Pentax K-7 : hadir untuk meramaikan persaingan DSLR kelas semi-pro

Peluncuran produk DSLR merk papan atas Canon dan Nikon seringkali dilakukan berbarengan. Di lain pihak, persaingan dua merk ‘oposisi’ Sony dan Pentax  juga tak kalah panas. Baik Sony dan Pentax juga menginginkan ‘kue’ penjualan yang tinggi di kelas DSLR sensor APS-C utamanya DSLR kelas low-end dan kelas mid/semi-pro. Bila kemarin Sony baru saja meluncurkan (sekaligus) tiga produk DSLR baru mereka, maka kini giliran Pentax yang baru saja mengumumkan sebuah DSLR kelas semi-pro baru (penerus K-20D) yang bernama Pentax K-7 (tampaknya tahun ini banyak yang menyukai angka 7 ya….). Pentax K-7 ini ditujukan untuk mengemban misi maha berat karena harus menjaga persaingan dengan banyak produk seperti Nikon D300 (dan bakal penerusnya nanti : D400?), Nikon D90, Canon 50D, Olympus E-30, S0ny A700 dan Sony A380 (yang baru saja diluncurkan).

Pentax K-7

Sekilas info saja, berikut daftar spesifikasi yang diusung oleh Pentax K-7 :

  • sensor CMOS ukuran APS-C, crop factor 1,5x, resolusi 14.6 MP
  • sensor shift stabilizer (sama seperti Sony dan Olympus)
  • bodi weather sealed magnesium alloy
  • LCD 3 inci, resolusi 900 ribu piksel, live view
  • HD 720p movie, 30 fps, HDMI out, stereo mic input
  • 0.92x pentaprism
  • 11 titik AF, 77 segment metering zone
  • 5.2 fps burst (15 RAW, 40 JPEG)
  • In-camera lens distortion and chromatic aberration correction functions
  • High Dynamic Range function, tiga foto digabung jadi satu foto HDR
  • $ 1300 bodi only

Strategi Pentax cukup cerdas untuk menjaga persaingan di kela semi-pro, namun membiarkan K-7 sendirian untuk bersaing dengan banyaknya kompetitor tanpa diimbangi dengan tandemnya (ingat pasangan K20D – K200D dan K10D – K100D?) akan menjadi hal yang berat bagi Pentax, maka itu menurut saya Pentax juga harus meluncurkan penerus K200D dalam waktu dekat (untuk bersaing dengan Nikon D5000, Canon 500D, Sony A330 dan Olympus E620). Sementara itu biarkan si anak bawang Pentax K-m diberi tugas untuk menghadapi Nikon D60, Canon 1000D, Sony A230 dan Olympus E-430.

Menurut saya, menjaga resolusi di bawah 15 MP seperti yang dilakukan Pentax pada K-7 ini cukup bijak mengingat sensor APS-C yang dipakainya, dan stabilizer pada sensor membuat semua lensa Pentax bisa menikmati efek stabilisasi pada bodi ini. Live view dan HD movie yang jadi fitur wajib DSLR kelas semi-pro juga menjadi nilai tambah K-7 ini, meski sayangnya K-7 ini tidak memakai LCD lipat / putar. Pemakaian 11 titik AF saya rasa sudah cukup mengingat 9 dianataranya sudah cross-type sensor. Fitur HDR mode cukup membuat saya penasaran mengingat biasanya teknik ini harus melalui Photoshop. Eksposure mode di kamera Pentax memang unik, dengan adanya mode khusus seperti sensitivity priority dimana kita yang menentukan ISO dan kamera yang menentukan nilai aperture dan shutternya.

Pentax 18_55 WRBodi weather sealed khas Pentax semakin lengkap dengan kehadiran 2 lensa baru yang juga kini sudah weather sealed, yaitu pasangan smc PENTAX DA18-55mm f/3.5-5.6 AL WR dan smc PENTAX DA 50-200mm f/4-5.6 ED WR. Kedua lensa ini bisa dipakai di kondisi ekstrim seperti saat hujan dan lingkungan berdebu seperti di padang pasir berkat konstruksinya yang dilapisi seal karet. Keduanya sudah mengusung motor micro SDM untuk auto fokus yang cepat dan senyap. Hebatnya, mounting keduanya pun sudah memakai logam dan juga tersedia distance-scale pada bodi lensa layaknya lensa kelas mahal. Sebagai bonus, tersedia lens-hood yang juga memungkinkan pemasangan filter CPL. Sayangnya keduanya hanya memakai 6 blade diafragma dan bahkan lensa 55-200 ini punya diameter filter yang amat kecil dengan 49mm (bukannya 52mm). Kedua lensa ini bisa menjadi lensa kit Pentax K-7 atau dibeli terpisah seharga $ 200 (18-55) dan $ 250 (55-200).

Advertisements

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

13 thoughts on “Pentax K-7 : hadir untuk meramaikan persaingan DSLR kelas semi-pro”

  1. mantap kameranya, viewfinder coveragenya 100% menyamai Nikon D300. Tinggal skrg liat kemampuan handle noise di iso tinggi gemana.

    1. Noise? Memangnya kritikal sekali ya itu bintik pasir di foto ?
      yang penting warna dan gradasi tonalnya aja apa smooth.

