Tokocamzone luncurkan paket Garansi Tahun Kedua untuk pembelian kamera digital

Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan saat kita membeli kamera digital, baik datang langsung ke toko maupun secara online, adalah soal garansi (warranty). Pada prinsipnya garansi adalah jaminan yang diberikan oleh produsen bahwa produknya telah melalui pengujian pabrik dan tidak mengandung cacat produksi. Selama periode tertentu (umumnya 1 tahun) kalau ada kerusakan akibat kesalahan produk (bukan kesalahan pemakaian) maka produk itu akan diperbaiki tanpa biaya oleh produsen, atau pihak yang ditunjuk oleh produsen. Tugas kita adalah menyimpan kartu garansi dan nota pembelian dengan baik, serta mengetahui lokasi service resmi terdekat.  Continue reading Tokocamzone luncurkan paket Garansi Tahun Kedua untuk pembelian kamera digital

Advertisements

Adu dua DSLR 6 jutaan : Nikon D3000 vs Sony A330

Kali ini saya coba bantu anda yang kebetulan punya dana 6 jutaan dan sedang mencari DSLR kit keluaran terbaru. Sebagai pengantar, dana 6 juta untuk membeli DSLR tentu akan berakhir pada sebuah kamera entry level dengan lensa kit, dimana untuk sebagian besar pemula di bidang fotografi, subetulnya sih sudah amat mencukupi. Mengapa hanya saya pilihkan Nikon D3000 dan Sony A330? Karena Canon 1000D kit yang dijual di bawah 5 juta, meski cocok untuk pemula, kini umurnya sudah cukup tua (dan saya sedang menantikan hadirnya penerus 1000D ini). Karena Pentax K-m juga punya kisah yang sama seperti Canon 1000D, sementara Pentax K-x harga jualnya agak mahal yaitu 7 juta lebih sedikit. Karena juga Olympus idaman saya, E-620, masih dijual di kisaran yang sama dengan Pentax K-x tadi. So tinggallah dua bintang baru di kelas murah ini, D3000 dan A330 yang punya bandrol harga mirip, yang akan kita bahas kali ini. Continue reading Adu dua DSLR 6 jutaan : Nikon D3000 vs Sony A330

Untung rugi fitur movie pada kamera DSLR

Sejak Nikon D90 memperkenalkan fitur movie pada tahun 2008 silam, kini tren fasilitas perekam video pada kamera  DSLR tampaknya menjadi hal yang wajib. Mulai dari DSLR termurah seperti Pentax K-x hingga Nikon D3s dan Canon EOS 1D mark IV, semuanya kini berlomba-lomba menambah fitur HD movie. Padahal di masa lalu, fungsi kamera DSLR sebagai kamera serius hanya ditujukan untuk memotret tanpa pernah terbayang akan menjadi perekam video. Jangankan untuk video, bahkan DSLR era tahun 2007 pun belum bisa live-view sehingga LCD hanya bisa dipakai untuk menampilkan setting dan hasil foto saja. Dengan kenyataan saat ini dimana konvergensi teknologi sudah tak terelakkan lagi, haruskah kita bertahan pada opini lama yang menentang fitur movie pada DSLR? Paling tidak, inilah analisa saya mengenai untung rugi adanya fitur movie pada DSLR.

Continue reading Untung rugi fitur movie pada kamera DSLR

Canon luncurkan EOS 7D plus dua lensa zoom EF-S baru

Kabar kalau Canon akan meneruskan EOS 50D dengan produk baru yang dilengkapi fitur HD movie kini terbukti sudah. Canon hari ini mengumumkan peluncuran EOS 7D (sempat diprediksi akan bernama EOS 60D) sebagai DSLR bersensor APS-C beresolusi 18 MP dengan fitur HD movie. Bila anda sempat menganggap kalau 7D itu adalah nama DSLR full frame seperti layaknya EOS 5D, sepertinya kali ini anda keliru. Canon (entah mengapa) justru memutuskan untuk memberi nama penerus EOS 50D ini dengan nama 7D, bukannya melanjutkan tradisi dua digit seperti sebelumnya.  Seperti yang kita tahu, EOS dua digit adalah DSLR kelas semi-pro dari Canon yang bersensor crop / APS-C. Continue reading Canon luncurkan EOS 7D plus dua lensa zoom EF-S baru

Alpha A850, A550 dan A500 : bukti keseriusan Sony di dunia DSLR

Hari ini Sony meluncurkan sekaligus tiga produk DSLR baru sebagai bukti keseriusan mereka untuk fokus di dunia digital imaging. Sambutlah DSLR full frame ekonomis, Alpha 850 seharga 20 jutaan dan DSLR kelas menengah A550/A500 dengan harga dibawah 10 juta. Alpha A850 merupakan DSLR kelas profesional yang umumnya dipakai di studio, sementaraA500 ini termasuk kelas baru yang mengisi kekosongan antara A200/A300 dan A700. Seperti yang sudah diduga, jajaran kamera baru ini tetap tidak memiliki fitur HD movie karena Sony belum siap dalam mendesain auto fokus terbaik dalam mode video (lagipula fitur movie belum tentu diperlukan oleh para fotografer). Continue reading Alpha A850, A550 dan A500 : bukti keseriusan Sony di dunia DSLR

Kamera digital favorit saya di 2009

Tiba saatnya saya menuliskan jajaran kamera digital yang jadi favorit saya di tahun 2009 ini. Sebagai disclaimer, saya nyatakan kalau daftar yang saya buat ini murni merupakan opini pribadi dan bukan merupakan rekomendasi atau panduan belanja untuk pembaca. Anda belum tentu mesti sependapat dengan saya dan adalah wajar  bila diantara kita punya kamera favorit yang berlainan. Di daftar ini saya masih menyusun kamera yang saya favoritkan berdasar kelompok (DSLR, prosumer dan kamera saku), yang masing-masing diisi oleh tiga kamera yang paling saya sukai di tiap kelompok disertai alasan dan fitur singkatnya. Continue reading Kamera digital favorit saya di 2009