Ponsel keren cuma sejutaan

Jaman sekarang ponsel sejutaan aja udah keren. Walau begitu keren luarnya belum tentu keren juga dalamnya. Misalnya pakai RAM setengah giga, jelas tidak keren. Memang saya tidak berharap muluk-muluk, tapi bolehkan untuk produk di tahun 2015 ini kalau bisa murah tapi mantap, misal prosesornya kencang, layar jernih dan kameranya bagus. Adakah?

Trio Android One : Dukungan dari Google

Nexian-Journey-OneSoal ini sudah pernah saya ulas disini, intinya (sementara ini) ada tiga vendor yaitu Nexian Journey, Mito Impact dan Evercoss One X yang dipilih oleh Google sebagai pionir Android One di Indonesia. Ditujukan untuk segmen bawah, Android One punya persyaratan spek cukup berat dan ketiga ponsel ini sama-sama punya layar 4,5 inci, prosesor quad core Cortex A7, RAM 1 GB, 8 GB ROM,  dual SIM dan Android Lolipop terbaru. Harganya? Setahu saya sih dibawah 1,2 juta.

Duo Nokia Microsoft Lumia 435 dan 532 : OS Windows terbaru

Microsoft-Lumia-435Dua ponsel kelas bawah diluncurkan sekaligus oleh Microsoft, yaitu Lumia 435 dan Lumia 532 berbasis Windows Phone 8.1 terbaru. Kedua ponsel dual SIM ini bentuknya mirip, dengan layar 4 inci dan RAM 1 GB, 8 GB ROM dan ditenagai Qualcomm Snapdragon 200. Bedanya Lumia 435 pakai prosesor dual core dan kamera 2 MP, sedangkan Lumia 532 pakai yang quad core dan kamera 5 MP. Lumia 435 dijual 1,1 juta 800ribuan dan Lumia 532 1,3 juta.
Continue reading Ponsel keren cuma sejutaan

Yang berbeda di Android Lolipop

Android Lolipop, atau Android L, atau Android versi 5 adalah OS terbaru yang sedang ramai dibahas. Sepertinya baru kemarin ada Jelly Bean, lalu muncul KitKat dan kini sudah hadir Lolipop ya.  Saya sendiri pakai Moto G yang sudah versi KitKat, dan sempat update OTA ke versi 4.4.4 yang lebih stabil. Tapi tidak lama kemudian, Motorola menawarkan update besar-besaran ke Lolipop. Sebuah kejutan besar karena ponsel saya termasuk yang low-end, dan tidak lumrah tiba-tiba dapat perlakukan spesial bisa update OTA ke Lolipop.

Moto lolipop

Lolipop sendiri bukan sekedar update biasa, dia kini menjadi standar baru Google untuk desain dan coding programnya. Sebut saja misalnya runtime ART menggantikan Dalvik untuk kinerja lebih baik, lalu desain standar yang seragam saat dipakai di ponsel, tablet, TV atau bahkan jam tangan. Desain ini bernama Material Design, terlihat lebih elegan dan simpel :

CallingLoop
Animasi dari material desain baru (sumber : Android Official Blog)

AKhirnya saat yang ditunggu pun tiba. Saat saya cek System Update dan tersedia pilihan untuk update, saya pun langsung memilih Update. Waktu yang diperlukan cukup lama (kira2 20 menit) dan selama waktu itu ponsel tidak bisa dipakai untuk apapun. Tampilan di layar pun menjadi seperti ini :

10268607_10205124920457084_2949940802677563300_n

Tapi yang namanya update di benak kita kan selalu mendapat yang lebih baik kan? Ya memang pada umumnya betul, tapi dalam hal-hal tertentu update ini juga seperti beradaptasi lagi dan ada sedikit kebingungan, seperti apa, simak terus ya..

Continue reading Yang berbeda di Android Lolipop

Inilah tiga ponsel Android One pertama di Indonesia

Tiga vendor ponsel lokal, yakni Evercoss, Mito, dan Nexian, telah menyatakan diri bakal turut serta memasarkan produk ponsel murah Android One di Indonesia.

