Banyak kejutan di Photokina 2008

Photokina 2008

Ajang akbar pameran digital imaging dan fotografi dunia, Photokina 2008, sedang berlangsung di Cologne Exhibition Center, Jerman sejak kemarin hingga 28 September 2008 mendatang. Even dua tahunan ini seperti biasanya, menjadi kesempatan bagi para produsen kamera digital untuk memperkenalkan teknologi baru dan produk barunya kepada konsumen. Khusus untuk pameran tahun ini, kejutan yang terjadi cukup banyak juga, terlebih sejak diperkenalkannya format baru Micro Four Thirds yang banyak menarik minat para fotografer dunia. Belum lagi terobosan dalam sensor SuperCCD baru dari Fuji, pemakaian sensor Foveon dalam kamera saku dan hadirnya sebuah program pengolah gambar yang profesional yaitu Adobe Photoshop Creative Suite 4.

Inilah beberapa berita yang cukup menggembirakan bagi dunia fotografi digital :

  • Leica memperkenalkan DSLR profesionalnya yang bernama Leica S2 dengan sensor yang 56% lebih besar daripada sensor DSLR Full frame. Sensor ini beresolusi 37.5 MP, dengan ukuran 30 x 45 mm yang lebih dari cukup untuk kebutuhan fotografi profesional.
  • Sigma memperkenalkan kamera-kamera baru dengan sensor Foveon X3 beresolusi 14 MP, yaitu Sigma SD15 (kamera DSLR) dan Sigma DP2 (kamera saku yang lensanya fix di 24,2 mm).
  • Nikon akhirnya bersedia membuat motor auto fokus SWM pada lensa primenya. Kali ini lensa Nikkor 50mm f/1.4G telah menyandang kode AF-S sehingga bisa dipakai di Nikon D40/D60. Sayangnya harga lensa fix ini hampir seharga Nikon D40 itu sendiri, duh Nikon…
  • Format Micro 4/3 yang diusung Olympus dan Panasonic telah menghasilkan sebuah kamera yang fenomenal yaitu Lumix G1. Hadir dengan lensa kit Lumix 14-45mm, kamera tanpa mirror ini memiliki ukuran yang lebih kecil dari DSLR terkecil di dunia, Olympus E410/E420. Sementara itu, Olympus menampikan prototype kamera saku Micro 4/3 yang tidak memakai jendela bidik, hanya mengandalkan layar LCD utama layaknya kamera saku pada umumnya.
  • Fujifilm memperkenalkan sensor baru bernama SuperCCD EXR dengan ukuran 1/1,6 inci beresolusi 12 MP. nantinya, Fuji meyakinkan kalau kamera Fuji mendatang yang memakai sensor ini mampu memberi kualitas foto pada ISO tinggi yang lebih baik daripada Fuji F31 yang legendaris itu. Selain itu, Fuji juga memperkenalkan teknologi foto 3 dimensi, yang diambil memakai 2 lensa layaknya mata manusia. Bila teknologi ini menajdi standar, maka nantinya kamera masa depan akan memakai dua lensa. Bayangkan bila sebuah DSLR memakai dua lensa 🙂
  • Dunia DSLR Full-frame mendapat banyak anggota baru, simak saja Sony Alpha A900 dengan resolusi tertinggi saat ini, 24 MP. Sebagai pesaing, hadir Canon EOS 5D mark II yang memakai fitur video pertama di format Full-frame. Tampaknya pesaing Nikon D700 semakin banyak nih…
  • Dunia DSLR pemula juga mendapat anggota baru, sambutlah Pentax K-m (pentax K2000) yang tampaknya meniru langkah Canon saat membuat EOS 1000D. Saat Pentax K200D (dan Canon EOS 450D) tak lagi terjangkau oleh kantong pemula, maka Pentax dan Canon harus berpikir untuk membuat satu lagi kamera yang benar-benar terjangkau. Oleh kamera itu, Pentax K-m ini harganya sama dengan EOS 1000D dan juga Nikon D60 di kisaran 6 juta plus lensa kit, cukup wajar dan bersahabat kan?

