Yang perlu anda tahu tentang lensa wide

Lensa wide (atau wideangle) sesuai namanya biasa disebut juga dengan lensa (sudut) lebar. Makna dari lebar artinya bisa mencakup sudut gambar yang luas sehingga lensa ini bisa memasukkan area yang luas dalam satu bidang foto. Fokal lensa yang bisa dibilang lebar adalah antara 10-30mm, sementara dibawah 10mm sudah masuk kelas fish eye. Bila anda memakai lensa kit dengan fokal 18-55mm (yang akan setara dengan 28-85mm akibat crop factor) mungkin akan merasakan kalau lensa tersebut kurang begitu wide. Maka untuk kebutuhan yang lebih wide, orang lantas mempertimbangkan untuk memiliki satu lagi lensa wideangle.

Dalam bahasan kali ini pada dasarnya tidak dibedakan antara lensa wide fix dan zoom, namun kita tentu lebih suka dengan lensa zoom. Maka itu saya contohkan beberapa produk lensa zoom wide yang cukup populer seperti :

  • Tokina 11-16mm f/2.8 DX
  • Sigma 10-20mm f/3.5 EX DC HSM
  • Canon EF-S 10-22mm f/3.5-4.5 USM
  • Nikon AF-S 10-24mm f/3.5-4.5 DX

Yang pertama perlu anda ketahui tentang lensa seperti diatas adalah harganya yang mahal bahkan bisa lebih mahal dari harga kameranya 😦 . Padahal lensa wide tidak selalu dijejali bermacam fitur modern seperti stabilizer. Soal bukaan diafragma pun umumnya bukan yang bukaan besar atau konstan. Lalu apanya yang membuat lensa wide itu mahal? Mungkin jawabannya karena tingkat kesulitan yang lebih banyak dalam mendesain optik lensa wide. Optik lensa wide itu harus mampu memberi ketajaman yang baik dan sebisa mungkin terhindar dari purple fringing dan vignetting (area pojok yang lebih gelap).

Umumnya DSLR yang kita miliki adalah bersensor APS-C. Saat anda akan membeli lensa wide (misal lensa dengan fokal 10-22mm) jangan senang dulu dengan fokal 10mm itu, karena akibat crop factor maka 10mm itu setara dengan 15mm bila dikomparasikan dengan kamera film. Maka itu hindari lensa wide untuk full frame seperti 14-24mm karena nantinya akan kurang wide.

Oke, kita tinggalkan bahasan teknis yang memusingkan, kita bahas aspek fotografinya saja. Apa tujuan anda beli lensa wide? Kalau dibuat survey mungkin mayoritas akan bilang untuk mendapat foto landscape, sisanya mungkin untuk foto interior atau arsitektur. Oke, memang itu sebagian dari fungsi lensa wide. Tapi untuk lebih jelasnya bisa saya rinci lebih jauh begini :

Wideangle bukan sekedar memasukkan banyak elemen kedalam gambar

Kadang kita beranggapan lensa wide itu berguna untuk memasukkan sebanyak-banyaknya elemen ke dalam sebuah bidang foto. Tidak salah memang, karena berkat angle yang lebar maka lensa wide memang bisa melakukan itu. Namun dalam fotografi itu perlu yang namanya Point of Interest, dan mendapatkan PoI dari lensa wide lebih sulit karena bila kita kurang hati-hati maka foto yang kita hasilkan akan kurang menarik seperti contoh foto di atas. Kenapa? Karena bisa saja ada elemen yang tidak semestinya ada, justru masuk ke dalam frame dan mengganggu PoI.  Jadi dengan lensa wide, kita perlu lebih memahami dasar fotografi seperti komposisi, framing, PoI dsb.

Wideangle memberi kesan dimensi

Lensa wide punya ciri lain yaitu mampu memberi dimensi atau depth dari sebuah foto. Jadi fungsi lensa wide adalah mencoba menghadirkan suasana 3 dimensi dalam bidang 2 dimensi. Bagaimana bisa? Karena foto yang dibuat dengan lensa wide akan mudah dibayangkan mana yang paling depan (dekat ke kamera), mana yang tengah dan mana yang belakang (jauh dari kamera). Sebagai resikonya, benda yang terlalu dekat dengan kamera akan nampak sangat besar, sementara benda yang jauh akan nampak sangat kecil. Foto diatas saya ambil di pantai selatan Banten, namanya Tanjung Layar. Perhatikan batu karang besar yang menyerupai karang, aslinya batu itu sangat besar. Tapi karena saya pakai lensa wide, maka karang itu tampak agak kecil dan batu di depan (yang aslinya cukup kecil) jadi nampak besar.

Wideangle membuat efek distorsi

Ini adalah hal yang lumrah dari sebuah lensa wide, yaitu distorsi. Artinya pada bagian tengah lensa boleh jadi baik-baik saja, tapi di bagian tepi akan ada distorsi sehingga foto-foto tertentu akan nampak kurang natural, seperti foto potret dan foto gedung. Lain halnya untuk pemandangan (landscape) dimana distorsi yang terjadi bisa dianggap tidak mengganggu. Distorsi dalam arsitektur akan tampak pada garis tegak yang jadi miring, apalagi umumnya kita memotret bangunan tinggi dengan posisi berdiri di atas tanah. Maka yang tampak si bangunan akan nampak makin mengecil ke atas alias perspektifnya berubah. Foto masjid Bani Umar di Tangerang ini saya ambil dengan fokal lensa 12mm (setara dengan 18mm di full frame) , nampak begitu miring akibat distorsi lensa. Untuk mengatasi itu bisa dikoreksi dengan olah digital pakai plug-in koreksi perspektif di Photoshop, atau sekalian saja beli lensa Tilt Shift PC (Perspective Correction).

