Terima kasih pembaca..

Antusiasme pembaca akan blog : dunia digital cukup mencengangkan bagi saya yang awalnya hanya mencoba menulis beberapa opini pribadi seputar fotografi dan teknologi digital. Meski tidak mencapai angka yang fantastis, jumlah pembaca tiap harinya lumayan banyak dan pada bulan ke empat sejak diluncurkannya, blog ini telah dikunjungi oleh lebih dari 5000 pengunjung. Tidak mudah untuk konsisten dan menemukan ide baru untuk terus menulis disini, terlebih disela waktu kerja yang padat dan berbagai kesibukan lainnya. Namun semangat ingin menyajikan informasi bagi pecinta teknologi digital, dan ditambah dukungan dari anda semua, saya masih terus menulis dan menulis disini. Continue reading Terima kasih pembaca..

Berlomba membuat lensa untuk Nikon D40/D60

Pemilik kamera DSLR Nikon D40 (update : dan penerusnya Nikon D60) pasti paham betul masalah utama yang mereka alami. Terbatasnya pilihan lensa telah membuat pemilik kamera DSLR Nikon ‘anak bawang’ ini kesulitan mencari lensa idaman. Memang Nikon telah menyatakan bahwa D40 sepenuhnya kompatibel dengan lensa Nikon baru dengan kode AF-S yang artinya terdapat motor auto fokus pada lensa, namun kebanyakan harga lensa-lensa ini tidaklah murah. Solusi lensa alternatif nan ekonomis seperti Tamron, Sigma dan Tokina jelas-jelas mati kutu bila dipasang di D40, alias sistem auto fokusnya tidak berfungsi. Padahal lensa-lensa tersebut tidaklah jelek, bahkan karena harganya yang lebih murah, penjualannya dapat menyaingi lensa-lensa Nikon. Melihat penjualan Nikon D40 hingga saat ini yang pesat, membuat produsen lensa alternatif mulai mengadopsi konsep motor AF pada lensa sehingga produk mereka dapat auto fokus di D40. Sebut saja Sigma yang pernah saya ulas di kesempatan sebelumnya, dan menyusul kini Tamron juga mulai mengikuti langkah Sigma. Continue reading Berlomba membuat lensa untuk Nikon D40/D60

Gebrakan Sony di dunia DSLR

Siapa yang tak kenal Sony, produsen elektronik rakasasa dunia asal Jepang. Tapi dalam urusan fotografi, kiprah Sony baru sebatas pada consumer market seperti kamera saku, handycam dan selular. Sedangkan dalam dunia DSLR Sony awalnya hanya menjadi produsen sensor APS-C CCD yang dipakai oleh DSLR Nikon. Kini setelah membeli divisi kamera dari Konica Minolta, Sony tampaknya benar-benar serius dalam dunia fotografi DSLR dengan menggebrak pasar dengan produk-produk barunya yang sarat teknologi anyar. Lantas dengan cukup percaya diri Sony akhirnya terjun di dunia DSLR dengan meluncurkan produk seri Alpha pada tahun 2006 silam yang bernama A100 yang sayangnya kurang sukses dalam penjualan. Padahal A100 cukup sarat fitur terutama adanya sistem stabilizer pada bodi dengan mekanisme sensor shift sehingga penggunan stabilizer tidak tergantung pada jenis lensa yang terpasang. Continue reading Gebrakan Sony di dunia DSLR

Pilihan kamera DSLR 2008 untuk pemula

Ingin terjun ke dunia fotografi? Tentu modal pertama yang harus dimiliki adalah kamera yang mampu mendukung kebutuhan dan kreativitas kita, dan itu umumnya adalah kamera DSLR. Meski awalnya kamera jenis ini berharga amat mahal, kini situasinya sudah banyak berubah. Bagi yang baru ingin mencicipi DSLR, atau yang memiliki budget terbatas, pilihan akan DSLR entry level adalah pilihan paling rasional. DSLR kelas ini menawarkan kemampuan dan fungsi sebuah kamera DSLR profesional namun dengan beberapa kompromi (baca : pengurangan) dalam fitur dan performa sehingga membuat harga jualnya dapat dijangkau banyak orang. Continue reading Pilihan kamera DSLR 2008 untuk pemula

Kamera DSLR anyar di 2008

Serbuan DSLR baru di tahun 2008 begitu gencar dan seakan berbarengan, menambah banyaknya alternatif pilihan bagi konsumen. Tren yang tercipta untuk tahun 2008 ini tampaknya mulai terbaca, seperti resolusi yang diatas 10 MP, fitur wajib anti debu dan live view, layar LCD besar, serta fitur baru untuk meningkatkan dynamic-range. Yang menarik, kini makin banyak produk baru yang menggunakan sensor CMOS menggantikan CCD, terutama untuk DSLR kelas menengah ke atas. Continue reading Kamera DSLR anyar di 2008

Nikon D60, pengganti Nikon D40/D40x

Artikel ini awalnya berjudul : Meramal pengganti Nikon D40/D40x. Karena akhirnya pada 29 Januari 2008 Nikon D60 resmi diluncurkan untuk menggantikan Nikon D40/D40x, maka artikel ini tidak saya hapus, melainkan hanya diupdate saja. Dengan demikian prediksi saya sebelumnya mengenai pengganti D40/D40x ini dapat dievaluasi mana yang benar dan mana yang meleset. Yah, namanya juga meramal, belum tentu 100% tepat kan? Baiklah, selamat membaca.

Setahun lebih sudah Nikon D40/D40x menjadi primadona DSLR murah yang laris manis. Sudah menjadi hal biasa pula bahwa untuk mempertahankan posisi dan pangsa pasar, produsen secara berkala meluncurkan produk baru dan men-discontinued produk lawasnya. Hal ini juga berlaku untuk Nikon D40/D40x yang gencar diberitakan di internet bahwa produksinya akan segera berakhir dan digantikan oleh generasi baru. Sedih juga saat membayangkan apabila Nikon akhirnya benar-benar memutuskan untuk menghentikan produksi D40/D40x, sebuah kamera DSLR yang telah begitu populer di kalangan fotografer pemula. Continue reading Nikon D60, pengganti Nikon D40/D40x