Focus 2008, JCC 12-16 Maret 2008

Focus 2008Focus 2008 menjadi ajang tahunan pameran terakbar untuk dunia fotografi di tanah air, diadakan di Jakarta Convention Center Senayan pada 12-16 Maret 2008. Pameran ini diadakan berbarengan dengan Pameran Komputer 13th Mega Bazaar dan Jakarta Audio Video Exhibition (JAVE) 2008. Pada even akbar ini seperti biasanya akan menjadi ajang yang tepat bagi para produsen kamera memamerkan produk terbarunya yang belum dipasarkan. Selain itu disini juga diadakan seminar, lomba foto dan workshop yang tentunya bermanfaat untuk para penggemar fotografi. Continue reading Focus 2008, JCC 12-16 Maret 2008

New digicams with slower lenses

This year the camera manufacturers announced their brand new digital cameras (digicams) that will be available in the market soon. As usual, they have more pixels, slightly redesigned body, more ‘bell-and whistles’, though nothing special on term of image quality so far. While we have already saw the ‘megapixel war’ last year, which bring nothing but confusion among most people and some of them have misleading the term ‘resolution’ as ‘image quality’ (remember : More pixels doesn’t mean better picture, and hopefully most people now be aware of this), now the quest for better image quality seems won’t reach the end, since the digicam manufacturers always tend to sacrifice image quality for cheaper cost production. They have already crammed a tiny sensor with more pixels for save production cost (resulting poor image at high ISO), now they make the situation worse with creating their new digicams with slower lenses! Continue reading New digicams with slower lenses

Mengenal ISO dan noise pada fotografi digital

Seringkali dalam dunia fotografi digital kita dibuat bingung oleh istilah ISO dan noise. Adakalanya dalam membeli kamera digital kita menjumpai sebuah kamera saku yang mengklaim mampu dipakai hingga ISO 3200 atau bahkan lebih. Atau pernahkah anda frustasi karena hasil foto yang diambil penuh dengan bintik-bintik noise yang mengganggu saat memakai ISO tinggi? Ada baiknya kita mengenal lebih jauh mengenai istilah-istilah ini agar nantinya motret makin PeDe.

Sebagai pembuka, bolehlah sekedar mengingat kembali bahwa dasar fotografi adalah bermain dengan cahaya, dimana banyak sedikitnya cahaya yang ditangkap oleh kamera dipengaruhi oleh berapa kecepatan shutter dan besarnya bukaan diafragma. Dalam era fotografi film dikenal dengan nilai ASA pada film yang menandakan sensitivitas film tersebut terhadap cahaya. Istilah ISO pada fotografi digital (mengacu pada standar ISO 12232) pun ekuivalen seperti ASA untuk film, dimana dalam hal ini ISO menyatakan nilai sensitivitas sensor pada kamera digital. Continue reading Mengenal ISO dan noise pada fotografi digital

Image Stabilizer, perlu atau tidak?

Satu hal yang kini banyak dijumpai pada kamera digital generasi baru adalah fitur ‘Image stabilizer’. Fitur ini seolah menjadi tren yang harus ada pada kamera generasi baru. Namun masih banyak juga kamera di pasaran yang tidak dilengkapi fitur ini. Seberapa pentingkah fitur yang satu ini dalam fotografi?

Panasonic menamai fitur ini dengan istilah ‘Mega OIS’ dan dapat ditemui di seluruh jajaran kameranya. Sementara Canon melengkapi sebagian kamera keluaran terbarunya dengan Image Stabilizer/IS, Pentax dengan Anti Shake/AS, Nikon dengan Vibration Reduction/VR dan Sony dengan Super Steady Shot. Menyusul merk lain seperti Olympus, Kodak dan Fuji juga melengkapi kameranya dengan stabilizer. Mari kita kenali lebih jauh tentang fitur ini. Continue reading Image Stabilizer, perlu atau tidak?