Berburu ponsel Android Dual Core berlayar 4 inci dibawah 2 juta

Serbuan ponsel Android murah sudah tiba. Berbagai merk yang bukan mainstream (umumnya buatan Cina) berlomba membuat produk dengan spesifikasi yang menyamai produk buatan Korea atau Jepang. Menariknya, harganya berani diadu, cukup antara 1 hingga 2 juta sudah bisa kita bawa pulang ponsel dengan OS Android terbaru dengan prosesor dua inti serta layar ukuran 4 inci. Kabar baiknya lagi, layar 4 inci disini bukanlah memakai resolusi layar HVGA (240×320 piksel) yang kurang tajam, tapi WVGA (480×800 piksel) yang tajam dan detil. Tertarik? Ikuti hasil penelusuran saya dari berbagai sumber termasuk dari Kaskus. Continue reading Berburu ponsel Android Dual Core berlayar 4 inci dibawah 2 juta

LG C310, ponsel QWERTY dual SIM plus Wi-Fi?

Kalau bicara ponsel Qwerty dengan Wi-Fi, ingatan kita akan segera tertuju pada Nokia C3 ataupun Samsung Ch@t 335. Tapi kalau bicara ponsel Qwerty dual SIM, yang terbayang adalah ponsel Cina dengan beragam merk dan bentuk, atau satu lagi dari Korea yaitu Samsung Ch@t 322 yang diiklankan di Indonesia dengan model Hudson dari IMB. Nah, kalau bicara ponsel Qwerty dual SIM plus Wi-Fi ini yang jarang, paling hanya segelintir ponsel Cina yang punya. Celah inilah yang diincar oleh LG, setelah mencoba peruntungannya dengan LG GW305 (penerus GW300) dan LG C305 (LG Wink) dengan Wi-Fi (keduanya belum bertipe dual SIM) kini LG menghadirkan LG C310, ponsel Qwerty dual SIM, dual stand-by dengan dukungan Wi-Fi berbalut kombinasi warna hitam dan merah yang keren.

Update : Saat produk ini mulai hadir dikabarkan ternyata tidak ada fitur Wi-Fi dan dual SIM-nya ternyata tidak dual on. Saya masih mencoba mengklarifikasi hal ini, sementara tulisan yang belum pasti kebenarannya masih saya coret dulu.

Continue reading LG C310, ponsel QWERTY dual SIM plus Wi-Fi?