Fakta yang perlu diketahui sebelum membeli kamera DSLR

Tak dapat dipungkiri, kemajuan dunia fotografi belakangan ini begitu pesat semenjak semakin terjangkaunya harga kamera DSLR, bahkan beberapa produk DSLR kelas pemula ada yang mencapai kisaran harga lima jutaan. Dengan membeli kamera DSLR, seseorang akan mendapat kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang fotografi, sekaligus¬† mendapat jaminan akan foto-foto yang berkualitas dan terhindar dari kekecewaan saat memotret memakai ISO tinggi. Continue reading Fakta yang perlu diketahui sebelum membeli kamera DSLR

Adu cepat prosumer HD bersensor CMOS

Istilah HD kini jadi tren tersendiri di dunia kamera digital. HD yang merupakan singkatan High Definition, mengacu pada standar resolusi video (dan foto) yang berformat lebar sehingga bisa ditampilkan dengan pas di monitor LCD HD. Standar HD memiliki dua macam resolusi yaitu 1280 x 720 piksel dan 1920 x 1080 piksel, lebih tinggi dari resolusi yang diusung oleh format DVD yang biasa kita kenal. Dengan video berformat HD, kualitas dan ketajaman video yang dibuat oleh sebuah kamera digital bisa menyamai kualiatas dari camcorder. Sebagai konsekuensi, video HD memiliki data rate yang tinggi sehingga dapat membuat sekeping memori 2 GB penuh hanya dalam hitungan menit. Continue reading Adu cepat prosumer HD bersensor CMOS

Nikon D90, sang penantang DSLR semi-profesional

Setelah lama dinanti-nantikan oleh banyak fotografer di seluruh dunia, Nikon akhirnya merilis juga generasi penerus dari Nikon D80 yang diberi nama Nikon D90. Hadir menjadi kamera DSLR pertama di dunia yang bisa merekam video beresolusi HD, Nikon D90 ini langsung banyak membuat para fotografer jatuh hati karena harganya yang masih relatif bersahabat dengan kantong. Uniknya, kehadiran Nikon D90 terasa bertabrakan dengan DSLR Nikon semi-profesional kelas DX (yang berada satu level diatas D90) yaitu Nikon D300. Continue reading Nikon D90, sang penantang DSLR semi-profesional

Pilih-pilih DSLR Canon ekonomis di 2008

Minat pasar yang tinggi akan sebuah kamera DSLR yang praktis, mudah dan terjangkau, membuat peta persaingan kamera DSLR entry level semakin memanas. Tahun ini Canon tampaknya semakin serius untuk merajai pasar kamera DSLR entry level dengan meluncurkan produk anyar EOS 1000D, meski sebelumnya Canon baru saja meluncurkan EOS 450D. Langkah Canon ini menimbulkan pro kontra di kalangan fotografer dunia, mengingat peluncuran dua varian kamera sejenis pada waktu yang berdekatan, agak mengesankan langkah panik dari sang produsen kamera papan atas ini dalam menghadapi persaingan (mirip seperti pro kontra saat peluncuran Nikon D60). Lantas bagaimana konsumen yang sedang berencana memilih DSLR entry level dari Canon ini menyikapi banyaknya pilihan yang ditawarkan? Continue reading Pilih-pilih DSLR Canon ekonomis di 2008

Sensor CMOS baru untuk kamera HP

Anda tentu tahu seperti apa hasil foto yang dibuat oleh sebuah kamera dari hand phone. Gambar yang dihasilkan cenderung berkualitas rendah, tidak peka cahaya dan banyak noise. Memang kamera pada hand phone memang bukan untuk menggantikan kamera digital, setidaknya sampai saat ini. Sebenarnya mengingat sensor yang digunakan adalah sensor CMOS yang secara teori sudah cukup memadai, seharusnya kamera pada hand phone dapat memberi hasil yang lebih baik dibandingkan yang ada saat ini. Kendala yang ada adalah untuk memberi hasil foto yang baik, ukuran sensor CMOS harus relatif besar dan hal ini menjadi masalah tersendiri bagi produsen hand phone karena terbatasnya tempat yang ada. Namun kini harapan baru di dunia fotografi selular telah muncul dengan terobosan Kodak dalam mendesain ulang sensor CMOS untuk hand phone yang meski berukuran kecil namun berkinerja tinggi. Continue reading Sensor CMOS baru untuk kamera HP