Pilih-pilih DSLR Canon ekonomis di 2008

Minat pasar yang tinggi akan sebuah kamera DSLR yang praktis, mudah dan terjangkau, membuat peta persaingan kamera DSLR entry level semakin memanas. Tahun ini Canon tampaknya semakin serius untuk merajai pasar kamera DSLR entry level dengan meluncurkan produk anyar EOS 1000D, meski sebelumnya Canon baru saja meluncurkan EOS 450D. Langkah Canon ini menimbulkan pro kontra di kalangan fotografer dunia, mengingat peluncuran dua varian kamera sejenis pada waktu yang berdekatan, agak mengesankan langkah panik dari sang produsen kamera papan atas ini dalam menghadapi persaingan (mirip seperti pro kontra saat peluncuran Nikon D60). Lantas bagaimana konsumen yang sedang berencana memilih DSLR entry level dari Canon ini menyikapi banyaknya pilihan yang ditawarkan?

<<Untuk melengkapi artikel ini, saya memasukkan juga EOS 400D yang selama ini telah menjadi favorit para pecinta DSLR Canon entry level>>

Oke, langsung saja kita mulai kepada summary dari ketiga varian EOS ekonomis ini.

EOS xxx compared

Canon EOS 400D : Kamera DSLR dengan sensor CMOS beresolusi 10 MP, sistem anti debu, layar LCD 2.5 inci, memiliki 9 titik AF, belum ada fitur live-view, memory card jenis Compact Flash, baterai berdaya 720 mAh. EOS 400D ini menjadi DSLR ekonomis yang laris berkat fiturnya yang lengkap (meski minus opsi spot metering) dan harganya yang terjangkau. Pesaing utamanya adalah DSLR ekonomis yang sama-sama belum dilengkapi oleh fitur live-view seperti Nikon D40x, Pentax K200D dan Sony A200.

Canon EOS 450D : Penyempurna EOS 400D dengan menaikkan resolusi menjadi 12 MP, layar 3 inci, menambahkan sistem live view, tetap dengan 9 titik AF, kini dengan opsi spot metering, fitur baru Auto Lighting Optimizer dan Highlight Tone Priority, memakai memory card jenis SD/SDHC, baterai berdaya 1.080 mAh dan kini dapat menampilkan nilai ISO di viewfinder. Dengan spesifikasi (dan harga) dari 450D ini ternyata Canon justru hampir menempatkan 450D pada jajaran DSLR semi-pro (padahal di kelas semi-pro Canon sudah memiliki EOS 40D), sehingga bila dilihat fiturnya, 450D bahkan berani diadu dengan Nikon D80, Pentax K10D/K20D, Olympus A520 dan Sony A300/A350.

Canon EOS 1000D : Akibat penempatan 450D yang ‘serba salah’ telah memaksa Canon untuk membuat satu lagi DSLR yang benar-benar ekonomis, yang ditempatkan diantara 400D dan 450D. Penamaan 1000D sendiri banyak membuat pertanyaan para pecinta Canon, bahakan ada yang mengatakan kalau sebaiknya EOS baru ini dinamai 425D saja. Cukup wajar memang, mengingat spesifikasi dan fitur 1000D ini berada diantara sang kakak 400D dan 450D, seperti resolusi 10 MP, layar 2.5 inci, dilengkapi fitur live-view, hanya 7 titik AF, tanpa opsi spot metering, tanpa wireless remote release, dilengkapi fitur Auto Lighting Optimizer (namun tanpa fitur Highlight Tone Priority), dapat menampilkan nilai ISO di viewfinder dan ditenagai baterai berdaya 1.080 mAh. Satu hal yang perlu dicermati, EOS 1000D secara material body benar-benar plastik, tanpa ada penambahan karet di bagian belakang (seperti 400D) atau di bagian depan dan belakang (seperti pada 450D). Tak disangkal lagi, 1000D diyakini adalah jawaban Canon untuk bersaing dengan Nikon D60, Pentax K200D dan Olympus E420.

Ketiga varian DSLR Canon EOS seri ekonomis tadi mungkin akan membuat bingung para konsumen, calon pembeli DSLR Canon entry level pertamanya. Setidaknya bagi yang saat ini berencana akan membeli EOS 400D atau 450D, mungkin akan jadi berpikir dua kali dengan hadirnya EOS 1000D. Semoga saran saya di bawah ini bisa membantu memudahkan anda dalam memilih kamera yang tepat :

1. Pilihlah EOS 400D jika anda :

  • perlu membeli kamera saat ini juga
  • memiliki dana yang terbatas (kemungkinan harga 400D akan turun dengan hadirnya 1000D)
  • tidak memerlukan sistem live-view
  • tidak keberatan dengan ketiadaan opsi spot metering
  • telah banyak mengkoleksi memori Compact Flash
  • perlu continuous shooting 10 file RAW sekaligus
  • tidak memerlukan fitur auto ISO adjust
  • tidak keberatan dengan daya tahan baterainya yang hanya 720 mAh

