Internet broadband memakai GSM prabayar

Di jaman modern sekarang ini semakin mudah saja bagi siapapun untuk mengakses internet. Dengan modal sebuah ponsel GSM (atau sebuah modem GSM) dan sebuah komputer, internet nirkabel berkecepatan tinggi (broadband) pun sudah bisa dinikmati. Perkembangan teknologi selular yang amat pesat memungkinkan pertukaran data berkecepatan tinggi, tanpa harus lagi tergantung pada jaringan kabel. Katakanlah teknologi 3,5G atau biasa disebut HSDPA, yang memungkinkan data transfer rate hingga 14 MBps secara teori, kini sudah bisa dinikmati di beberapa wilayah di kota besar. Bagi mereka yang belum terjangkau area 3,5G ini pun tak perlu resah, pasalnya layanan 3G (UMTS) umumnya telah tersebar dengan cakupan cukup luas dan mempunyai kecepatan akses data yang cukup tinggi juga. Bagaimana bila ponsel GSM anda belum mendukung teknologi 3G? Dengan kecepatan yang lebih rendah, menikmati internet nirkabel masih bisa dilakukan melalui jaringan GPRS/EDGE. Artinya, pada dasarnya jenis ponsel dan wilayah/area dimana akses nirkabel dilakukan tidak terlalu menjadi kendala apabila seseorang memerlukan akses internet. Kendala utama yang banyak dikeluhkan masyarakat adalah mahalnya biaya atau tarif akses internet. Kalau soal tarif ini siapapun paham bahwa biaya akses internet di negeri ini memang masih memprihatinkan (baca : mahal) sehingga bisa berdampak pada lambatnya bangsa ini menjadi bangsa yang melek teknologi.

Salah satu metoda untuk mengakses internet nirkabel berbasis jaringan GSM adalah menggunakan sistem pra bayar. Seperti yang sudah dibuktikan untuk pemakaian telepon, konsep pra bayar memang terbukti laris manis di negeri ini. Konsep serupa kini mulai diperkenalkan para operator seluler untuk pemakaian data. Sistem pra bayar ini memang terbilang lebih praktis, dengan bermacam pilihan nominal sehingga dapat mencegah pemakaian yang tidak terkontrol. Beberapa operator kini mulai menawarkan tarif internet yang lebih murah, menawarkan paket yang menarik atau gabungan keduanya. Dengan mengikuti suatu paket tertentu, kita bisa memilih metoda akses internet sesuai kebutuhan, dan tarif yang dikenakan juga akan berbeda seperti perhitungan tarif GPRS standar. Hal ini karena awalnya perhitungan tarif GPRS standar ditujukan kepada pemakaian internet mobile (akses langsung dari ponsel) yang jumlah pemakaian datanya hanya sedikit. Saat ponsel dijadikan modem, atau SIM card dipasang pada modem untuk akses internet menggunakan komputer, tentu jumlah pemakaian datanya akan melonjak. Untuk itulah promosi tarif internet berdasarkan paket disusun oleh para operator.

Setidaknya sampai saat ini ada dua pilihan layanan paket internet pra bayar yang menarik dan relatif terjangkau. Paket pertama adalah Telkomsel Flash yang bisa diakses dari kartu pra bayar Simpati atau As. Paket kedua adalah Broom dari IM2, yang membuat USIM pra bayar khusus internet yang pemakaiannya memerlukan modem khusus. Lebih jelasnya adalah seperti ini :

Telkomsel Flash :

  • Menggunakan perhitungan waktu (Time-based)
  • Broadband hingga 3.2 MBps
  • SIM card multi guna (telepon, SMS, internet semua bisa) kartu Simpati atau As
  • Terdapat paket Akses 3 jam, Akses 24 jam dan paket Pay as You Go

IM2 Broom :

  • Menggunakan perhitungan jumlah data (Volume-based)
  • Tidak bisa dipakai untuk bertelepon/SMS, khusus akses data saja
  • Terdapat pilihan voucher fisik dan elektronik (via SMS)

Adapun perbandingan tarif keduanya seperti pada tabel di bawah ini :

