LG Cookie Fresh, bakal sukses ataukah gagal?

Di pasaran sudah mulai ditemui si penerus keluarga Cookie dari LG yaitu LG Cookie Fresh (GS290) dengan layar sentuh. Produk yang memang ditujukan untuk merebut lagi kesuksesan sang kakak (KP500) rupanya justru disambut dengan berbagai kritikan akibat spesifikasinya yang sama saja bahkan cenderung menurun. Memang tidak banyak yang bisa dituntut dari sebuah produk dengan harga jual satu jutaan ini, tapi kita coba saja telaah apakah strategi LG khususnya dalam bersaing di pasar ponsel layar sentuh murah meriah ini bakal berhasil atau tidak.

Pasalnya di masa lalu, persaingan di kelas ini bisa dibilang dimenangkan oleh Samsung dengan produknya Star (S5230) berkat kejelian Samsung dalam mengenali kekurangan lawan. Kini setahun berselang, LG punya banyak waktu untuk memperbaiki diri dan diluncurkanlah tiga produk ponsel layar sentuh murah yaitu LG Cookie Fresh (GS290), LG Cookie Pop (GD510) dan Cookie Wifi (KM555E). Cookie Fresh sendiri ditargetkan akan bersaing dengan Samsung Genoa Champ sebagai ponsel kelas murah yang menawarkan kekuatan utama dalam berjaringan sosial.

Fitur dari LG Cookie Fresh sendiri diantaranya :

  • layar sentuh 3 inci resolusi 240 x 400 piksel
  • sensor accelerometer
  • kamera 2 MP
  • 3,5mm audio jack
  • social network termasuk akses langsung ke Facebook

Namun bila si Cookie Fresh ini dibandingkan dengan pendahulunya (Cookie KP500) tampak ada beberapa kekecewaan yang muncul seperti masih tanpa dukungan fitur 3G ataupun Wifi dan resolusi kamera yang turun dari 3 MP ke 2 MP. Hal yang cukup disayangkan juga adalah saat LG memutuskan untuk tidak memberi stylus pada Cookie Fresh ini, padahal dengan tipe layar resistive masih perlu memakai stylus atau benda berujung lancip lainnya sebagai sarana input (beda dengan layar capasitive yang peka akan sentuhan jari). Belum lagi ada yang mengabarkan kalau baterai 900 mAh pada Cookie Fresh ini cepat sekali terkuras. Intinya saya melihat Cookie baru ini bakal sukses tapi juga berpeluang gagal. Bila itu terjadi, maka mungkinkah LG akan mengandalkan penjualan LG Pop (GD510) yang dijual lebih tinggi namun juga tanpa fitur 3G dan Wifi? Paling LG akan mengandalkan Cookie Wifi namun sangat berat karena di kisaran harga hampir 2 juta Samsung sudah punya Monte yang lebih dulu populer.

Prediksi dan komentar anda?



Share

Advertisements

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

15 thoughts on “LG Cookie Fresh, bakal sukses ataukah gagal?”

  1. pngn bli HP tp bingung gan..
    antara Samsung Monte vs LG cookie wifi…
    help me pliiiizzz.. gan…..

  2. wah sayang sekali ya layarnya masih resistive pdhl samsung Genoa yg notabenenya cuma seharga 800 ribuan sudah pake capasitive, seharusnya dia bikin harga “Fresh” setara “Genoa”
    btw kok LG berani promosiin LG Fresh, POP dan WiFi pdhl barangnya belum ada! cuma ada yg POP aja itu juga kemarin cuma liat di PRJ….

  3. kemaren abis beli 1149
    lg cookie fresh
    warna meriah aku ambil yg white orange, menu keren, mudah dipake, browser bawaan lemot bgt, ga dpt memory waktu beli, aplikasi facebook, games nya seru, multi tasking jd bisa nyalain opmin, facebook, ebudy bareng2,,
    cukup puas deh ma lg cookie fresh

  4. kalo bandingin ya harganya yang sama/mirip

    di surabaya champ 800rb an
    ya memang lebih bagus fresh, harga pun lebih murah

    kalo sama sama 1,1 juta mending corby touch lah , udah pake teknologi capasitiv,fresh masih pake resistiv ,browser bisa jalanin buat doenload 4shared (counttime) dll .. layar fresh pun terkesan tidak penuh, masih ada slack tuh antar layar dan tombol ,jadi aneh gimana gitu

Comments are closed.