Contoh sederhana pemakaian filter CPL

Pemakaian filter jenis CPL (Circular Polarize) bertujuan mengurangi pantulan yang terjadi di air atau di kaca. Filter CPL dipasang secara screw-in di depan lensa layaknya filter ND atau filter UV. Bedanya, filter CPL bisa diputar sehingga kita bisa melihat hasilnya dengan memutar filter sebelum memotret. Filter ini agak gelap dan sedikit mengurangi cahaya yang masuk ke lensa, juga bisa membuat kesan langit lebih biru atau lebih kontras (tentunya juga dengan memutar dulu filternya dan lihat efeknya terhadap warna langit).

Dalam contoh sederhana kali ini, saya pakai filter Hoya CPL dengan diameter 77mm, lensa Tokina 12-24mm f/4 dan obyek foto adalah sawah yang tergenang air di siang hari. Pantulan langit begitu terlihat jelas di air dan ini adalah kasus umum yang kerap kita hadapi, sulit untuk memotret apa yang ada di balik air itu, seperti foto berikut ini :

Tanpa CPL

Namun dengan memasang filter CPL dan memutarnya hingga didapat efek terbaik, lalu saat foto diambil hasilnya jadi seperti ini :

Tdengan CPL

Hanya saja pemakaian filter CPL bisa membuat vignetting (area hitam di pojok) kalau pakai lensa yang sangat lebar seperti contoh lensa yang saya pakai. Hal ini bisa diatasi dengan membeli filter CPL jenis slim.

Sekian sharing dari saya, happy motret ya..

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

4 thoughts on “Contoh sederhana pemakaian filter CPL”

  1. mas gaptek boleh tau pake cpl hoya jenis apa? pro1? pro HD? atau cpl hoya slim yg murah tu? saya lg cari referensi buat beli cpl .. thanks sharingnya mas ..

Comments are closed.