Dari tabel diatas nampak bahwa sistem perhitungan tarif Telkomsel yang berbasis waktu memberikan tiga pilihan yaitu Pay as You Go yang mematok tarif 350 rupiah per menit, Akses 3 jam yang mematok tarif 30 ribu (aktif selama 24 jam) dan Akses 24 jam seharga 100 ribu (aktif selama seminggu). Saat pertama membuka browser, tampilan halaman depan akan diisi oleh menu Telkomsel Flash yang berisi seputar pilihan paket dan informasi pemakaian. Selama proses mengakses internet, ponsel yang digunakan sebagai modem tetap dapat bisa dipakai untuk bertelepon atau ber SMS.

Dengan perhitungan berbasis waktu ini tidak dipermasalahkan berapa banyak jumlah data yang diakses, sehingga paket ini cocok untuk dipakai download. Namun bila paket ini dipakai untuk browsing santai seperti membuka email akan jadi mubazir karena hitungan waktu terus berjalan. Untuk menikmati paket berbasis waktu begini, paling ideal apabila memakai perangkat yang telah mendukung broadband internet, seperti ponsel HSDPA atau modem khusus. Apabila akses internet melalui Telkomsel Flash ini memakai ponsel lama berteknologi GPRS misalnya, waktu akan banyak terbuang untuk menunggu proses loading suatu halaman web (Sementara tarif dihitung berdasar waktu).

Sebaliknya, sistem perhitungan berbasis data seperti IM2 semestinya lebih cocok untuk kegiatan browsing biasa (meski kemampuan jaringan IM2 ini juga telah mampu digunakan untuk akses broadband), karena apabila halaman web yang diakses tidak terlalu berat tentu datanya juga sedikit dan tarifnya bisa lebih hemat. IM2 memberi variasi pilihan nominal voucher beragam, yang terendah hingga 10 ribu rupiah untuk jatah pemakaian 16 MB (setara dengan 0,6 rupiah per kB) dan aktif selama 7 hari. Bagi yang hendak sekedar browsing, daripada ke warnet (maaf ya bagi pengelola warnet) lebih asyik pakai paket berbasis data ini. Tapi sebisa mungkin hindari kegiatan download file-file besar, atau jumlah nominal yang tersisa akan berkurang dengan cepat.

Kedua pilihan diatas memang bukan satu-satunya cara untuk menikmati internet broadband secara nirkabel melalui jaringan GSM. Hanya saja keduanya telah dengan resmi dan jelas menawarkan pilihan paket yang bisa diperbandingkan, disertai kehandalan jaringan 3,5G di kota besar. Contohnya Indosat tidak secara resmi menargetkan pra bayar Mentari untuk mampu mengakses 3,5G, meski kenyataannya beberapa orang bisa melakukannya. Belum lagi pendatang baru AXIS yang masih berbaik hati menggratiskan pemakaian data hingga 100MB per bulan hingga akhir Mei ini. Semestinya masih banyak yang bisa ditingkatkan dari layanan internet nirkabel pra bayar ini. Katakanlah seperti adanya penurunan tarif (sistem volume atau time based) dan disertai dengan upaya peningkatan kualitas koneksi/jaringan. Seperti yang sudah umum dibicarakan orang, jaringan broadband nirkabel memang rentan gangguan, apalagi bila sharing bandwidth yang terlalu banyak (banyak pengguna dalam satu BTS) maka koneksi dapat terganggu. Soal tarif, tanpa harus mengikuti paket tertentu, sudah saatnya perhitungan tarif akses data per kilobyte dibuat lebih murah bahkan kalau perlu hingga Rp.1 / kB (atau dibawah itu).

Update 31 Mei 2008 :


Sehubungan dengan akan berakhirnya promosi gratis akses data 100 MB dengan kartu GSM AXIS, maka mulai 1 Juni 2008 diberlakukan tarif promo baru yang berlaku hingga 31 Agustus 2008. Promo baru ini memberikan tarif hemat untuk pemakaian 10 MB pertama akses data per hari sebesar Rp. 0.1/kB (setara dengan 100 rupiah per MB). Adapun bila pemakaian telah mencapai 10 MB maka berlaku tarif normal Rp. 1/kB.

