Berbagai cara untuk mendapat panjang fokal 28-300mm

Fokal lensa zoom 28-300mm merupakan rentang favorit banyak orang, karena kemampuan lensa ini sanggup menjangkau area yang wide di 28mm dan sekaligus mampu menjangkau area tele hingga 300mm. Lensa zoom yang mampu mengakomodasi rentang ini dianggap lensa sapu-jagad, dan cocok untuk mereka yang hobi travelling. Banyak kemungkinan komposisi yang bisa dihasilkan dari rentang yang ekstra lebar ini, meski untuk kualitas optik terbaik tentu semestinya dihasilkan oleh lensa yang rentangnya sempit (atau bahkan fixlens). Terlalu naif bila ada yang berharap sebuah lensa zoom yang punya rentang fokal lebar tapi tetap dengan kualitas optik yang prima. Tentu ada kompromi kan..

canon-28-300

Di kesempatan ini saya cuma sekedar iseng saja, bagi yang penasaran ingin memiliki sistem kamera dengan rentang 28-300mm, barangkali inilah beberapa alternatifnya :

  1. Pakai lensa 28-300mm. Tentu saja, inilah pilihan paling mudah dan tepat. Bila anda punya kamera SLR film atau DSLR full frame, terdapat beberapa pilihan lensa 28-300mm seperti L series Canon EF hingga lensa ekonomis dari Sigma dan Tamron. Harga bervariasi tergantung merk.
  2. Pakai lensa 18-200mm. Kebanyakan DSLR di pasaran bersensor ukuran APS-C yang lebih kecil dari sensor full frame. Konsekuensinya, tiap lensa yang dipasang akan mengalami crop-factor antara 1.3 hingga 2 kali. Dalam kasus Nikon (DX), lensa AF-S 18-200mm seharga 8 juta akan terkena crop factor 1.5x menjadi 28-300mm bila dipasang di kamera DX (D40, D80 hingga D300). Bila anda memaksakan memasang lensa 28-300mm di kamera DX, panjang fokalnya justru berubah jadi aneh, 42-450mm.
  3. Pakai dobel lensa 18-55mm dan 55-200mm. Aduh, jangan dibayangkan kedua lensa ini disambung jadi satu. Maksudnya, pakai dua lensa secara bergantian sesuai keperluan, mau main wide hingga standar pakai saja lensa kit seharga 1 juta (18-55mm) atau kalau mau main agak tele bisa pakai lensa tele ekonomis seharga 2 jutaan (55-200mm). Gabungan kedua lensa ini menghasilkan kemampuan fokal 18-200mm yang ujung-ujungnya setara dengan 28-300mm (asumsi crop factor 1.5x). Untuk pemakai Olympus, tersedia paket dua lensa kit 14-45mm dan 45-150mm yang totalnya juga setara dengan 28-300mm (crop factor 2x). Dengan punya dua lensa, biayanya malah lebih murah dari satu lensa 18-200mm. Cuma ya itu, repotnya harus berganti lensa…(dan kemungkinan masuknya debu ke sensor).
  4. Pakai saja kamera saku. Salah satu kamera saku yang bisa memberi rentang (hampir) mencapai 28-300mm adalah Panasonic Lumix TZ5. Kamera mungil ini punya lensa buatan Leica yang mengagumkan, dengan kemampuan zoom 10x optik yaitu 28-280mm f/3.3-4.9 dalam bodi yang ringkas dan kompak. Sebuah kamera kecil yang mampu menjangkau area wide 28mm dan bisa zoom sampai 10x dengan stabilizer OIS pada lensanya, cukup sulit dipercaya kan? Kompromilah dengan kualitas gambarnya bila anda memutuskan membeli TZ5 ini. Dengan harga 3 jutaan, anda tidak harus memiliki DSLR dan lensa-lensanya yang mahal untuk merasakan rentang favorit 28-280mm ini.

Setidaknya itulah cara yang terbayang di benak saya. Anda punya cara lain?

Selamat tahun baru 2009….

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

21 thoughts on “Berbagai cara untuk mendapat panjang fokal 28-300mm”

  1. waduh mas..
    padahal sbntar lg udh mau beli fuji s100fs..
    baca artikel yg ini jd bingung lg..

    fuji s100fs vs olympus E420 (dobel kit)
    mending yg mna th mas ??
    (untung blm beli.. πŸ˜€ )

    Ha…ha…
    Tulisan saya ini iseng aja kok, cuma ngasih gambaran beberapa alternatif untuk bisa merasakan range 28mm sampai 300mm. Kalo pake S100FS kan rangenya lebih lebar, 28mm sampai 400mm, kenapa ragu? Nggak perlu gonta ganti lensa lagi.. Saya sih masih mending S100FS aja. Kalo mau main dobel kit Olympus, tunggu aja E30 keluar, ini baru DSLR mak-nyus dari Oly.

  2. ok dh mas.. (gampang bgt trpngaruh.. hha..)
    barusan sih liat dpreview, tpi malah makin bingung..
    E30 ? ga deh, hargany jauh dr 6jt.. lgian kn msh bru blajar..

    kmren2 udh mw beli tapi ga jd.. yh pling mnggu ni.. πŸ˜€ πŸ˜€
    jdi pinjem ga mas?? hhahaha..

    slmet thun baru 2009 !!

    Met tahun baru juga…
    Ntar kalo udah beli kasi kabar ya, penasaran nih…

  3. A o, mas bro lam kenal. Aq baru loch didunia maya ini, baru beberapa bulan. Maaf aq nyasar, soalnya aq termasuk yang GAPTEK, mo nyari tutor WordPress pake operamini 4.2, eh malah nyasar kesini. Ngga’ apa2 kan? O ya Met Taon Baru bro. Thanks.

