Mereka yang ‘meradang’ setelah hadirnya EOS 500D

Canon sudah meluncurkan kamera DSLR EOS 500D dengan kisaran harga 10 juta plus lensa kit 18-55mm. Harga jual ini membuat 500D makin menjauhi arena entry-level dan makin merapat ke harga kamera DSLR kelas menengah. Tentu saja Canon mematok angka setinggi ini bukannya tanpa alasan, karena fitur full HD movie (terlepas dari frame ratenya yang cuma 20 fps) telah menjadi tag-line dari 500D ini, disamping sederet fitur lain seperti live view dan engine Digic 4. Pro dan kontra mengiringi keputusan Canon yang memberikan fitur movie di 500D, dengan positioning harga di 10 jutaan, tentu ada pihak-pihak yang ‘meradang’ baik dari kompetitor atau bahkan termasuk dari pihak Canon sendiri. Saya coba melakukan estimasi siapa saja yang penjualannya bakal terganggu dengan hadirnya 500D ini.

Pesaing dari Canon :

  • Nikon D90 : Sebagai DSLR pertama di dunia yang mengusung fitur movie, penjualan D90 bisa jadi terganggu oleh 500D karena dua hal : harga dan spesifikasi video. EOS 500D lebih murah dari Nikon D90, dan D90 hanya mampu menyuguhkan movie 720p sementara 500D sudah 1080p.
  • Lumix GH1 : Sebagai pendatang baru yang mengusung konsep Micro 4/3, Panasonic Lumix GH1 menawarkan solusi hybrid antara fotografi dan camcorder dengan sama baiknya. Masalahnya, biaya yang harus ditanggung konsumen untuk riset format baru ini membuat harga Lumix GH1 melambung di kisaran 12 juta sehingga penjualannya nanti akan mudah dipatahkan oleh 500D.
  • Olympus E-620 : Produk entry level yang disebut-sebut sebagai calon andalan dari Olympus ini bahkan belum masuk ke pasaran saat tiba-tiba Canon meluncurkan 500D. Dengan situasi seperti ini, Olympus bisa jadi harus merevisi target penjualan dari E-620 yang minus fitur movie ini.
  • Sony A350 : Dengan segmentasi kelas yang sama dengan 500D, produk unggulan dari Sony di kelas menengah bawah ini memang punya banderol harga di bawah 500D. Namun saya prediksi bisa jadi banyak orang yang rela menambah beberapa juta untuk mengambil 500D daripada Sony A350.

Dari internal Canon sendiri :

  • EOS 50D : Berbagi resolusi yang sama-sama 15 MP di keping sensor APS-C, 500D tampak seperti mini 50D namun plus fitur movie. Canon tidak tampak kuatir kalau penjualan 50D akan terganggu dengan peluncuran 500D, namun saya memprediksi bakal banyak calon pembeli 50D yang akan beralih ke 500D (kecuali mereka yang perlu bodi weather sealed, kinerja tinggi, viewfinder prisma, AF micro adjustment dan top status LCD). So, 500D saya yakini akan sedikit banyak merusak penjualan 50D.

Supaya artikel ini berimbang, saya sajikan juga prediksi akan produk DSLR yang justru bisa mengganggu penjualan dari EOS 500D :

  • EOS 40D : Inilah produk DSLR yang paling berimbang antara harga dan performa dan berada di kisaran harga yang sama dengan 500D. Bila bukan fitur movie yang jadi target utama anda, dengan harga 10 juta anda sudah bisa mendapat kamera DSLR yang sarat fitur, kinerja tinggi dan bodi yang kokoh tanpa harus menguras kantong terlalu dalam.
  • Nikon D80 : Produk DSLR Nikon paling populer ini masih tetap laris penjualannya meski telah dinyatakan discontinued. Dengan kualitas tinggi namun punya harga jual dibawah 500D, beberapa orang bisa jadi justru akan memilih DSLR lawas ini meski mungkin sudah semakin jarang ada yang jual.
  • EOS 450D : Inilah pesaing nyata dari 500D yang notabene adalah sang kakak kandungnya sendiri. Harapan banyak orang dengan hadirnya 500D justru turunnya harga 450D ke kisaran 6 jutaan sehingga tidak lagi harus bimbang memilih 450D atau 1000D. Dengan fitur yang lengkap dan sudah amat memadai untuk pemula, EOS 450D saya yakini akan membuat banyak orang lebih memilihnya ketimbang 500D.
  • Nikon D5000, produk Nikon yang ditujukan untuk menggempur EOS 500D. Untuk ulasan lengkap perseteruan keduanya, simak disini.

