Huawei Ideos Android CDMA cuma 1,5 juta

Huawei Ideos adalah nama produk ponsel pintar dengan OS Android Froyo yang baru saja masuk ke pasaran Indonesia dengan harga jual cuma 1,5 juta. Di luar negeri, produk ini telah berhasil meraih ”Top Phones 2010” dari CNET Australia dan ”The Most Stylish Design – Digital Media Merit Award Asia” dari Devnet Shanghai, China. Untuk market dalam negeri Ideos hanya tersedia untuk jaringan CDMA dan ditawarkan oleh AHA dengan nama AHAtouch. Ponsel dengan lima pilihan warna ini sama seperti Android lainnya dengan berbagai fitur dan dukungan aplikasi berlimpah.

Ponsel Andorid ekonomis dengan layar tipe capasitive ini memiliki diagonal 2,8 inci dengan resolusi layar 320 x 240 piksel. Yang unik, pada bagian bawah layar ada tombol berbentuk lingkaran yang bisa dipakai untuk kendali 5 arah, membuat saya teringat pada tombol serupa di PDA iPAQ 2210 yang setia menemani saya sejak 2004 dulu. Terdapat kamera 3,2 MP di bagian belakang dan tersedia GPS untuk alat bantu navigasi.

AHA sendiri adalah operator internet nirkabel yang beroperasi di jaringan selular CDMA dan sudah mengusung teknologi terkini EVDO. Perusahaan milik Bakrie ini memang masih baru dan sementara hanya menjangkau pulau Sumatera, Jawa dan Bali dengan sinyal yang hadir di beberapa kota besar (untuk Sumatera baru di Medan saja).

Huawei Ideos bisa juga difungsikan sebagai hot spot portabel, jadi saat hendak mengakses internet memakai laptop misalnya, bila tidak mendapat sinyal WiFi maka cukup aktifkan fitur WiFi tethering di Ideos ini dan koneksi internet bisa dinikmati oleh maksimal lima perangkat. Bila beruntung mendapat sinyal EVDO maka secara teoritis koneksinya bisa mencapai 3,1 Mbps. Di bulan pertama setelah registrasi AHA, pembeli Ideos ini bisa menikmati gratis internet 2 GB hanya dengan mengisi pulsa 25.000 rupiah. Lumayan kan?

“Ini adalah ponsel cerdas Android CDMA pertama di Indonesia dan sangat cocok untuk kaum muda,” kata Riadi Sugihtani, Marketing Director Huawei Device Indonesia dalam siaran persnya. Begitulah, demam Android memang dimanfaatkan dengan baik oleh banyak produsen. Tapi kalau dengan jaringan CDMA, apakah Ideos ini bakal sesukses seperti di luar negeri yang memakai jaringan GSM? Kita tunggu saja.

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

4 thoughts on “Huawei Ideos Android CDMA cuma 1,5 juta”

  1. bukan inject, pakai kartu AHA… bisa buat telepon, bisa internetan, bisa wifi tethering juga…
    androidnya sudah 2.2 frozen yoghurt… kayaknya mengalahkan sam**ng i5503.

Comments are closed.