2. Pilihlah EOS 450D jika anda :

  • perlu kamera dengan resolusi 12 MP
  • perlu A/D conversion 14-bit (untuk dynamic range yang lebih baik)
  • perlu sistem live-view
  • perlu opsi spot metering (kebanyakan fotografer profesional perlu)
  • perlu LCD berukuran 3 inci
  • perlu fitur Auto Lighting Optimizer
  • perlu fitur Highlight Tone Priority
  • tidak masalah dengan harganya 🙂

3. Pilihlah EOS 1000D jika anda :

  • merasa cukup dengan resolusi 10 MP
  • perlu sistem live-view
  • tidak keberatan dengan 7 titik AF
  • tidak memerlukan wireless remote (namun remote melalui kabel tetap dimungkinkan)
  • tidak keberatan dengan ketiadaan opsi spot metering
  • tidak keberatan dengan bodi plastiknya yang tidak dilapisi karet (seperti EOS 350D)
  • perlu fitur Auto Lighting Optimizer
  • cukup sabar untuk menunggu tersedia di pasaran (sambil menabung…)

Pada dasarnya ketiga pilihan EOS ekonomis tadi hampir memiliki spesifikasi yang sama. Perbedaan yang saya sebutkan diatas adalah hal-hal yang mungkin bisa mempengaruhi keputusan seseorang dalam membeli kamera. Namun demikian, ketiga EOS ini tetaplah memiliki kesamaan fitur seperti :

  • sensor CMOS 22.2 x 14.8 mm (3:2)
  • dilengkapi sistem anti debu
  • Support EF-EFS lenses
  • shutter speed 30-1/4000 detik
  • ISO 100-1600
  • 1/200 flash sync
  • pentamirror optical viewfinder
  • AF assist memakai flash strobe

Demikian gambaran singkat dari ketiga EOS ekonomis dari Canon, semoga bermanfaat. Bagi para pembaca yang hendak menambahkan atau mengkoreksi silahkan meninggalkan komentar anda. Salam..

Update : Artikel berikut membahas lebih dalam mengenai Canon entry-level.

Advertisement

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

74 thoughts on “Pilih-pilih DSLR Canon ekonomis di 2008”

  1. murah bgt 4,5 jt untuk sebuah kamera semi profesional… SC nya pasti da tua bgt tuh kayak nya… kl menurut pendapat saya, mending nambahin 6 atau 7 ratus ribu lagi untuk 1000D baru… biar g begitu bingung cb buka dan liat perbandingannya di http://www.dpreview.com...

  2. ulasan mengenai kamera dslr ekonomis sangat menarik. saat ini saya menggunakan kamera prosumer sony H-7 dan ingin menggantinya dengan dslr dg pertimbangan kemudahan menggunakan fokus manual. ada pertanyaan penting sehubungan niat tersebut, apakah live-view itu? terima kasih sebelumnya

  3. live – view adalah penggunaan LCD sebgai pintu untuk pengambilan gambar pengganti view finder.. jadi LCD di sini tdk hanya bisa di gunakan untuk melihat settingan kamera kita dan melihat hasil gambar kita tp juga bisa di gunakan sebagai sarana untuk pengambilan poto…

    fungsi nya juga tdk terlalu berbeda dengan di saat kita mengmbil poto dgn menggunakan view finder… sama sama bisa menggunakan manual focus dan auto focus akan tetapi di saat kita menggunakan LCD (live view) ada 2 jenis cara auto focus yang ada disitu…
    pengambilan gambar menggunakan live view juga cukup menguntungkan bagi pemula atau yang masih bingung penggabungan antara 3 unsur potografi…karna pengambilan gambar menggunakan live view akan menunjukkan warna sesungguhnya dari gambarnya yang akan di ambil…

    tapi fasilitas live view ini tdk ada di 400D dan 450D.. btw, skrg harga nya da turun sekitar 4,5jt

  4. maaf mas2 semua mo tanya ne. saya berencana membeli eos 1000D. kalo cara mengetahui shutter count utnuk eos 1000d gmn ya?
    thx……

  5. yang canon 1000d brapa harganya bang? makasih
    trus klo mau beli yang murah dimana ya bang?

  6. tergantung mbak ada di kota mana…di jakarta saya bilang elyudin dan jpc kemang murah tp kl mbak nya ada di luar pulau jawa, sama aja, jd mahal lg kan karna kirim nya…

    kl harga 1000D da murah bgt, antara 4,2 ampe 4,4… ada beberapa toko online dan offline kl jakarta atau bandung (scr gw tinggal di wilayah itu jd tau nya cm daerah itu), kayak jpckemang.com, focusnusantara.com, http://www.kaskus.us/showthread.php?t=867534, camera.co.id…. atau kl offline nya bs ke jpc kemang juga, oktagon, kamal kl di bandung atau titan…

    tergantung bgt sebenernya, tergantung mbak ada dimana…

    1. kl sekarang harganya da 4 juta – 4,2 juta mbak… biasanya yg jual kirim pake jasa kurir yg cukup bervariasi harga nya… tp kl cari di jakarta paling 50 ongkos kirim nya…

