Review singkat kamera DSLR Nikon D3100

Inilah review singkat dari saya untuk kamera DSLR Nikon paling populer di kelas pemula, yaitu D3100 yang awalnya diperkenalkan bulan Agustus 2010 lalu. Produk yang kini sudah berada di harga terbaiknya ini (sekitar 5,5 juta termasuk lensa kit 18-55mm VR) merupakan penyempurna produk DSLR pemula sebelumnya sejak era D40, D60 hingga D3000.  Kali ini saya berkesempatan untuk mencoba sebentar kamera ini dan ada baiknya saya buatkan sebuah review singkat untuk berbagi kepada anda. Continue reading Review singkat kamera DSLR Nikon D3100

Bedanya lensa AF-S 55-200mm dan 55-300mm

Seiring dengan peluncuran DSLR Nikon D3100, Nikon juga meluncurkan empat lensa baru, tiga diantaranya berformat FX dan satu DX. Lensa DX yang diluncurkan kali ini masuk ke kelompok lensa tele-zoom murah meriah yang bernama AF-S DX 55-300mm f/4.5-5.6 ED VR. Rentang fokal yang ditawarkan memang cukup mengesankan dengan total zoom 5,5x zoom. Sebagai info, sebelumnya Nikon sudah punya lensa tele murah yang populer yaitu AF-S 55-200mm dan lensa tele FX yaitu AF-S 70-300mm. Bagaimana posisi lensa ini diantara dua lensa lain yang lebih dahulu ada, simak ulasan saya selengkapnya. Continue reading Bedanya lensa AF-S 55-200mm dan 55-300mm

Nikon AF-S 16-35mm f/4 VR, untuk siapa?

Inilah lensa baru dari Nikon yang cukup menghebohkan pemakai DSLR Nikon amatir maupun pro. Betapa tidak, inilah lensa Nikkor fix aperture f/4 yang ditunggu-tunggu banyak Nikonian, apalagi yang tidak sanggup membeli lensa fix aperture f/2.8 yang mahal. Belum lagi lensa ini begitu menggiurkan dalam hal fitur, sebut saja FX format, Nano Coating, VR dan distance scale window. Tapi saat melihat dari sisi lainnya, muncul tanya di benak saya, sebenarnya lensa mantap ini ditujukan untuk siapa? Continue reading Nikon AF-S 16-35mm f/4 VR, untuk siapa?

Mini review : Nikkor AF-S 18-105mm VR

Waktunya untuk membuat review lensa lagi… Kali ini lensa yang saya review adalah lensa kit dari Nikon D90 yang bernama AF-S 18-105mm VR. Lensa DX keluaran tahun 2008  ini menjadi lensa Nikon yang populer karena harganya yang terjangkau, rentang fokal yang lebar dan efektif, fitur VR dan punya bukaan diafragma f/3.5-5.6. Tak heran banyak pemakai DSLR Nikon DX yang menjadikan lensa ini sebagai lensa utamanya. Dalam membuat review ini, saya masih memakai kamera  Nikon D40. Apakah lensa kit D90 seharga 4 juta (kurang sedikit) ini layak dipertimbangkan sebagai lensa ‘all around’ anda? Simak review saya selengkapnya. Continue reading Mini review : Nikkor AF-S 18-105mm VR

Lensa prime ekonomis baru dari Nikon

AF-S Nikon 35mm f/1.8

Kabar gembira bagi pemakai D40, D60 atau bahkan D80 hingga D300.  Nikon baru saja meluncurkan sebuah lensa prime 35mm (ekuivalen 52.5mm) yang punya bukaan maksimal f/1.8 dengan motor SWM built-in. Lensa yang bernama AF-S DX Nikkor 35mm f/1.8G ini punya diameter filter 52mm, metal mount dan bisa mengunci fokus sedekat 30 cm.  Faktanya, inilah satu-satunya lensa prime ekonomis f/1.8 yang bisa auto fokus di D40/D60. Lensa prime Nikon lain yang bukaan maksimum di f/1.8 semuanya hanya bisa manual fokus. Lensa ini rencana akan dijual sekitar 2 jutaan, sehingga masih lebih murah daripada lensa Sigma 30mm f/1.4 EX DC HSM atau AF-S Nikkor 50mm f/1.4G yang dijual diatas 5 juta. Continue reading Lensa prime ekonomis baru dari Nikon

Antara lensa Canon dan lensa Nikon

Saat akan membeli kamera DSLR, umumnya pilihan ditujukan kepada kemudahan dan ketersediaan pilihan lensa nantinya. Maka itu produsen DSLR papan atas seperti Canon dan Nikon tetap jadi favorit fotografer, karena jajaran lensa yang dimilikinya amat lengkap. Betul kalau Pentax, Olympus, Sony (Minolta) juga punya koleksi lensa yang lengkap, namun kadang-kadang pemiliki DSLR juga tergoda untuk membeli lensa alternatif seperti Sigma/Tamron/Tokina dan nyatanya lensa alternatif seperti ini tidak banyak menyediakan pilihan lensa dengan mounting selain versi Canon atau Nikon. Continue reading Antara lensa Canon dan lensa Nikon