“Masyarakat Indonesia termasuk 5 besar pengguna layanan internet populer di dunia. Saat ini ada lebih dari 70 juta pengguna internet, dan jumlahnya akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang,” demikian pernyataan Google.

Perangkat Android One “besutan” merek-merek itu pun sudah nongol di situs resmi Google. Evercoss mengusung produk bernama One X, Mito dengan Impact, sementara Nexian dengan Journey.

Android one

Laman web yang bersangkutan menyebut bahwa Telkomsel menyediakan paket bundling SIM card untuk Android One dengan keuntungan download gratis dari Google Play Store hingga 200 MB per bulan. Continue reading Inilah tiga ponsel Android One pertama di Indonesia

Mengapa Redmi Note begitu disukai?

Sulit dipercaya. Flash sale di Lazada kemarin berhasil membukukan rekor penjualan 10.000 ponsel Xiaomi Redmi Note dalam waktu 40 detik !! Apa sih yang membuat orang banyak memburu ponsel bongsor dengan layar 5,5 inci ini?

Saya sendiri kurang minat dengan ponsel layar besar, diatas 4,5 inci saya rasa sudah tidak nyaman dimasukkan kantong celana. Tapi ukuran 5,5 inci sudah boleh dibilang perpaduan ponsel dan tablet (phablet) yang mungkin memang tidak untuk dikantongin.

Xiaomi Redmi note

Bagi yang penasaran kenapa Redmi Note ini begitu fenomenal, inilah alasan yang saya pikir jadi jawabannya :

  • harga kejutan : siapa yang tak tergiur dengan bandrol Rp. 1.999.000 untuk ponsel secanggih ini?
  • tren positif : Xiaomi lagi booming, produk-produknya menumbangkan merk lain yang harga setara, spek jauh meninggalkan pesaing (moto G saya dalam beberapa aspek bahkan kalah oleh Redmi 1S seharga 1,5 juta)
  • spek tinggi : prosesor 8 inti 1,4 GHz, layar HD IPS 5,5 inci, kamera 13 MP, 8 GB plus micro SD, batere 3200 mAh, sensor lengkap (gyroscope, accelerometer, compass, proximity)
  • kustomisasi mudah : stok ROM MIUI yang variatif tanpa root

Update :

di web Lazada ada pengumuman untuk registrasi untuk flash sale Redmi note hingga 19 Nov 2014, penjualan dibuka 20 Nov 2014 jam 11 siang. Saya tidak berafiliasi dengan Lazada dan info ini hanya untuk sharing saja.

Daftar 5 ponsel Android layar 5 inci harga 2 jutaan (bahkan kurang), pilih yang mana?

Ponsel pintar dengan OS Android kini bisa dibeli dari harga dibawah 1 juta sampai yang 7 jutaan. Berbeda dengan beberapa tahun lalu, saat ini budget 2 jutaan untuk ponsel Android sudah terasa cukup (kecuali mencari spek tertinggi, atau demi gengsi). Paling tidak jeroannya sudah dibekali prosesor dual core atau bahkan quad core, kameranya sudah bagus dan spek lain umumnya tidak ada masalah. Urusan layar, opini saya sih 5 inci itu pas, karena 4 inci termasuk terlalu kecil untuk membaca web atau melihat foto, dan 6 inci sudah susah dimasukkan ke saku celana.

Saya sesekali memantau perkembangan pasaran ponsel dan menemukan umumnya ponsel Android berlayar 5 inci masih/akan dijual di kisaran 3 juta, seperti Samsung Galaxy Grand Neo atau LG L80 Dual (coming soon). Untungnya masih ada kok beberapa ponsel berlayar 5 inci yang harganya cuma di kisaran 2 jutaan bahkan kurang dari 2 juta, dan saya ingin berbagi hasil pantauan saya dengan pembaca sekalian.

