Mengenal perangkat navigasi GPS

Penggunaan GPS (Global Positioning System) kini sudah menjadi hal yang umum bagi banyak orang. Selain perangkatnya telah banyak dijual bebas, kini telepon genggam dan PDA pun telah banyak yang dilengkapi dengan GPS. Aplikasinya telah begitu meluas dari mulanya adalah untuk alat bantu militer Amerika, kini bahkan telah dipakai pada kendaraan taxi-taxi elite di Jakarta. Meski demikian masih ada yang belum begitu akrab dengan teknologi yang satu ini. Mari kita berkenalan lebih dekat dengan GPS.

GPS merupakan sistem navigasi berbasis satelit yang mampu memberikan informasi yang akurat mengenai posisi koordinat seseorang di belahan dunia manapun. Sebelum orang mengenai teknologi GPS, informasi koordinat suatu lokasi hanya dapat diketahui dari garis lintang bujur pada peta (setiap peta selalu dilengkapi dengan garis-garis melintang dan membujur). Sebaliknya, berdasarkan informasi koordinat garis lintang dan garis bujur itulah kita menentukan letak suatu tempat pada peta. Namun dengan adanya GPS, koordinat yang tepat dapat diketahui dengan cepat, tepat dan akurat. Mengetahui koordinat yang tepat bagi sebagian orang adalah penting, seperti surveyor, penambang, ahli pemetaan hingga pemancing. Bahkan dengan makin canggihnya teknologi, kini GPS sudah dilengkapi dengan peta digital sehingga fungsinya menjadi semakin berguna untuk membantu navigasi di jalan raya.

Posisi satelit GPSPenerima GPS tidak bisa bekerja sendirian, melainkan menggunakan 24 satelit MEO (Middle Earth Orbit) yang mengelilingi bumi sehingga penerima-penerima GPS di permukaan bumi dapat menangkap sinyalnya. Satelit ini mengorbit pada ketinggian 12.000 mil di atas bumi dan mampu mengelilingi bumi dua kali dalam 24 jam. Satelit secara kontinyu mengirimkan sinyal radio digital yang mengandung data lokasi satelit dan waktu, pada penerima yang berhubungan. Tentu saja sebuah penerima GPS tidak akan dapat menangkap sinyal dari seluruh satelit MEO ini, mengingat ke-24 satelit ini tersebar merata diseluruh permukaan bumi. Untungnya dengan cukup menerima tiga satelit saja, penerima GPS sudah dapat menghitung posisi lintang dan bujur berdasar perhitungan posisi satelit yang ditangkap, sedangkan untuk menentukan ketinggian (altitude) dibutuhkan sedikitnya empat satelit.

Salah satu aplikasi GPS yang kini semakin umum digunakan masyarakat adalah untuk sistem navigasi, baik melalui udara, laut dan terlebih di daratan. Manfaat yang didapat dengan navigasi berbantuan GPS diantaranya :

  • mendapat informasi yang akurat mengenai posisi koordinat
  • dapat mengetahui arah (heading) layaknya memakai kompas
  • dapat mengetahui kecepatan saat itu layaknya speedometer
  • dapat mengetahui jauhnya jarak yang telah ditempuh (semacam odometer)
  • dapat mengukur ketinggian lokasi terhadap permukaan laut (ASL/DPL)
  • apabila koordinat tujuan telah tersimpan, GPS dapat menampilkan bearing (arah ke tujuan) beserta perkiraan jarak point-to-point
  • apabila penerima GPS telah dilengkapi dengan peta digital, kita dapat mengetahui nama jalan yang sedang dilewati, alternatif rute terdekat, letak point-of-interest dan informasi lain
  • GPS mampu menyimpan catatan perjalanan sehingga datanya bisa di proses untuk mengetahui profil perjalanan (kecepatan, jarak tempuh, ketinggian lokasi yang dilalui dsb).

Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi, kini memilih perangkat penerima GPS pun tak lagi sulit. Untuk perangkat tunggal (dedicated) telah banyak dijual dengan harga terjangkau, baik yang layar monochrome ataupun layar warna. Umumnya produk seperti ini terbagi menjadi beberapa segmen, seperti perangkat khusus untuk di darat, di laut atau di mobil. Khusus untuk perangkat yang diletakkan di mobil umumnya memiliki layar warna yang lebar untuk menampilkan peta. Pilihan produk penerima GPS menjadi semakin beragam dengan hadirnya konvergensi antara GPS dengan PDA atau telepon genggam. Hanya saja perlu dicermati apakah produk konvergensi (hybrid) seperti ini telah dilengkapi dengan antena penerima satelit atau tidak. Belakangan ini banyak produk selular yang mengklaim mampu menerima sinyal GPS namun harus dipairing dengan antena tersendiri melalui bluetooth. Selain itu kinerja perangkat hybrid tentu tidak sebaik perangkat dedicated, maksudnya perangkat penerima GPS tentu mampu memberi kinerja lebih baik daripada sebuah PDA yang bisa mengakses GPS. Kira-kira inilah pertimbangan untung rugi membeli perangkat GPS hybrid :

  • Kinerja > sudah diulas diatas, memang masih kalah dibanding GPS dedicated
  • Praktis > cukup satu alat bisa dipakai untuk navigasi, bertelepon, memotret dll
  • Usia baterai > sistem GPS hybrid rentan kehabisan daya baterai bila dipakai untuk bermacam aplikasi (bila berencana memakai GPS untuk waktu lama sebaiknya memakai GPS dedicated)
  • Kualitas dan resolusi layar > dibandingkan GPS handheld, PDA plus GPS tentu menang dengan layarnya yang lebar, namun ponsel plus GPS justru paling menemui masalah dengan layarnya yang umumnya kecil.

Sebagai penutup, saya berikan beberapa intisari seputar teknologi GPS :

  • layanan GPS dimungkinkan berkat adanya satelit khusus GPS yang mengirim sinyal ke bumi
  • untuk menerima data satelit, sinyal dari satelit ke penerima GPS harus line-of-sight, pastikan antena penerima tidak terhalang benda apapun
  • sekedar info : layanan GPS tidak dipungut biaya 🙂
  • penerima GPS perlu mendapat sedikitnya tiga satelit untuk mengetahui koordinat
  • GPS telah berkembang dengan melebur pada perangkat lain seperti pada PDA, ponsel, DSLR dsb.
  • Perangkat GPS hybrid ada yang memiliki antena penerima terpisah (biasa disebut A-GPS), sehingga perlu dikoneksikan secara nirkabel melalui bluetooth
  • GPS modern telah dilengkapi peta, bila membeli GPS seperti ini pastikan apakah petanya merupakan paket penjualan atau dijual terpisah
  • Untuk kebutuhan khusus tentu harus membeli GPS khusus/dedicated seperti GPS untuk memancing (dirancang tahan air).

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

18 thoughts on “Mengenal perangkat navigasi GPS”

  1. apakah bentuk koordinat GPS seperti derajat, menit dan detik yang biasanya kita temukan di Peta or kita dapat langsung menentukan posisi langsung di lapangan dengan menujukkan titik koordinat pada google earth? terima kasih.

    Yup, namanya koordinat adalah derajat menit dan detik untuk lintang dan bujur. Di GPS, setelah mendapat sinyal satelit, GPS akan menginfokan posisi koordinat dimana kita berada. Bila pada GPS kita inputkan suatu koordinat, maka GPS akan menunjukkan letak koordinat tadi, termasuk arah (bearing) dan jarak (distance).

  2. Mas, saya mahasiswa Teknik Geodesi UGM, saya ingin buat peta navigasi untuk perangkat PDA sebagai skripsi saya.
    saya mohon penjelasannya mengenai software yang digunakan dan apakah dimungkinkan dalam peta tersebut dibuatkan animasi penunjuk jalan?
    mohon bimbingannya mas via japri

  3. Sy pegiat alam bebas yang suka petualangan gunug hutan. dr pengetahuan navigasi sy sering dipanggil oleh beberapa teman dalam survey n pengukuran lahan. yang saya tanyakan berapa toleransi position error n bgmana mengatur settingan Altimeter agar datanya bs di andalkan n klo minta rekomendasi GPS Type apa yang sebaiknya di gunakan.