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

92 thoughts on “Mereka yang ‘meradang’ setelah hadirnya EOS 500D”

  1. dear mas Gaptek ,
    saya sudah pakai D500 sejak keluar perdana dengan lensa 18-200 hasilnya cukup memuaskan ,yang jadi masalah adalah ( baru kejadian tgl 14 Feb melakukan banyak foto2 (pulang jam 20,.00 dan tgl 15 Feb jam 09.00 ada kejadian di MMC-nya yang semula kalau ditampilkan di laptop selalu tampak DMIC 100 , DMIC 101 dan MISC , tahu2 pada saat dibuka
    hanya tampil DMIC dan MISC , dan semua gambar di kedua file (DMIC 100 dan DMIC 101 HILANG) , sudah coba menggunakan soffware Recovery MMC SD, data sudah bisa ketarik datanya tetapi dalam bentuk …………TMP (text) , bukan jpg , mohon bantuan informasinya , terima kasih
    (yoga)

  2. Mas… kalo Canon yang 50D sama 7D perbedaan kelebihannya banyak nggak? Soalnya selisih harganya lumayan tuh…. saya ada rencana mo beli yang 7D … tapi kalo ternyata fiturnya nggak jauh2 amat dari 50D kan sayang duitnya.

    Trims atas bantuannya.

  3. Mas,

    mana yang lebih bagus???

    Camera DSLR Canon atau NIKON?
    Terus,
    Mana yang lebih bagus,
    CANON EOS 500D atau CANON 7D??

    Sau lagi pertanyaan saya,
    Kalau CANON 500D di bandingkan dengan NIKON 5000D,
    mana yang lebih bagus???

  4. pengennya beli NIKON tapi familiarnya sm CANON, so bingung NIKON D90 ato CANON EOS 500D, duuuh… yg bagus yg mana duoong…

      1. kalo tentang shuter< itu bsa habis? sampe kapa ya?
        kalo uda hbs? ke toko trus service< ganti shutter aj ato gman?

  5. kalo menurut pengalaman saya, bagian paling utama dalam sebuah pemotretan adalah lensa. semakin bagus dan berkualitas sebuah lensa, maka akan memberikan hasil optimal.

  6. mas, kalo nikon d3000 dengan lensa 15-200mm, hasil jepretan bisa sebagus nikon d90 ga ya? maap pertanyaan newbie, thanks in advance.

    1. Lensa 18-200 kali? Pertanyaannya juga bikin bingung, hasil foto yg bagus ditentukan dari lensa dan kamera, jadi faktornya banyak.

  7. mas Gaptek, terima kasih untuk penjelasannya…

    kalo untuk investasi,.. secara pribadi pilih mana:
    Nikon D90 Lensa NIKON AF-S DX 18-200mm f/3.5-5.6G ED VR
    atau Canon 7D Lensa EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 IS.

    terima kasih

  8. halo sodara2 ,paling jos..ya pakai nikon D40,tapi lensa ganti 18-200 af..pokoke segala medan..indor oke ,outdoor oye…
    NB: aku beli nikon D40 bekas rp 3,1jt..
    lensa bekas juga nikon AF-S 18-200 rp 6 jt
    pokoke kalo buat hunting,bisa bikin meradang kamera2 lain yang mahal tapi masih pake
    lensa kit
    nomer 1 lensa diganti,yg kwalitasnya bagus
    kalo mau hasil gambar indoor bagus,jangan lupa masalah lighting di perhatikan

    ..INI SARAN SAYA..KARENA PROFESI SAYA ”TUKANG FOTO KELILING ”
    KADANG HARUS OUT DOOR BIKIN PRE WEDDING & INDOOR UTK FOTO LIPUTAN
    LENSA 18-200 AF BISA MEMENUHI KEDUANYA
    ……. THANK…….

Comments are closed.