Allendale, dari Core 2 sampai Celeron

Intel sebagai produsen prosesor terbesar di dunia, dalam merancang prosesor generasi barunya dengan inti ganda untuk desktop PC telah membagi produknya menjadi 3 kelas. Untuk kelas mainstream yang mengejar performance, tersedia banyak pilihan prosesor Core 2 Duo yang memiliki kinerja tinggi. Core 2 Duo sendiri terbagi menjadi 3 seri, yaitu seri E8000, E6000 dan E4000. Bagi kelas mainstream dengan dana terbatas disediakan pilihan Pentium Dual-Core dengan seri E2000. Terakhir, bagi mereka yang mengejar prosesor murah untuk komputasi ringan, disediakan pilihan seri Celeron (inti tunggal dengan seri Celeron L atau inti ganda dengan seri E1000). Khusus untuk Intel Celeron ini telah saya ulas pada kesempatan sebelumnya. Sekedar menghindari kebingungan, inilah tabel perbandingan jajaran prosesor inti ganda dari Intel. Tabel ini diambil dari xbitlabs.

Tabel perbandingan

Sudah menjadi tren masa kini bahwa kinerja komputasi kelas tinggi identik dengan prosesor Intel Core 2 Duo dengan arsitektur Conroe dengan seri E6000 atau Wolfdale dengan seri E8000. Masalahnya prosesor kelas berat ini harganya melampaui daya beli kebanyakan orang. Pilihan yang lebih menarik bagi masyarakat umum tentu adalah prosesor yang meski tetap berinti ganda untuk kemampuan multitasking, namun memiliki harga lebih bersahabat. Untuk itu Intel juga menawarkan pilihan lebih terjangkau dengan produknya yang bernama Allendale.

Intel Core 2 Duo dengan arsitektur Allendale adalah generasi Core 2 Duo paling terjangkau, dengan kode seri E4000. Dengan spesifikasi sedikit dibawah Conroe, seri E4000 ini mengusung arsitektur berukuran 65 nm pada keping chip berukuran 111 mm², memiliki FSB dasar sebesar 200 MHz (lebih kecil daripada FSB Conroe yang berada pada 266 MHz) dan telah mendukung MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Enhanced Intel SpeedStep Technology (EIST), Intel 64, 😄 bit, iAMT2 (Intel Active Management), Trusted Execution Technology (namun tidak mendukung instruksi Intel VT-x layaknya Conroe). Core 2 Duo dengan inti Allendale ini telah tersedia dari kecepatan 1,8 GHz (E4300) hingga 2,6 GHz (E4700) dengan L2 cache memory sebesar 2 MB dan FSB total sebesar 800 MHz. Suatu pilihan yang ekonomis untuk Core 2 Duo tentunya.

Bagi yang masih menginginkan kemampuan dual core namun merasa harga Intel Core 2 Duo masih terlalu tinggi, ada baiknya mempertimbangkan generasi Pentium Dual-Core yang juga memiliki kode Allendale berseri E2000. Pentium Dual-Core ini sepintas mirip seperti Pentium-D di masa lalu yang juga memiliki dua inti. Namun Pentium Dual-Core yang berkode Allendale ini sebenarnya lebih tepat menjadi ‘adiknya’ Core 2. Sudah dapat diduga, prosesor dengan inti ganda ini juga mengusung spesifikasi yang sama khas Allendale, yaitu inti ganda berukuran 65 nm dengan FSB dasar sebesar 200 MHz. Selain itu, berdasar pada arsitektur Core 64-bit Intel, semua jajaran Pentium Dual-Core telah mendukung MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, Enhanced Intel SpeedStep Technology (EIST), Intel 64, 😄 bit (NX bit implementation), iAMT2 (Intel Active Management), LaGrande Technology (Intel Trusted Execution Technology). Untuk Pentium Dual Core ini, Intel kembali memangkas jumlah L2 cache memory lebih banyak lagi, dan kini hanya menyisakan 1 MB L2 cache memory saja. Tentu saja, penurunan memori ini akan berdampak pada kinerja prosesor ini secara umum, namun kemampuan komputasi multitasking tetap dapat dinikmati berkat FSB total yang mencapai 800 MHz. Pilihan Pentium Dual-Core tersedia mulai dari kecepatan 1,6 GHz (E2140) hingga 2,2 GHz (E2200).

Spesifikasi E1200Bagaimana dengan Celeron? Simpel saja, dengan kemampuan E2000 yang tadi dibahas dan dengan harga yang begitu murah, masih adakah yang menginginkan prosesor Intel berinti ganda yang lebih murah lagi? Bagi yang masih penasaran dengan prosesor inti ganda yang paling murah, lagi-lagi dengan jeroan Allendale 65 nm, kini Intel mengubah tren Celeron yang selama ini memakai inti tunggal menjadi inti ganda, yaitu dengan Celeron Dual-Core dengan seri E1000. Sampai saat ini, baru tersedia satu varian produk dengan E1200 berkecepatan 1,6 GHz. Celeron memang selama ini selalu identik dengan FSB rendah dan L2 cache memory yang juga rendah. Kini dengan arsitektur Allendale, Celeron Dual-Core ini tidak lagi memiliki FSB rendah, karena E1200 telah memiliki FSB total 800 MHz (sama seperti Allendale seri E4000 atau E2000). Bedanya, tentu saja dalam urusan memory L2. lagi-lagi Intel memangkas L2 cache memory pada Celeron E1200 hingga kini tersisa hanya 512 kB saja. Namun dengan harga yang demikian murah, apakah kita akan berharap Intel tetap berbaik hati memberi memori lebih? Setidaknya, inilah babak baru dalam sejarah Celeron dengan inti ganda didalamnya.

Singkat kata, Allendale kini telah menjadi nama yang identik dengan prosesor Intel inti ganda dengan harga yang bersaing. Tinggal pilih saja sesuai budget yang ada, untuk performa tinggi jelas Core 2 Duo seri E4000, untuk kinerja sedang bisa pilih Pentium Dual-Core seri E2000, dan untuk kelas value sementara ini hanya bisa memilih Celeron Dual-Core E1200. Dengan memilih yang cocok di hati (dan di kantong), prosesor inti ganda sudah menjadi milik anda.

Advertisements

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

One thought on “Allendale, dari Core 2 sampai Celeron”

Comments are closed.