Update lagi, 9 Juli 2008 :

Ada info promo baru lagi nih. Promo ini entah udah berapa lama, tapi kebetulan saya baru nemu sekarang. Intinya, Telkomsel kembali menawarkan promo untuk kartu prabayar berupa akses internet berbasis volume. Kalau sebelumnya di artikel saya tertulis bahwa Telkomsel prabayar hanya bisa memilih paket berbasis waktu, kini pemakai Simpati dan kartu As punya keleluasaan untuk memilih paket berbasis waktu atau volume. Sekilas mengenai paket ini : punya empat pilihan nominasi (mulai dari 5 ribu hingga 100 ribu inc. PPN), bisa memilih sistem one-time purchase atau berlangganan (via SMS), dan bisa cek sisa pemakaian via SMS. Untuk kelebihan pemakaian dikenai biaya Rp. 1/kB.

Nah, sekarang coba kita hitung lagi paket Telkomsel ini kalau dibandingkan dengan IM2 Broom. Pertama, kalau dihitung, IM2 punya kesamaan tarif per megabyte untuk pilihan nominal berapapun, yaitu sekitar 600 rupiah per MB. Sementara, Telkomsel memiliki tarif bervariasi tergantung nilai paket yang dipilih. Kalau dihitung, biaya per MB bervariasi mulai dari 1000/MB (paket 5 MB), 666/MB (paket 30 MB), 500/MB (paket 100 MB) dan yang termurah : 333/MB (paket 300 MB). So, untuk pilihan nominal 50ribu dan 100ribu, Telkomsel rasanya lebih hemat bila dibanding dengan IM2.

Update lagi, 20 Oktober 2008 :

Kini IM2 telah menyediakan paket prabayar unlimited, suatu alternatif menarik karena fasilitas akses tanpa batas kini bisa dibeli secara eceran (prabayar). Tak perlu daftar, tak perlu berlangganan. Cukup beli perdana IM2 Broom Unlimited (150 ribu), aktifkan, dan masa aktifnya akan habis satu bulan setelah pertama kali aktivasi. Setelah itu, kita bisa membeli isi ulang senilai 100 ribu untuk bisa lanjut internetan, atau bila belum diisi ulang bisa disimpan dulu hingga 180 hari sebelum akhirnya nomor tersebut hangus. Tentu paket ini bukan untuk mereka yang mengedepankan kecepatan, karena akses unlimited ini maksimal hanya 256 kbps bahkan bisa turun hingga 64 kbps bila pemakaian telah mencapai 2 GB perbulannya. Tapi bayangkan, inilah prabayar pertama di Indonesia yang menerapkan paket unlimited. Kita tunggu reaksi Telkomsel ya..

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

27 thoughts on “Internet broadband memakai GSM prabayar”

  1. lumayan kalo pake 3g 11000 ..rb an buat berselancar ke belahan allam kallo nggak kita mesti gimana teradisional belajar sama guru yang tradisional juga itu bisa bahaya cuma masalah saling lirik mata aja bisa berantem…itu aja cerita semasa saya kuliah dengan orang yang gak suka internet….

  2. kalo Gue ni …dirumah pake GSM Prabayar& Modemnya pake N70 Lumayan biar kate pake layanan GPRS berhubung 3G Belum ada diwilayah gue Bojongpicung-cianjur. tapi buat berselancar didunia maya selama 4,5 jam gue cuma beli pulsa GPRS Yang Rp. 5000 aja Lumayan cing…daripada kewarnet yang tarif rata-rata Rp. 3000/jam.. lo bisa htung biaya untuk 4,5jam X 3000 Berapa ????………….bagi kalian yang ingin mencoba. siapkan Hp N70 / Nokia / Soni Yang ada Bluetooth nya. lalu seting internetnya ( GPRS ) : Username & Password Lo Ubah jadi : indosat@durasi. dengan layanan dial-up. tu juga kalo dirumah lo ada komputer & ada bluetooth nya. Selamat mencoba………………..By F14N Nak Cianjur.

Comments are closed.