Teknologi dan fotografi modern

Di jaman yang makin canggih ini saya kerap bertanya-tanya dalam hati, apakah teknologi masa kini mampu membantu untuk meningkatkan kualitas hasil foto kita? Kalau iya seberapa banyak?

Fotografi sejatinya adalah bahasan klasik, dengan penemuan kamera, teori cahaya dan eksposur, hingga kita kenal istilah ASA (kini ISO sensitivity), shutter speed dan aperture. Teorinya cenderung tidak banyak perubahan sampai saat ini, semisal kaitan shutter speed dan motion, atau hubungan antara aperture dan ruang tajam. Soal gelap terang bisa main ISO, atau atur kekuatan lampunya, bila justru terlalu terang tinggal pasang filter ND. Selebihnya tinggal mau fokus secara otomatis atau manual, dan kemudian tinggal jepret aja. Lalu dimana peran teknologi untuk improvement hasil foto kita?

Ya kita tetap harus akui bahwa kamera digital itu sendiri adalah perwujudan dari kemajuan teknologi, misal sensor modern yang kualitasnya sudah baik, auto fokus yang pintar, auto WB yang bisa diandalkan, bahkan adanya touch screen sangat membantu kemudahan kita memotret. Tiap tahun juga kemampuan dari kamera ditingkatkan, semisal kerapatan pixel (megapiksel), kemampuan ISO maksimum, kecepatan dan jumlah prosesor, dan tak lupa kualitas video 4K yang sudah umum belakangan ini. Intinya sih kecepatan komputasi dan software bakal menjadi faktor pembeda antara kamera modern dan kamera jadul.

canon-eos-5ds-custom-quick-menu-2

Saya pikir teknologi saat ini dan akan datang akan berdampak pada dua hal, pertama yang langsung berkaitan dengan hasil foto kita, dan kedua berhubungan dengan kemudahan pemakaian (user experience) yang membuat kita jadi makin senang jeprat-jepret.

Teknologi yang membantu untuk dapat kualitas foto (secara teknis) yang lebih baik misalnya :

  • High resolution photo, baik dengan kerapatan piksel yang ditambah (diatas 50 MP) atau dengan metoda sensor shift yang menggabungkan beberapa foto menjadi satu
  • scene mode yang lebih smart, tanpa perlu atur setting terlalu banyak
  • image setting yang lebih banyak parameter seperti pengaturan clarity, shadow, highlight sampai aneka creative filter yang bisa dicoba-coba
  • pengaturan dynamic range yang lebih baik, bisa dari penyempurnaan sensor atau in-camera HDR yang lebih efektif
  • fitur pengurang noise yang lebih cerdas dan tidak merusak detail dari foto
  • koreksi kekurangan lensa, misal auto distortion correction, pengurang vignet, menghilangkan chromatic abberation, sampai menambah sharpness
  • bisa jadi dengan software yang semakin baik, misal seperti di ponsel cerdas tipe tertentu, kamera digital juga bisa memiliki mode-mode ‘curang’ seperti bokeh effect sehingga hasilnya seperti pakai lensa mahal, atau fitur menghaluskan kulit wajah yang disukai ibu-ibu 🙂

img_12

Sedangkan teknologi yang membuat hidup kita lebih mudah sepertinya juga menarik untuk disimak, dan ini secara tidak langsung bisa membuat foto jadi lebih baik juga, seperti :

  • fitur peredam getar / stabilizer semakin canggih, kita bisa foto dengan shutter 1 detik tanpa tripod, atau rekam video sambil jalan kaki tapi hasilnya tetap stabil
  • kemampuan penggabungan foto, seperti in-camera panorama, multiple exposure, focus stacking, HDR, 360 VR sampai bikin video timelapse langsung di kamera
  • auto fokus makin akurat, makin cepat, dengan kemampuan tracking subyek bergerak dan mampu mengenali bentuk dan warna lalu menguncinya, serta mampu mengenali wajah yang diregister sehingga bisa memprioritaskan fokus ke wajah yang dikenalinya
  • foto dan video saat ini sudah menjadi 2 in 1, dengan merekam video kita bisa dapat foto juga khususnya kalau video 4K, jadi fitur seperti 4K burst photo, lalu post focus juga jadi sesuatu yang mungkin di jaman 4K ini (resiko kehilangan momen bisa dikurangi, juga kita bisa foto dulu lalu fokus belakangan)
  • konektivitas yang semakin lengkap, saat WiFi sudah jadi hal umum, demikian juga dengan GPS untuk penanda lokasi, ke depannya kamera dan ponsel bisa tetap terhubung misal melalui Bluetooth dan remote shooting seperti drone atau action cam sudah jadi hal yang memudahkan kita dalam memotret.

hqdefault

Mungkin teknologi yang makin canggih tidak banyak bisa menambah kualitas foto yang kita dapat, tapi setidaknya dia bisa membantu banyak hal, sehingga membantu mendapat foto yang lebih baik (secara teknis), berbeda dari yang sebelumnya dan tidak sampai kehilangan momen. Tapi perlu diingat kalau tidak ada teknologi yang asal jepret aja hasilnya bisa langsung bagus, untuk mendapat foto yang memuaskan tetap perlu vision yang baik, disiplin teknik (mengerti setting dan pengaturan kamera), intuisi untuk menemukan timing yang pas dan jangan lupa faktor cahaya yang tepat juga menentukan.

Rekaman video 4K yang dijadikan still image masih terlihat detail dan tajam
Rekaman video 4K yang dijadikan still image masih terlihat detail dan tajam

Menurut anda, teknologi canggih seperti apa yang bakal bantu anda bikin foto yang lebih baik?

Advertisements

Published by

Erwin M.

Saya suka mengikuti perkembangan teknologi digital, senang jalan-jalan, memotret, menulis dan minum kopi. Pernah bekerja sebagai engineer di industri TV broadcasting, namun kini saya lebih banyak aktif di bidang fotografi khususnya mengajar kursus dan tur fotografi bersama infofotografi.com.

3 thoughts on “Teknologi dan fotografi modern”

  1. Halo Mas Erwin, saya mau nanya diluar dari masalah ini. Menurut Mas Erwin lebih baik Canon Eos-M3 atau Sony a5100? Kebutuhan saya hanya untuk foto keseharian dan mungkin lebih sering ambil gambar saat malam. Mohon pencerahannya ya Mas Erwin. Terimakasih.

Any comment or question?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s