Tidak ada lensa yang ‘ideal’

Tren larisnya kamera DSLR belakangan ini membuat begitu tingginya rasa ingin tahu kita akan lensa apa yang cocok untuk jadi pasangan si kamera tersebut. Bisa jadi anda sudah banyak mencari informasi di internet seputar lensa yang bakal jadi idaman, dan boleh jadi anda akan banyak dihadapkan pada kekecewaan karena ternyata begitu sulitnya mencari lensa mana yang paling baik buat dipilih. Dari sekian banyak pilihan merk dan jenis lensa, mengapa justru kita seakan-akan jadi kesulitan dalam mencari satu atau dua yang paling disukai? Barangkali satu diantara alasannya adalah karena kita terjebak saat mencari lensa yang ‘ideal’ menurut perspektif kita sendiri. Continue reading Tidak ada lensa yang ‘ideal’

Lensa prime ekonomis baru dari Nikon

AF-S Nikon 35mm f/1.8

Kabar gembira bagi pemakai D40, D60 atau bahkan D80 hingga D300.  Nikon baru saja meluncurkan sebuah lensa prime 35mm (ekuivalen 52.5mm) yang punya bukaan maksimal f/1.8 dengan motor SWM built-in. Lensa yang bernama AF-S DX Nikkor 35mm f/1.8G ini punya diameter filter 52mm, metal mount dan bisa mengunci fokus sedekat 30 cm.  Faktanya, inilah satu-satunya lensa prime ekonomis f/1.8 yang bisa auto fokus di D40/D60. Lensa prime Nikon lain yang bukaan maksimum di f/1.8 semuanya hanya bisa manual fokus. Lensa ini rencana akan dijual sekitar 2 jutaan, sehingga masih lebih murah daripada lensa Sigma 30mm f/1.4 EX DC HSM atau AF-S Nikkor 50mm f/1.4G yang dijual diatas 5 juta. Continue reading Lensa prime ekonomis baru dari Nikon

Lensa cepat, untuk siapa?

Lensa prime 50mm f/1.4

Adakah diantara pembaca yang masih bingung saat mendengar tentang lensa cepat? Yang saya maksud dengan lensa cepat adalah lensa pada kamera (khususnya DSLR) yang mempunyai bukaan (diafragma) besar. Dengan bukaan yang besar, kamera bisa memasukkan cahaya lebih banyak, dan memungkinkan pemakaian shutter yang lebih cepat. Bagaimana dengan lensa pada kamera saku? Dengan ukuran sensor yang kecil, mendesain lensa cepat pada kamera saku jauh lebih mudah. Oleh karena itu sebagian besar kamera saku memakai lensa yang bukaannya besar, semisal f/2.8 hingga f/3.5 pada posisi panjang fokal terdekatnya (zoom-out atau posisi wide). Maka itu pembahasan lensa cepat (bukaan besar) kali ini lebih saya fokuskan pada lensa DSLR saja. Continue reading Lensa cepat, untuk siapa?

Antara lensa Canon dan lensa Nikon

Saat akan membeli kamera DSLR, umumnya pilihan ditujukan kepada kemudahan dan ketersediaan pilihan lensa nantinya. Maka itu produsen DSLR papan atas seperti Canon dan Nikon tetap jadi favorit fotografer, karena jajaran lensa yang dimilikinya amat lengkap. Betul kalau Pentax, Olympus, Sony (Minolta) juga punya koleksi lensa yang lengkap, namun kadang-kadang pemiliki DSLR juga tergoda untuk membeli lensa alternatif seperti Sigma/Tamron/Tokina dan nyatanya lensa alternatif seperti ini tidak banyak menyediakan pilihan lensa dengan mounting selain versi Canon atau Nikon. Continue reading Antara lensa Canon dan lensa Nikon

Survey lensa DSLR favorit pembaca

Sebuah website tentang ilmu fotografi digital telah melakukan survey akan lensa DSLR favorit pilihan para pembacanya. Hasil survey ini tentu tidak menyatakan bahwa lensa yang paling favorit adalah lensa yang terbaik. Tapi setidaknya bisa menjadi gambaran untuk kita agar dapat mengenali jajaran lensa yang banyak disukai orang, entah karena harganya atau kualitas optiknya. Continue reading Survey lensa DSLR favorit pembaca