Ponsel lawas pun bisa punya peta

googlemapsKepingin punya ponsel ber-GPS tapi tak punya dana lebih untuk ganti ponsel? Masih sayang sama ponsel lawas anda yang cuma bisa menjalankan aplikasi Java tapi ingin ponsel itu bisa menampilkan peta layaknya ponsel modern? Mungkin sebagian dari anda sudah tahu kalau aplikasi peta Google untuk ponsel berbasis Java sudah ada sejak tahun 2006 dan bisa diunduh gratis melalui browser ponsel. Bagi yang belum tahu, Aplikasi yang saya maksud adalah Google Map (for mobile) yang bisa diinstal langsung di ponsel. Program  ini kemudian disempurnakan di tahun 2007 menjadi Google Map 2.0 yang memiliki fitur baru dengan mensimulasi pemakaian GPS. Artinya, pada versi 2.0 ini kita bisa menemukan posisi saat ini kita berada  meskipun ponsel tersebut tidak memiliki fitur penerima sinyal GPS. Ini semua berkat teknologi prediksi lokasi berbantuan sinyal dari BTS terdekat. Meski tidak seakurat ponsel GPS beneran, tapi manfaat dari penentuan lokasi ini tentu amat banyak, apalagi bila kita masih asing saat berada di suatu tempat. Soal peta, Google memang punya database peta yang lumayan lengkap (namun jangan disamakan dengan peta buatan tim navigasi.net) karena database peta Google adalah untuk seluruh dunia sehingga tingkat detailnya tentu terbatas. Bila kita ingin melihat tampilan citra satelit layaknya memakai Google Earth, pada menu tersedia mode untuk beralih dari tampilan peta menjadi tampilan satelit.  Perhatikan kalau saat proses loading peta atau gambar satelit, ponsel akan mengirim dan menerima data GPRS ke operator selular layaknya kita mengakses internet. Maka itu bijaklah saat memakai aplikasi ini atau pulsa anda akan terkuras dalam hitungan menit.

latitudeNah, tanggal 4 Februari kemarin, Google Map meluncurkan generasi ketiga dari program ini dengan nama Google Map Latitude dengan ciri utama adanya ‘sentuhan’ social network berupa fitur untuk mengetahui posisi teman-teman kita yang ada di seluruh dunia. Layaknya Facebook, Google map versi terbaru ini akan menampilkan foto-foto teman kita di peta sehingga bisa diketahui posisi atau keberadaan teman kita saat ini. Tentu saja untuk itu anda harus memiliki akun Google terlebih dahulu lalu mengundang teman dan keluarga untuk bergabung dengan Google Latitude. Setelah mereka bergabung, anda dapat melihat foto mereka muncul di atas peta yang dapat diakses melalui ponsel (atau melalui PC). Dari situ anda dapat mengetahui di mana teman dan keluarga berada. Tidak hanya itu saja, setelah anda melihat foto mereka muncul,  anda bisa klik pada foto tersebut dan melakukan chat, mengirim SMS, email bahkan menelpon mereka. Petunjuk jalan pun tersedia di Google Maps jika anda ingin menemui teman anda tersebut.

Bagaimana jika anda termasuk suami-suami takut istri, ingin menyembunyikan lokasi tempat anda berada? Google Maps memungkinkan anda untuk mengatur tampilan lokasi tempat anda berada, sehingga hanya bisa dilihat oleh teman atau keluarga yang anda pilih. Aman kan?

Google Latitude telah tersedia untuk 27 negara dan dapat diakses melalui beberapa perangkat mobile, antara lain :

  • Perangkat mobile berbasiskan OS Android, seperti T-Mobile G1
  • BlackBerry
  • Perangkat mobile berbasikan OS Windows Mobile 5.0
  • Perangkat mobile berbasikan Symbian S60 (Nokia smartphones)
  • Pengguna Google.com dengan melalui iGoogle

So, melihat peta di ponsel bukan hanya untuk mereka yang berkantong tebal. Ponsel lawas pun, asal mendukung Java, bisa dipakai untuk peranti navigasi sederhana. Berbekal koneksi data GPRS (siapkan sejumlah pulsa ya…), program Google Map ini akan mencari letak posisi BTS terdekat, menampilkan peta yang sesuai dan kita serasa memiliki ponsel high-end dengan penerima GPS built-in. Anda sudah mencobanya?

Lebih jelasnya soal Google Latitude bisa membaca review ini.

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

One thought on “Ponsel lawas pun bisa punya peta”

  1. postingannya keren mas… bener2 membantu saya nich…
    klu g keberatan, ditunggu komentar baliknya…
    sebelumnya, makasih ya…..

Comments are closed.