Ajang Photokina ini baru saja mulai, masih banyak kejutan yang akan ditampilkan disana. Untuk itu ikuti terus beritanya disini.

Update : Ajang Photokina 2008 telah resmi ditutup, berikut 10 produk favorit versi DP review :

1. Micro Four Thirds System and Panasonic G1
2. Nikon D90
3. Canon EOS 5D Mark II
4. Sony Alpha 900
5. Photoshop CS4
6. Fujifilm FinePix 3D prototype
7. Canon EOS 50D
8. Leica S2
9. Sigma 24-70mm F2.8 EX DG HSM
10. Canon EF-S 18-200 F3.5-F5.6 IS

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

9 thoughts on “Banyak kejutan di Photokina 2008”

  1. naksir pentax K-m..tapi demen juga alpha 200..tp budget masih lom nyampe hikz3x..tapi klo pentax k-m lebih mahal dari alpha 200 itu mah parah..demen pentax K-m karna pake batere AA..mungkin karna bawaan megang prosumer fuji s5600 yang pake batere AA kali ni..btw nice info boz.

    Kalo biasa pake baterai AA, pake DSLR pentax tentu terasa familiar. Pentax juga mantap lho, ada sistem IS pada bodi (sama spt Sony) dan pilihan lensa pentax yg bagus dan terjangkau banyak. Harapan saya, Pentax K-m (dan Canon EOS 1000D) akan turun harga di kemudian hari. Kalau harganya masihspt sekarang ini, orang akan cenderung ambil Pentax K200D atau EOS 450D sekalian.

  2. bos, knapa milih 450D daripada 1000D? klo slisih 2 jutaankan lumayan dapet lensa? mohon pencerahan

    1. Kalau dananya ada buat beli DSLR tentu 450D lebih baik karena lebih lengkap (termasuk ada spot meter) dan 9 titik AF (dibanding 7 titik). Belum lagi live viewnya lbh baik drpda 1000D. Tapi kalau dana terbatas bisa ambil 1000D plus lensa (selain lensa kit).

  3. Thanks mas 😀
    Mas Gaptek, seberapa penting spot matering? bisa ga ngakalin pake average materingnya si 1000D? klo buat foto siluet apa mmg harus pake spot matering? gimana dengan AFnya?
    Bingung ni mas, mo bli DSLR budget cuman 8jutaan mo bli 450D kit ato 1000D kit+lensa, menurut mas gimana?

    1. Spot meter bisa menghindari eksposure yang salah saat cahaya sekitar bisa menipu matrix metering dengan coverage area hanya 4 % bidang gambar. Siasat termudah dgn memakai center weight yang coveragenya 20% dari bidang gambar yang mendekati spot meter. Kalau masih belum tepat disa dikompensasi pakai Ev. Siluet sih sama saja, bisa main Ev diset minus atau manual mode dan lihat ke light meter.

      450D bodi only (6.7jt) memang masih lebih mahal dari 1000D kit (5.6jt), memang bisa saja beli 1000D kit atau bahkan kalau anda ada dana sekitar 7 juta bisa ambil 1000D bodi only (5 jt) plus lensa lain yg lebih bagus dari lensa kit yg seharga 2 jutaan.

    1. Kalo ngejar optik dan IS/USM : Canon 17-85
      Kalo ngejar speed/bukaan : Sigma 18-50 atau Tamron 17-50 f/2.8
      Kalo ngejar keduanya : Canon 17-55 f/2.8 🙂

  4. aku tau knapa mas gaptek senyum/ketawa (liat aja tuh avatar kuningnya) waktu ngomong “Kalo ngejar keduanya : Canon 17-55 f/2.8 “… ya iyalah….emang sangat highly recommended tapi harganya bo…. 11 jetian….hahahah…bener ga mas gaptek…..sorry ikut an aja neh….

Comments are closed.