    Error masih dalam batas wajar kok, saya compare dgn data di peta Bakosurtanal skala 1 : 25.000, posisi di GPS masih relatif tepat. Soal ketinggian, tentu hasil pengukuran dari GPS tidak seakurat altimeter, apalagi GPS harus dikalibrasi dulu dengan titik nol laut. Tipe GPS kan tergantung keperluan, utk darat, laut atau apa. Kalau merk sih sekarang umumnya Garmin ya, saya pernah pakai Magellan juga bagus.

  4. Mas, saya ingin lebih memperdalam tentang navigasi, terutama ketika kita di hutan. Soalnya saya sekarang aktif di organisasi pelestarian alam. saya ingin tahu lebih jauh tentang kompas dan bagian2nya. selain itu juga tentang GPS dan penggunaannya. terima kasih. Salam Lestari….

  5. mas, mau nanya kalo di gps garmin diketahui koordinat S 07*21,912 trus saya masukan data ini ke search goggle earth kata search engginenya erorr. tolong dibantukan bagaimana masukan titik koordinat diatas ke google earth.

  6. pak saya mau nanya,,,saya mau pasang gps buat dimobil,,,trus klw bleh saya tau harga’y brapa,,,???? cz saya buat rental ,,,,mohon di blzzz scpat’y,,,di tunggU

    1. GPS memang cocok utk dimobil, dgn dukungan peta yg lengkap akan saling melengkapi. Utk info lebih lengkap soal GPS bisa ikut forum navigasi.net, blog mantugaul atau saft7.

  7. pak, apakah bisa data koordinat derajat,menit,detik, bisa ditranfer dlam gambar ( kertas grafik), dalam ukuran m,cm,dll..and sudut acuan sumbu (derajat)utara gimana?mohon penjelasan

    1. Semestinya bisa. Toh peta dalam bentuk kertas itu kan koordinatnya juga dalam skala tertentu. Tapi kalau soal memindahkan koordinat dalam ukuran metrik itu agak bingung, saya juga bukan ahli geografi. Yang jelas, sistem koordinat yg berbasis derajat – menit – detik itu sdh ada aturannya, misal satu menit itu 60 detik, satu derajat itu 60 menit.

  8. sy mahasiswi unram
    sy lg meneliti alat gps magellan triton200
    sy bingung knpa elevation nya kadang terbaca kadang g bahkan lebih sering g.
    trus ketika sy cocokan dengan google earth maupun softwarenya elevation yg ditunjukkan beda2… tolong infonya trims

    1. Prediksi saya si penerima GPS tidak menerima cukup satelit untuk kalkulasi elevasi, alias hanya 2D mode. Sebelum dipakai utk mengukur ketinggian, pastikan GPS sudah di kalibrasi dgn nol meter (muka air laut). Soal akurasi memang informasi ketinggian dari GPS tidak 100% presisi, untuk ketepatan sesuai google earth atau peta kontur gunakan altimeter. Saya sempat menguji Magellan lawas dan selisihnya dgn peta kontur Bakosurtanal tidak banyak.

  9. Pak, saya mau tanya:
    Perubahan 1 menit, detik, dan derajat dalam GPS itu, masing-masing berapa meter ya?
    Terima kasih.

  10. Mo tanya mas, kalo saya dapatkan info sepertyi di bawah ini dari GPS GARMIN 12 Chanel :
    Elev 20m
    N00*28’52.0″
    101*27’15.7″
    Trus saya mo masukkan di aplikasi Arcview ato juga EasyGPS bagai mana cara mengkonversikannya..??
    karena biasanya pada software teesebut di minta X dan Y ato juga Latitude / Longitude…
    atas infonya saya ucapkan terima kasih.

    1. latitude : lintang : north – south
      longtitude : bujur : barat – timur

      tampilan garmin anda sudah benar kok, cuma yg longitude belum jelas tapi saya anggap itu east (daerah sumatera ya..)

  11. mas,saya punya magellan triton 2000.setelah saya update sofwhare nya di internet garis-garis konturnya hilang.bagaimana cara menampilkan kontur tersebut.trim,s

Comments are closed.