      Percuma koq noise rendah tapi perbandingan subjek foto dan latarbelakangnya flat (alias tidak berdimensi).

      1. untuk foto studio, still life dan pemandangan mungkin ga penting. Tapi untuk fotojurnalis : events, sports, music, dance, sangat penting. Profesional berani bayar mahal untuk kemampuan kamera mengatasi noise.

        Contohnya Nikon D300 dan D700 noisenya D700 lebih baik satu stop, feature lain hampir sama, tapi harganya beda hampir 10 juta rupiah, tapi tetap saja D700 dibeli banyak orang, dan adalah kamera full-frame terlaris tahun lalu.

        1. jurnalis ? untuk cetak ukuran koran seh masih aman koq.
          Noise itu bukan sesuatu yang haram koq.
          Saya berani bilang pake kamera lawas yang pasirnya betaburan di ISO tinggipun,
          masih oke koq dipakai selama jangan sampai fotonya pixelate.

  2. Mas Gaptek, maap agak OOT dikit nih, cuma mo nanya, kira2 kapan nih ditayangkan ulasan tentang filter. Thks before mas..

  3. Daripada berdebat, mari simak sampel foto dari K-7 ini : http://www.pentax.jp/japan/imaging/digital/slr/k-7/ex.html

    Mengingat sensor APS-C dan resolusi hampir 15 MP, mari tinggalkan ekspektasi yang terlalu tinggi pada High ISO performance dari K-7 ini, saya yakin it ain’t gets any better than 50D. Tinggal seberapa impressif fitur dari K-7 ini yang bisa jadi selling point dan apakah pentax akan membuat penerus K200D yang bisa jadi alternatif bagi pemula yang mencari “DSLR premium-entry level” (istilah saya sendiri nih…) seperti 500D, D5000 atau E-620.

  4. Mas tolong dong Review mengenai Pentax K-r, saya pingin punya DSLR, budget 7-8 juta.
    Awalnya pilihannya pada Canon/Nikon karena koleksi lensanya mayan lengkap, tapi setelah cari2 di internet, pilihan pindah lagi ke Sony SLT ato Pentax, setelah cukup lama cari2 info ternyata PENTAX lumayan (menurut saya) yang saya baca di beberapa forum dan termasuk comparasinya dengan Canon/Nikon, saya lagi bandingkan antara 550D vs D3100 vs Pentax k-r dan SLT A33, tapi dari segi harga dan peforma saya koq condong ke Pentax, karena pikir saya klo mo invest lensa biasanya tergantung dari merek kamera pertama yang dimiliki, rencana saya klo udah lumayan belajarnya mo ambil k-5 yang dari beberapa review benar2 sangat the best best buy dan perform. awalnya nekat mo ambil K-x tapi ternyata dah keluar K-r yang menyempurnakan kekurangan dari k-x terutama autofocusnya… dan katanya untuk high ISO PENTAX lumayan lebih bagus di kelasnya (dari harga)… tolong dong diulas mengenai pentax K-5 dan pentax k-r ini … makasih ya mas

      1. wah ..makasih mas ..atas infonya, K-5 emang mahal, tapi yang bikin saya suka itu barangnya taft juga ….cocok buat model saya … lagian mengingatkan saya akan IBM (sekarang Lenovo) yang kelas thinkpad, dimana modelnya dari dulu seperti itu (volvonya laptop) fokus utamanya yaitu security dan ketangguhan , karena klo perkembangan teknologi komputer khan cepat, tapi klo mo cari laptop tahan segala kondisi ya mahal…… jadi karena saya penggemar berat Thinkpad ..saya condongnya pada PENTAX (kayak Thinkpadnya DSLR)..
        Klo K-5 aku rasa harganya masih sepadan lah dengan material dan sealing systemnya.. (cuman aku gak tau standard IP untuk sealingnya sampe mana)
        …pilihan saya kedua SONY karena dari bbrp review koq camera brand lain pakai sensor SONY ?! (CMIIW) pikiran saya brarti teknology SONY selangkah di depan dalam hal teknology (elektricnya)…

        Saya dah baca mas reviewnya ttg K-r, menurut mas sendiri apakah K-r itu ergonomis? karena saya belum pernah coba pegang mas, saya cuman pernah coba pegang2 550D, SLT A33 dan D300 doank, apakah perbedaan dalam hal ergonomis dengan kamera yang saya sebutkan tadi ?

        Sori ya mas kepanjangan, ya beginilah lagi awal2 cari2 agama yang cocok buat DSLRku.. jadinya malu-maluin (dari pada sesat di jalan..menyesal kemudian)…

        Sekali lagi makasih ya Mas …
        Mas : mohon Japri Price utk k-r serta lensa 17-70, 70-300 (merek yang cocok dan murah ya mas, trus proses buyingnya gemana ?), jgn lupa ya mas …discountnya ….:)

    1. K-R sebagai mid level di atas K-x dan di bawah K-5.
      Menurut saya specnya cukup oke dan kualitas fotonya juga boleh diadu koq.

      Saya yakin gak akan salah memiliki K-r terlepas dari lensa yang lebih jarang dibanding Canon/Nikon.

Comments are closed.