Komputer nettop sebagai pusat hiburan digital di rumah

Saat saya menulis artikel sebelum ini soal tenaga GeForce yang dipadu dengan prosesor Intel Atom,  muncul kesadaran dalam benak saya bahwa era konvergensi dunia komputer dan dunia home entertainment memang telah tiba. Betul kalau komputer sudah lama mampu menjadi perangkat multi media yang serba bisa, namun saya membayangkan sebuah komputer dalam dimensi yang jauh lebih kecil dari ukuran normal, dengan kemampuan multi media yang bahkan melebihi komputer pada umumnya. Continue reading Komputer nettop sebagai pusat hiburan digital di rumah

Apabila Intel Atom dan tenaga GeForce mobile disatukan

9400M plus Atom

Prosesor mini buatan Intel yang bernama Intel Atom telah banyak menarik animo pecinta komputer dengan kemampuannya menghadirkan kinerja komputasi basic dengan konsumsi daya rendah dan harga terjangkau. Intel Atom yang digunakan mulai dari Mobile Internet Device (MID), netbook hingga nettop selama ini disandingkan dengan chipset Intel lawas seperti GMA 945G dan ICH7 yang memiliki kinerja grafis pas-pasan. Mengingat platform ini (prosesor Atom plus Intel chipset) sudah semacam satu paket penjualan, maka sementara ini memang tidak ada pilihan lain bagi mereka yang ingin menjajal prosesor Intel Atom. Continue reading Apabila Intel Atom dan tenaga GeForce mobile disatukan

Dell Inspiron Mini 9, tak semurah rumornya

Dell Inspiron Mini 9
Dell Inspiron Mini 9

Akhirnya dirilis juga, Dell Inspiron Mini 9, produk netbook pertama dari Dell yang awalnya dirumorkan akan bernama Inspiron 910, dengan ciri utama yaitu harganya yang terjangkau dan memakai OS Linux Ubuntu yang tidak sepopuler Windows. Pasar netbook/mini-laptop/UMPC memang menjanjikan, tak heran kalau produsen sekelas Dell (dan rivalnya, Hewlett Packard) pun tergiur untuk terjun di bisnis ini (dan bersaing dengan pemain asal Taiwan seperti Asus, Acer dan MSI). Continue reading Dell Inspiron Mini 9, tak semurah rumornya

Pilihan netbook/UMPC yang memakai hard disk

Laptop mini, atau netbook, atau UMPC, kini semakin menjadi barang yang umum dibicarakan. Semenjak generasi awal Asus Eee PC 701 diluncurkan, kini terhitung telah banyak produk pesaing yang bermunculan baik dari merk papan atas ataupun merk yang masih asing di telinga. Yang pasti, resolusi layar LCD yang awalnya berukuran 7 inci diakui memang masih kurang lebar dan syukurlah kini tren yang terjadi telah berkembang ke ukuran layar 8,9 hingga 10 inci. Penggunaan prosesor hemat daya seperti Intel Atom pun semakin membuat produk netbook menjadi banyak digemari, karena konsumsi daya yang rendah namun kinerjanya tidak loyo. Uniknya, tren media simpan data ternyata terpecah ke dalam dua kubu, yaitu kubu Solid State Drive (SSD) yang berbasis flash dan kubu hard disk konvensional. Media SSD diyakini lebih cepat dan lebih aman guncangan, namun untuk mendapat netbook dengan SSD kapasitas tinggi tampaknya masih terlalu dini. Upaya menaikkan kapasitas SSD hingga 20 GB pun membuat harga netbook menjadi tinggi. maka itu umumnya netbook masih mengusung SSD berkapasitas 4-8 GB yang sayangnya amat kurang bila dibandingkan dengan besarnya file multimedia masa kini yang amat besar. Continue reading Pilihan netbook/UMPC yang memakai hard disk