Sekali lagi mengenai megapiksel

Ah ya, lagi-lagi megapiksel. Apakah mengangkat topik ini masih menarik? Mungkin saja tidak. Tapi nyatanya, tahun ini pasaran kamera (saku atau DSLR) sudah dibanjiri produk baru yang resolusinya sudah demikian tinggi, melebihi batasan minimal suatu foto supaya layak dicetak pada ukuran 4R (4×6 inci). Apabila kamera beresolusi 3 MP saja hasil fotonya sudah dapat dicetak seukuran 4R dengan demikian tajamnya, lantas mengapa produsen kamera masih saja menjejali sensornya dengan jutaan piksel lebih banyak dari yang semestinya? Continue reading Sekali lagi mengenai megapiksel

Mengenal ISO dan noise pada fotografi digital

Seringkali dalam dunia fotografi digital kita dibuat bingung oleh istilah ISO dan noise. Adakalanya dalam membeli kamera digital kita menjumpai sebuah kamera saku yang mengklaim mampu dipakai hingga ISO 3200 atau bahkan lebih. Atau pernahkah anda frustasi karena hasil foto yang diambil penuh dengan bintik-bintik noise yang mengganggu saat memakai ISO tinggi? Ada baiknya kita mengenal lebih jauh mengenai istilah-istilah ini agar nantinya motret makin PeDe.

Sebagai pembuka, bolehlah sekedar mengingat kembali bahwa dasar fotografi adalah bermain dengan cahaya, dimana banyak sedikitnya cahaya yang ditangkap oleh kamera dipengaruhi oleh berapa kecepatan shutter dan besarnya bukaan diafragma. Dalam era fotografi film dikenal dengan nilai ASA pada film yang menandakan sensitivitas film tersebut terhadap cahaya. Istilah ISO pada fotografi digital (mengacu pada standar ISO 12232) pun ekuivalen seperti ASA untuk film, dimana dalam hal ini ISO menyatakan nilai sensitivitas sensor pada kamera digital. Continue reading Mengenal ISO dan noise pada fotografi digital

Sensor CMOS baru untuk kamera HP

Anda tentu tahu seperti apa hasil foto yang dibuat oleh sebuah kamera dari hand phone. Gambar yang dihasilkan cenderung berkualitas rendah, tidak peka cahaya dan banyak noise. Memang kamera pada hand phone memang bukan untuk menggantikan kamera digital, setidaknya sampai saat ini. Sebenarnya mengingat sensor yang digunakan adalah sensor CMOS yang secara teori sudah cukup memadai, seharusnya kamera pada hand phone dapat memberi hasil yang lebih baik dibandingkan yang ada saat ini. Kendala yang ada adalah untuk memberi hasil foto yang baik, ukuran sensor CMOS harus relatif besar dan hal ini menjadi masalah tersendiri bagi produsen hand phone karena terbatasnya tempat yang ada. Namun kini harapan baru di dunia fotografi selular telah muncul dengan terobosan Kodak dalam mendesain ulang sensor CMOS untuk hand phone yang meski berukuran kecil namun berkinerja tinggi. Continue reading Sensor CMOS baru untuk kamera HP