Aplikasi BBM kini ada di Android dan iPhone

“Minta PIN-nya pak..” Kira-kira itu yang dulu sering saya alami kalau baru kenal dengan seseorang.  PIN yang dimaksud tentu bukan PIN ATM tapi PIN BBM, tentunya hanya dipunyai oleh pemilik ponsel BlackBerry, yang sampai detik ini saya belum pernah punya 🙂 Kala itu, kemudahan berkirim pesan lewat BBM adalah sesuatu yang sensasional, kalau boleh dibilang juga ekslusif. Belum lagi karena server yang dipakai ada di Kanada, maka memakai BBM itu keren dan sekaligus aman. Aman dalam arti data yang dikirim konon tidak bisa disadap oleh otoritas penyidik dalam negeri, maka katanya dulu kalau ada hal-hal ‘sensitif’ yang isinya takut bocor, biar aman lewat BBM saja. Duh..

bbm-vs-WhatsApp

Era BBM belum berakhir, walau sudah terasa jarang ada yang minta-minta PIN lagi. Ya karena jamannya sudah berubah. Android sudah terbukti merajai pasar handset dan BB semakin sepi peminat. Kini beragam aplikasi messenger (perpesanan) untuk Android bisa dipilih secara gratis. Untuk bisa chat, kirim-kirim gambar, bikin grup dan broadcast tidak harus pakai BBM. Jaringan yang dipakai juga bisa gabung dengan data, jadi menghemat biaya karena cukup satu pintu saja. Yang kerap jadi pertanyaan adalah bagaimana kalau pemakai Android dan BB ingin melakukan chat, karena PIN itu hanya khusus pemilik BB. Dulu sempat terbersit dalam angan saya, andaikata ada aplikasi BBM di Android, tapi mana mungkin. Untungnya  sejak beberapa tahun lalu, yang namanya WhatsApp dkk sudah bisa diinstal di BB, sehingga bisa jadi jembatan antar dua platform yang berbeda ini.

BBM Android

Lalu saat semua seperti sudah ada solusinya dan berjalan dengan apa adanya, tiba-tiba RIM memutuskan akan memberikan aplikasi BBM di Android (dan iPhone). Dengan tagline BBM for everyone, kini setiap orang, walaupun tidak punya ponsel BB, bisa mendaftarkan diri jadi member BBM dan mendapatkan PIN. Lalu, dengan mengunduh aplikasi BBM tiap orang bisa melakukan kontak dengan semua orang lain yang juga punya PIN BBM ini, gratis. Enak dong..? Tentu saja, kalau ini diluncurkan tahun-tahun lalu saat belum ada WhatsApp dkk. Kalau saat BB masih jaya dan memiliki PIN boleh jadi adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Tapi kini, pertanyaan terbesar setiap pemakai Android adalah, apakah saya perlu menginstal aplikasi BBM ini?

Tampilan BBM di iOS
Tampilan BBM di iPhone

Jawabannya tentu tiap orang berbeda. Bagi yang punya banyak kolega ber-BB, maka kabar BBM for Android ini adalah kabar baik. Bagi yang cukup puas dengan Whats App dkk, tidak usah  mendaftar jadi member BBM juga tidak masalah. Nantinya waktu yang akan membuktikan, mana yang dirasa lebih sesuai dan lebih baik. BBM mungkin menang dalam hal security, tapi kapasitas servernya masih tanda tanya besar. Dulu saja sudah sering down, bagaimana nanti?

So, walau terlambat, walau sudah banyak saingan, adanya BBM di Android merupakan sebuah pilihan yang berguna. Bisa jadi makin banyak orang beli Android karenanya, bisa jadi juga menyelamatkan RIM ke depannya. Atau sebaliknya justru ini akan jadi langkah blunder RIM yang membuat produk handsetnya makin tidak laku. Bila tidak dirasa perlu, ya tidak usah repot-repot mengkritik keputusan RIM ini, toh tidak ada yang dirugikan juga. Paling nanti akan mulai ramai lagi orang yang minta PIN, itu saja. Nah bagi yang ingin mengunduh aplikasi BBM di Android, pastikan versi Androidnya sudah yang ICS 4.0 keatas. Lalu Android di tablet sementara ini belum didukung. Untuk mengujungi laman Google Play Store klik disini, dan untuk membuat BlackBerry ID klik disini.

Update :

per tanggal 23 Oktober 2013 aplikasi BBM akhirnya bisa diunduh secara resmi setelah mengalami penundaan karena alasan yang tidak jelas.

BBM Android Tertunda dan Pernyataan Resmi BlackBerry

Dalam blog resminya, BlackBerry menjelaskan mengapa terjadi penundaan peluncuran BBM Android dan iPhone secara global.

Sebelum meluncurkan BBM untuk Android, versi yang belum pernah dirilis dari BBM telah bocor dan diposting secara online. BlackBerry mencatat ada lebih dari 1,1 juta pengguna aktif dalam 8 jam pertama saat bocoran BBM Android keluar. Hal ini luar biasa tapi menimbulkan masalah di sistem BlackBerry.

Ujung-ujungnya peluncuran BBM Android secara global menjadi tertunda. BlackBerry akhirnya mengambil keputusan bahwa pelanggan yang sudah dapat mengunduh BBM di Phone secara resmi dapat tetap menggunakan aplikasi tersebut. Sedangkan pelanggan yang menggunakan aplikasi BBM Android versi bocoran akan dinonaktifkan dan harus mengunjungi situs http://www.bbm.com untuk mendaftar dan mendapatkan update aplikasi BBM Android secara resmi.

Berikut pernyataan asli BlackBerry dalam blog resminya

“Prior to launching BBM for Android, an unreleased version of the BBM for Android app was posted online. The interest and enthusiasm we have seen already – more than 1.1 million active users in the first 8 hours without even launching the official Android app – is incredible. Consequently, this unreleased version caused issues, which we have attempted to address throughout the day.

Our teams continue to work around the clock to bring BBM to Android and iPhone, but only when it’s ready and we know it will live up to your expectations of BBM. We are pausing the global roll-out of BBM for Android and iPhone. Customers who have already downloaded BBM for iPhone will be able to continue to use BBM. The unreleased Android app will be disabled, and customers who downloaded it should visit http://www.BBM.com to register for updates on official BBM for Android availability.”

Setelah masalah ini bisa diatasi, perlahan-lahan BlackBerry akan mulai meluncurkan BBM ke seluruh dunia, sambil terus mengupdate ketersediaan BBM iPhone ke berbagai negara.

Advertisements

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

One thought on “Aplikasi BBM kini ada di Android dan iPhone”

Comments are closed.