    Welcome deh. Admin WordPress antarmuka baru ini rada repot kalo diakses pake opera mini, saya biasanya approve comment cukup dari HP sekarang harus pake PC. Saya sudah komplain ke pihak WP tapi tdk direspon. Met tahun 2009..

  4. yaah..mas..
    ga jd beli s100fs mlah beli samsung GX-10 seharga 6.5jt.. (gara2 kkak sy!!)
    padahal kan GX-10 kluaran 2006..
    😦 😦 😦

    mnurut mas GX-10 + lensa kit 18-55 cukup baik buat saya yg pemula? (ga dpt lensa super zoom s100fs dh)

    Gak ambil GX-20 aja?
    Lensa kitnya Schneider D-Xenon f/3.5-5.6 diameter 52 inci bukan? Saya gak gitu kenal jajaran lensa samsung, tapi kan bisa pakai lensa SMC-Pentax ya? Jadi saya yang banyak nanya.

  5. abisny saya bner2 ga ngrti soal samsung..
    iy itu kit lensny.. Pentax? Kykny sih bisa.. baru cari2 di google katany pentax K10d = samsung GX 10..(bener2 mirip lho mas!! saya jg kaget)

    btw, bokeh dr kit lens kliatan kurang bagus ya? atau saya yg msh bnr2 pemula? πŸ˜€
    ya udh dh mas..sering2 bagi ilmu aja..hhe..

    Lha memang GX10 itu kembarannya K10d. Lensa kit memang kurang bagus bokehnya, saya sudah buktikan lewat tes ini.

  6. ola om… saya baru belajar dslr ne.. sy pk nikon d60 lensa standar 18-55… sya mw ambil lensa tele.. kira2 merk ap y yang mentok smpe 300mm tapi harganya ekonomis… maklumlah om saya msh mahasiswa… jd musti nabung lama buat bli kmera n kitnya…hehehe mohon saranya y om….
    thankz bgt…

    Kalo cukup mpuas dengan tele 200mm (setara 300mm) sih ambil 55-200, bisa nikon atau sigma.
    Kalo mau yg 300mm (setara 450mm) sih bisa ambil nikon atau merk alternatif seperti tamron/sigma.

    1. oom kalau sigma 70-300 4.5,6 dg macro legih baik mana y oom hasilnya dibanding nikon af 55-200…

      thanks y oom…

  7. Om…saya bingung neh mo beli Panasonic Lumix TZ15
    atau Sony T500.
    ngebetnya sih TZ15 (zoomnya gede :D), tapi msh blm yakin? (kualitas gambarnya bagus mana?
    bantuin donk???

    1. Untuk lebih mantap coba bandingkan sample foto keduanya, amati ketajaman, warna dan eksposure, lalu kinerja ISO tinggi juga. Banyak kok di internet.

  8. mas gaptek,saya punya eos 450d,lensa tele jenis apa yang harus saya beli jika ingin rentang 28-300?saya pernah ditawari lensa canon 55-250is,apakah lensa itu bagus?

    1. Tentu saja lensa 18-200 IS yg akan setara dgn 28-300 di DSLR canon. Kalau mau pake 55-250 IS tentu tetap pakai lensa kit utk widenya (18-55), dan lensa tele 55-250 IS ini tergolong bagus dan murah.

  9. terima kasih atas jawabannya yang sangat membantu.tapi apakah ada lensa 28-300 yang dapat digunakan pada kamera saya dengan harga yg relatif murah namun kualitas baik?

  10. halo mas gaptek..
    saya lagi belajar tentang fotogaper , saya masih ga ngerti mas, lensa wide 28 mm atau zoom bisa sampai 300 mm itu maksudnya apa? kok satuannya mm? klo cm bisa ngambil foto dengan lebar 28 mm kan sempit. mohon penjelasan mas. maaf mas klo pertanyaan saya terlalu gaptek.

    1. Soal lensa sih bukan soal gaptek atau tidak, tapi seberapa tahu dia akan dasar fotografi. Kalau yg belum tahu memang bingung akan istilah2 lensa, apalagi ada satuan mm dan sebagainya.

      Saran saya, coba diimbangi dgn membaca soal dasar fotografi supaya saat anda baca tulisan soal kamera bisa lebih paham.

      Intinya, mm itu menunjukkan panjang fokal lensa dimana awalnya mengacu pada format 35mm atau kamera film.

  11. ok, mas terima kasih
    sy coba dulu cari2x rferensi tentang fotografer, pengennya sih mau beli kamera dslr, tp sebelum beli saya coba cari informasi ttg hal tsb. seklai lagi terima kasih banyak. klo bisa ditambah artikelnya buat pemula kaya saya, mas.

  12. Mas, boleh saya tanya. Ingin beli lensa, msh agak bingung antara Tamron AF 18-200mm f/3.5-6.3 dan Tamron AF 28-200mm f/3.8-5.6. Utk harga 28-200 lebih murah, tetapi apakah 28mm itu sudah mencukupi wide nya utk digunakan sehari2 & traveling? Terimakasih..

    1. Lensa 28-200mm kalo dipake di DSLR full frame sih tdk mengapa, tapi di DSLR sensor APS-C spt canon, nikon, pentax atau sony, akan terkena crop factor jadi 42-300mm dan anda akan kehilangan kemampuan wideangle dari lensa tsb. Padahal salah satu gunanya kamera saat travelling adalah memotret wide, sehingga saya lebih sarankan 18-200mm.

  13. berarti klo punya 28-300 bwt seri canon (crop faktor klo g salah 1,6) wah berarti jadinya
    45-480 ya…??

    and kit nya 18-55 = 29-88

Comments are closed.