada tele maksimum di 210mm sudah termasuk range medium-telephoto. Jangkauan seperti ini cocok bagi mereka yang memerlukan kemampuan zoom lebih jauh dari kamera biasa namun ingin tetap mempertahankan ukuran bodi kamera yang kompak.

Dengan kemampuan tele yang lumayan jauh, lensa dengan 6x zoom begini akan menjadi rawan akan guncangan (shake) sehingga adanya sistem stabilizer menjadi amat penting. Apabila tidak ada sistem stabilizer, kecepatan shutter yang dianggap aman untuk memotret handheld (tanpa tripod) pada tele maksimum menurut teori fotografi adalah 1/210 detik. Angka secepat ini hanya dapat terwujud saat suasana siang hari dan/atau luar ruangan. Dengan adanya stabilizer, penggunaan tele maksimum dimungkinkan pada shutter yang lebih lambat tanpa tripod tanpa khawatir foto akan menjadi blur.

Beberapa produsen yang membuat kamera dengan zoom 6x adalah Canon dan Panasonic. Panasonic mengkhususkan seri LZ sebagai kamera dengan zoom 6x, berturut-turut LZ1 (4 MP), LZ2 dan LZ3 (5 MP), LZ5 (6 MP), LZ6 dan LZ7 (7 MP). Seri LZ ini seperti seri lain dari Lumix, telah dibekali dengan Optical Image Stabilizer yang efektif meredam getaran tangan terutama saat posisi tele maksimum. Seolah tak ingin ketinggalan, Canon juga meluncurkan kamera pertamanya dengan zoom 6x bernama A700 dengan resolusi 6 MP yang sayangnya tidak dilengkapi dengan stabilizer. Belajar dari ‘kesalahan’ ini, A700 kemudian digantikan dengan A710IS (dengan stabilizer) yang memiliki resolusi sedikit lebih besar, 7 MP.

A650IS vs G9

Canon cukup mengejutkan pasar kamera pada tahun ini dengan meluncurkan 3 kamera sekaligus yang memiliki lensa 6x zoom yang persis sama. Lensa Canon 35-210mm f/2.8-4.8 ini ditanamkan pada tiga kelas kamera sekaligus, yaitu kelas value (A720IS), kelas menengah (A650IS) dan kelas atas (G9). Strategi ini dianggap efektif dalam menekan biaya produksi namun bakal cukup membingungkan calon pembeli karena kemiripan spesifikasi dari ketiga kamera tersebut. Namun ambil saja berita baiknya, terutama bagi yang ingin memiliki kamera saku dengan lensa 6x zoom. Bila dana terbatas bisa memilih A720IS dengan 8 MP, bagi yang ingin kamera saku dengan fitur lebih bisa mencicipi A650IS, dan bagi yang ingin tampil profesional dengan fitur lengkap bisa langsung membeli G9. Baik A650IS dan G9 keduanya memiliki resolusi 12 MP namun dengan fitur yang berbeda (lihat gambar di atas). Mereka yang memilih A650IS lebih cenderung karena fitur layar LCDnya yang bisa diputar, sementara memilih G9 tentu lebih karena fasilitas format RAW dan flash hot-shoe sebagai ciri kamera profesional. Berminat?

Advertisements

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.