Asus Zenfone 5 : keren, spek oke, tapi terganjal distribusi

Ponsel besutan Asus yang berada di kelas menengah ini dijual sekitar 2,2 jutaan, berada di atas Zenfone 4 (1 jutaan) dan Zenfone 6 (3 juta), dan speknya cukup menggiurkan seperti prosesor Intel Atom 2 GHz dual core dan layar 720×1280 piksel Gorilla Glass 3. Memorinya ekstra lega dengan 2 GB RAM dan 16 GB ROM. Kamera di ponsel ini punya sensor 8 MP auto fokus dengan flash. Kamera depan juga ada dengan resolusi 2 MP yang oke buat selfie. Zenfone 5 pakai baterai Li-Po 2100 mAh, kapasitasnya termasuk sedang dan sayangnya tidak bisa dilepas.

Image

Masalah utama Asus ini adalah distribusi karena sampai bulan Juni ini stok barang belum ada di pasaran dan cukup membuat kesal kaskusers yang lama menunggu. Mereka menyebutnya ‘smartphone pilihan orang-orang sabar’

Acer Liquid Z5 : ponsel selfie, tapi kamera depan cuma VGA

Acer Liquid seri Z5 dijual 2,3 jutaan, membidik segmen menengah dengan produk cukup premium, tebalnya kurang dari 9 mili. Ada speaker DTS di kiri kanan ponsel selfie ini. Ya, disebut ponsel selfie karena ada tombol jepret di bagian belakang untuk kita memotret wajah sendiri (dengan kamera depan). Oke kita tinjau jeroan ponsel ini, ada layar 854×480 piksel yang kalah detail dibanding pesaing, ada prosesor Mediatek 1,3 GHz dua inti, memori 512 MB dan ROM 4 GB yang terasa agak kurang besar untuk ukuran ponsel diatas 2 juta. Baterai kapasitas 2000 mAh tergolong pas-pasan mungkin guna menjaga ukuran ponsel ini tetap tipis.

Acer Liquid Z5
Acer Liquid Z5 (tekno.kompas.com)

Sebagai kamera utamanya memakai sensor resolusi 5MP dan lensa bukaan f/2.4 yang cukup besar.

Lenovo A859 : keren, agak mahal

Salah satu produk Lenovo seri A (budget series) yang harganya cukup mahal tapi sepadan dengan yang didapat, yaitu 2,4 jutaan. Simaklah sederet fitur yang menarik dari A859 ini seperti prosesor empat inti 1,3 GHz dari Mediatek, resolusi layar 720×1280 piksel dan RAM 1 GB – ROM 8 GB dan baterai Li-Ion 2200 mAh yang lumayan untuk dipakai harian.

Image

Kamera di ponsel ini punya sensor 8 MP auto fokus dengan flash. Kamera depan juga ada dengan resolusi 1,6 MP yang lumayan buat selfie. Continue reading Daftar 5 ponsel Android layar 5 inci harga 2 jutaan (bahkan kurang), pilih yang mana?

Blackberry Z3, meraih asa di Jakarta

blackberry-z3Mencoba untuk tetap bertahan. Itulah mungkin yang ada di benak RIM saat membuat Blackberry Z3, dengan kode nama Jakarta. Ponsel layar sentuh kelas menengah ke bawah ini dibandrol di angka 2 jutaan, tapi punya bentuk dan desain yang cukup premium layaknya sang kakak (Z30) dan mengusung ukuran layar yang sama yaitu 5 inci.

Ditilik dari fiturnya, Z3 Jakarta ini cukup menarik, misal sudah pakai OS 10 terbaru, resolusi layar 540×960 piksel, kamera 5 MP AF, Qualcomm dual core 1,2 GHz dan baterai 2500 yang tidak bisa dilepas (supaya ponsel ini bisa dibuat tipis). Dengan promo toko atau bank tertentu BB Jakarta ini bisa dijual sampai dibawah 2 juta. Apakah lantas bisa membangkitkan lagi pamor BB di masa lalu, mengingat kini pasar ponsel layar sentuh sudah begitu penuh sesak?