Itulah seklumit info yang bisa saya share soal lensa wide. Tidak banyak memang, karena saya juga bukan fotografer profesional dan cuma sesekali saja pakai lensa wide. Intinya, bila anda merasa cukup dengan fokal wide dari lensa kit anda, it’s ok. Tapi kalau anda merasa kurang, maka investasi ke lensa wide memang pilihan yang tepat. Apa yang saya tulis ini bisa jadi bahan masukan saja untuk lebih memaksimalkan lensa mahal tersebut.

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

40 thoughts on “Yang perlu anda tahu tentang lensa wide”

  1. Mantap mas…
    dah lama ni gak nulis artikel,hehehe…di mana iya saya bisa menemukan gambar yang berdimensi lagi? saya sendiri belum bisa merasakan gambar yang berdimensi itu, jadi saya ingin melihat lebih banyak lagi gambar berdimensi untuk dapat lebih merasakan perbedaannya gitu,makasih….

  2. 10-22 nya canon bukannya lensa aps-c yah ? dia kan efs. iya kalau nikon 10-24. itu baru lensa fullframe. 10mm di 10-24 jadinya cuman kayak 15mm aja

    1. Nikon 10-24 itu DX, sama seperti Canon EF-S 10-22. Jadi keduanya didesain untuk sensor kecil APS-C. Fokal paling widenya Nikon akan menjadi 15mm dan Canon 16mm. Tapi fokal segitu sudah cukup lah, rentang dibawah 24mm sudah tergolong ultra wide, sedangkan 24-28mm itu wide biasa spt di kamera saku dan lensa kit DSLR.

  3. mas sy punya nikon d3100+lens 70-300mm.Kl ngambil gambar objek sll hrs jarak jauh sekitar 7meter atau lebih apalagi kl objek yg difoto sampai 10 org berjajar.Ada g mas lensa(bkn lensa fix) yg bs ngambil objek spt yg sy jlskn td dg jarak tdk terll jauh.Atas jwbnx sy ucapkan terima ksih

  4. terima kasih infonya kang bisa jadi bahan wawasan kami dalam mengabadikan setiap moment .. weddingkarawang.blogspot.com

  5. Mas Gaptek, mo nanya ne mengenai lensa Nikon AF-S 40mm f/2.8G DX Micro, apakah lensa tersebut bisa dikomperatifkan dengan lensa nikon AF-S 35mm f/1.8G DX mengenaihasil kualitas gambar photo yang dihasilkan dari masing-masing lensa tersebut.
    termakasih atas jawabanya…

    1. Secara fokal mereka mirip, yaitu fix normal. Bedanya 35mm menang di bukaan lebih besar, kalo 40mm menang di focus distance yg bisa dekat.

  6. mantap…..kalau nikon d80 gunakan lensa wide ok ga,,,,,,bera[pa harga lensa wide standwr untuk foto rombongan lebih 50 orang

  7. aku mau tanya nih saya mau foto siswa perkelas agar masuk semua siswanya pakai lensa yang tipe berapa yah kamera saya 450D masih bawaan lensa 15-18 kalau ga salah jadi saya harus ganti yang berapa

    1. Untuk foto grup jangan pake lensa wide. Cari tempat yg luas, lalu usahakan mundur cukup jauh lalu pakai fokal normal antar 35 sampai 50mm. Ini akan memberi hasil foto yg lebih bagus daripada lensa wide.

  8. Mas Jadi kalo lensa 10-24 dx dipasang di Nikon d99(yang aps-c) akan mengalami crop factor juga dong?

  9. Mas, mendingan beli mana ya canon 10-22mm atau tokina 11-16mm, camera saya Canon 60D, kalau boleh tahu apa ya kekurangan dan kelebihan diantara 2 lensa itu. terima kasih ya mas untuk jawabanya nanti.

    1. Kalo pemakai Canon mending ambil EF-S 10-22mm karena harganya terpaut sedikit dgn Tokina, tapi memang Tokina 11-16mm f/2.8 menang di bukaan dan built quality.

  10. mas,,,, nanya.. saya pake canon 600d…kira2 mending pake yang mana mas…. kata temen saya kalo canon 10-22 kurang tajem,,,,kalo sigma 10-20 ama tokina 11-16 bagus mana???

  11. Nanya donk. Masih newbie nih.
    Rencana mau bli kamera samsung mirrorless nx1000. Bingung sama pilihan paketnya. Bagusan yg lnsa kit aja(20-50mm) ato yg paketan plus 16mm wide? Hrganya beda 1jtan gtu. Mohon sarannya. Thx

  12. mas, untuk kamera canon eos 60D, 18-200mm, Lensa wide type apa ya yang pas?
    saya butuh buat pemotretan sawah dan landscape karena sering dapet tugas dadakan dari kantor

    1. Sudah punya 18-200mm ya dicoba dulu untuk dimaksimalkan, secara widenya juga udah lumayan kok. Kalau kurang wide barulah pakai lensa wide seperti EF-S 10-22mm.

Comments are closed.