Fotografi : apa sih Shutter Count itu?

Salah satu penjelasan menarik mengenai Shutter Count yang banyak membuat penasaran para pemilik kamera DSLR. Saya reblog dari sebuah blog milik Puguh Indra yang Nikon D40 miliknya sudah mencatat pemakaian hingga 53 ribu kali jepret (wow..) !

Fotografi : apa sih Shutter Count itu? Beberapa waktu yang lalu ada seorang teman yang menanyakan sesuatu padaku.. “Apa sih Shutter Count itu? gimana cara ngitungnya kalau kita memakai DSLR?” Berhubung info ini sepertinya masih jarang diketahui bagi para pemegang DSLR yang masih seumur jagung (termasuk saya), mari kita bahas ramai-ramai saja yuk 🙂 Shutter Count pada intinya adalah umur dari … Read More

via boku no sekai wa.. subarashii

Dilema metering dalam penentuan eksposur yang tepat

Fotografi itu tidak bisa lepas dari yang namanya cahaya dan metering. Metering sendiri adalah proses mengukur seberapa terang objek foto supaya kamera bisa mendapat eksposur yang tepat (tidak over, tidak under). Mata manusia punya kemampuan beradaptasi pada berbagai tingkat intensitas cahaya sehingga meski berada di tempat terang atau temaram, mata kita masih mampu memberikan eksposur yang normal. Selain itu, mata manusia pun punya jangakauan dinamis (dynamic range) yang luar biasa baik, kita bisa melihat benda yang punya perbedaan terang gelap yang sangat lebar. Saat memotret, kita dihadapkan pada kenyataan kalau kamera, tak peduli seberapa pun canggihnya, tidak mampu menangkap segala keindahan yang bisa dilihat oleh mata.

Continue reading Dilema metering dalam penentuan eksposur yang tepat

Kamera kecil bersensor besar, ketika perang megapiksel mencapai titik jenuh

Perang megapiksel sudah mulai mencapai titik jenuhnya. Saya mengamati ‘peperangan’ ini sejak kehadiran kamera digital Kodak di tahun 2001 dengan 1 MP hingga kini tahun 2010 yang sudah mencapai resolusi 14 MP. Ada satu hal yang tidak berubah dari dulu, yaitu ukuran sensor yang dipakai. Anda bisa bayangkan, peningkatan dari 1 MP ke 14 MP pada keping sensor yang sama, bagaikan dulu biasa naik sedan berdua kini naik sedan diisi sepuluh orang. Persaingan memaksa produsen kamera bertindak seperti itu, meski kini mereka tengah kebingungan karena sudah tidak mungkin lagi menaikkan resolusi diatas 14 MP apabila ukuran sensor tidak berubah. Continue reading Kamera kecil bersensor besar, ketika perang megapiksel mencapai titik jenuh

Peta lensa Nikon

Pernah bingung mencari lensa Nikon yang kompatibel dengan kamera Nikon kamu? Kini ada alat bantu untuk mempermudah navigasi lensa-lensa Nikon yang tersedia.

Dengan alat bantu ini, kita bisa lebih mudah mencari lensa Nikon yang tersedia sesuai kebutuhan. Untuk pemula, mungkin akan pusing pertama kali melihat begitu banyak istilah dan singkatan lensa. Mungkin ada baiknya mengunjungi Nikon lens glossary (bahasa Inggris) terlebih dahulu. Continue reading Peta lensa Nikon

Polling : foto ISO 800 terbaik menurut anda

Baru saja DCRP me-review kamera saku Sony DSC-WX1 yang menjadi kamera saku Sony pertama dengan sensor Exmor-R  back-illuminated. Sensor ini secara teoritis diyakini mampu memberi kinerja ISO tinggi yang lebih baik dari sensor CCD/CMOS biasa berkat sensitivitas yang lebih tinggi terhadap cahaya. Artinya, harapan mendapatkan hasil foto yang rendah noise pada kamera saku semakin mendekati kenyataan. Setidaknya usaha yang dilakukan Fuji dengan sensor EXR telah memberi angin segar, dan Exmor-R dari Sony ini juga semakin membuat saya bersemangat. Continue reading Polling : foto ISO 800 terbaik menurut anda

Daya tarik si titik merah

Leica_logoTanggal 9 September 2009 kemarin, si titik merah (Leica) meluncurkan dua kamera canggih baru. Kamera kamera itu adalah Leica M9 dan kamera ringkas Leica X1. Leica M9 adalah kamera digital rangefinder (bukan SLR), artinya, fotografer tidak melihat subjek langsung dari lensa, tapi melalui ruang bidik terpisah. Continue reading Daya tarik si titik merah