  7. maaf..mau numpa nanya..nich?
    saya pemula, ada rencana mau beli kamera type DSLR, ada buget sekitar 5 juta-an
    mohon infonya kamera type apa yang bagus untuk pemula seperti saya

    trims

    sulaiman

    1. kl harga segitu ada 3 pilihan..
      1. Canon EOS 1000D sekitar 4,2 – 4,4 (tergantung beli dimana dan dpt apa aja)
      2. Nikon D3000 sekitar 4,4 juta
      3. Sony Alpha DSLR-A230L sekitar 3,8 – 3,9 juta
      4 Canon EOS 450D sekitar 5,9
      5. Nikon D60 sekitar 5,5 – 5,9 juta

      sisanya tinggal apa yang kamu butuh dari sebuah kamera atau kenapa kamu mau punya dslr…

  8. mau tanya mas,..bnuat fotografer pernikahan bagusnya jenis nikon berpa,..harganya berapa,…untuk alat2 seorang fotograafer kawin apa aja.seperti printernya pake printer apa,..harganya berapa…..

  9. lagi hunting-hunting artikel untuk panduan membeli DSLR perdana, dan jujur…puyeng setengah mampus mau pilih yg mana…..saat ini dalam list sudah ada Canon 450D dan 500D, Nikon D80….temen meracuni untuk pilih Canon 550D…baca sana sini…entry level macam Canon 1000D dan Nikon D3000 jg bagus untuk pemula….saya makin tuing-tuing jadinya secara jg tidak pnya pengetahuan mendasar untuk memilih DSLR yang baik dan cukup untuk kedepannya..

    mohon bantuannya dong….
    btw harga Canon 450D, 500D dan 550D terus Nikon D80 per sekarang berapaan ya?

    maaf terlalu banyak pertanyaan…maklum sedang dalam tahap bimbang yang menuju jangar..

    terima kasih

    1. tong jangar A’, kaleum we….

      450d dgn d80 skrg bisa dibilang agak ssh di pasaran nyari nya… d80 msh lbh mudah nyari nya, skrg harga br nya sekitar 8,3 sampe 8,4 dan kl 450d skrg 4,9 ampe 5 juta… 500d sekitar 6,3 dan 550 sekitar 7,7….

      cari tau dulu A’, bei kamera untuk apa ntar pasti tau sendiri hrs pilih yg mana…

      sharing aja… saya punya Canon 1 digit, Canon 3 digit dan 1000D… sekarang, untuk cari duit aku lbh banyak pake yg 1000D… konon sih entry level tp aku nyaman make itu, kl hasil nya tergantung kita nya…
      menurut aku canon di atas g punya perbedaan yg signifikan bgt, apalagi buat film (karna fungsi dslr buat mot0 bukan buat bikin film)… dan kl saya, kl Aa’ punya dana seharga D80 atau 550D, mending saya pilih 40D atau nabung dikit dpt 50D baru…

      kl pertama kali punya slr, 1000D da cakep tp kl da biasa make slr analog apalagi yg light meter nya mati… 1000D da cakep bgt…

      selamat beuki lieur jeng jangar….

  10. minggu maren iseng tanya harga, di kamal foto ama jonas (bandung) harga 1000D, 4,4 jt, dg bonus : memori, tripod, ama wadah , kalo di jonas ada bonus : privat fotografer gratis…..

    🙂

  11. mas,, lo skarang harganya canon 1000d brp?
    lo 400d brapa??
    enak pakai yng mana lo buat pemula.?
    belajarnya lebih mudah yang mana?

    1. 400D baru sdh g keluar lg mbak, kecuali kl mau yg second… dan harga secondnya pun (hampir) sama dengan 1000D baru….

      jadi kalau saya, kalau saya lo mbak ya… saya akan pilih 1000D aja….

  12. salam kenal bang..
    mw nanyain kamera dslr yang cocok buat pemula plus mau jadi photographer profesinal nantinya, yang cocok apa ya? pengennya punya NIKON tapi bingung mw pilih seri berapa.
    budget sekitar 4jt-5jt atau 5jt-10jt.
    kebetulan sy senang dg dunia fotography meski belum mempraktekkannya..
    mohon ulasannya dan berbagi ilmu bang. dan mau nanyain juga software untuk pengolah gambar selain photoshop untuk photographer pemula.
    tolong bimbingannya..
    thanks 🙂

  13. tanya pak: saya denger dari cerita temen, kamera ada batas jepretanya juga ya kayak printer? katanya kalau sudah lebih dari berapa ribu jebretan, tompol buat ngejepret itu ndak bisa jalan. (minta di reset) bener ndak bos? kalau bener berapa ribu jebretan? terus itu kamera udah dipakai berapa jepretan bisa dilihat ndak?

    thank

Comments are closed.