Bedanya lensa AF-S 55-200mm dan 55-300mm

Seiring dengan peluncuran DSLR Nikon D3100, Nikon juga meluncurkan empat lensa baru, tiga diantaranya berformat FX dan satu DX. Lensa DX yang diluncurkan kali ini masuk ke kelompok lensa tele-zoom murah meriah yang bernama AF-S DX 55-300mm f/4.5-5.6 ED VR. Rentang fokal yang ditawarkan memang cukup mengesankan dengan total zoom 5,5x zoom. Sebagai info, sebelumnya Nikon sudah punya lensa tele murah yang populer yaitu AF-S 55-200mm dan lensa tele FX yaitu AF-S 70-300mm. Bagaimana posisi lensa ini diantara dua lensa lain yang lebih dahulu ada, simak ulasan saya selengkapnya. Continue reading Bedanya lensa AF-S 55-200mm dan 55-300mm

Nikon AF-S 16-35mm f/4 VR, untuk siapa?

Inilah lensa baru dari Nikon yang cukup menghebohkan pemakai DSLR Nikon amatir maupun pro. Betapa tidak, inilah lensa Nikkor fix aperture f/4 yang ditunggu-tunggu banyak Nikonian, apalagi yang tidak sanggup membeli lensa fix aperture f/2.8 yang mahal. Belum lagi lensa ini begitu menggiurkan dalam hal fitur, sebut saja FX format, Nano Coating, VR dan distance scale window. Tapi saat melihat dari sisi lainnya, muncul tanya di benak saya, sebenarnya lensa mantap ini ditujukan untuk siapa? Continue reading Nikon AF-S 16-35mm f/4 VR, untuk siapa?

Peta lensa Nikon

Pernah bingung mencari lensa Nikon yang kompatibel dengan kamera Nikon kamu? Kini ada alat bantu untuk mempermudah navigasi lensa-lensa Nikon yang tersedia.

Dengan alat bantu ini, kita bisa lebih mudah mencari lensa Nikon yang tersedia sesuai kebutuhan. Untuk pemula, mungkin akan pusing pertama kali melihat begitu banyak istilah dan singkatan lensa. Mungkin ada baiknya mengunjungi Nikon lens glossary (bahasa Inggris) terlebih dahulu. Continue reading Peta lensa Nikon

Canon luncurkan EOS 7D plus dua lensa zoom EF-S baru

Kabar kalau Canon akan meneruskan EOS 50D dengan produk baru yang dilengkapi fitur HD movie kini terbukti sudah. Canon hari ini mengumumkan peluncuran EOS 7D (sempat diprediksi akan bernama EOS 60D) sebagai DSLR bersensor APS-C beresolusi 18 MP dengan fitur HD movie. Bila anda sempat menganggap kalau 7D itu adalah nama DSLR full frame seperti layaknya EOS 5D, sepertinya kali ini anda keliru. Canon (entah mengapa) justru memutuskan untuk memberi nama penerus EOS 50D ini dengan nama 7D, bukannya melanjutkan tradisi dua digit seperti sebelumnya.  Seperti yang kita tahu, EOS dua digit adalah DSLR kelas semi-pro dari Canon yang bersensor crop / APS-C. Continue reading Canon luncurkan EOS 7D plus dua lensa zoom EF-S baru

Mini review : Nikkor AF-S 18-105mm VR

Waktunya untuk membuat review lensa lagi… Kali ini lensa yang saya review adalah lensa kit dari Nikon D90 yang bernama AF-S 18-105mm VR. Lensa DX keluaran tahun 2008  ini menjadi lensa Nikon yang populer karena harganya yang terjangkau, rentang fokal yang lebar dan efektif, fitur VR dan punya bukaan diafragma f/3.5-5.6. Tak heran banyak pemakai DSLR Nikon DX yang menjadikan lensa ini sebagai lensa utamanya. Dalam membuat review ini, saya masih memakai kamera  Nikon D40. Apakah lensa kit D90 seharga 4 juta (kurang sedikit) ini layak dipertimbangkan sebagai lensa ‘all around’ anda? Simak review saya selengkapnya. Continue reading Mini review : Nikkor AF-S 18-105mm VR

Tamron SP AF60mm f/2.0 : buat makro oke, mau potret juga oke

Terobosan baru dilakukan oleh produsen lensa Tamron dengan meluncurkan lensa makro dengan bukaan ekstra besar, bernama SP AF60mm f/2 Di II LD (IF) MACRO 1:1 yang punya bobot cukup ringan, 400 gram saja. Lensa 1:1 yang didesain untuk DSLR APS-C ini punya tiga tipe mounting yaitu mounting Canon, Nikon (ada motornya) dan Sony. Keunggulan utama lensa ekonomis ini tentu adalah bukaan maksimalnya yang ekstra besar yaitu f/2.0 atau satu stop lebih besar dari pesaing yang umumnya di f/2.8 sehingga cocok dipakai di saat low light. Continue reading Tamron SP AF60mm f/2.0 : buat makro oke, mau potret juga oke