Nokia Lumia 1020, fitur kameranya gak main-main

Wah dua kali posting membahas Nokia Lumia terus nih, gak apa2 kan ya.. Kalau kita lihat ada kamera dengan OS Android seperti dari Samsung dan Nikon, itu pada dasarnya adalah kamera betulan yang diberi OS Android. Tapi kalau ponsel cerdas, walaupun ada kameranya, tapi tetap saja kamera itu hanya pelengkap, cenderung asal ada dan bukan untuk diandalkan sebagai pengganti kamera digital. Tapi yang bikin produsen kamera was-was adalah, produk ponsel cerdas semakin hari semakin serius menggarap kamera yang lebih baik, dan itu bisa dilihat dari gebrakan Nokia yang pertama kali memperkenalkan Nokia 808 Pureview tahun lalu (sensor 41 MP) dengan lensa Carl Zeiss f/2.4 dan hasil foto yang mengesankan. Continue reading Nokia Lumia 1020, fitur kameranya gak main-main

Adu dua superzoom murah : Fuji S3200 vs Nikon L120

Kamera superzoom punya segmen market yang unik, yaitu mereka yang mengejar kamera dengan lensa all round dalam bentuk yang ringkas dan harga terjangkau. Soal kualitas hasil foto maupun fitur fotografi memang boleh saja dinomorduakan, yang penting dari segi penampilan kamera superzoom tampak seakan seperti kamera serius. Maka itu kita tidak perlu membayar mahal untuk kamera semacam ini, cukuplah dengan dana 2 jutaan bahkan kurang, kita bisa bermain-main dengan kamera yang lensanya punya kekuatan zoom hingga 20x bahkan lebih.

21x zoom
Ilustrasi rentang fokal kamera superzoom

Continue reading Adu dua superzoom murah : Fuji S3200 vs Nikon L120

Adu dua DSLR 6 jutaan : Nikon D3000 vs Sony A330

Kali ini saya coba bantu anda yang kebetulan punya dana 6 jutaan dan sedang mencari DSLR kit keluaran terbaru. Sebagai pengantar, dana 6 juta untuk membeli DSLR tentu akan berakhir pada sebuah kamera entry level dengan lensa kit, dimana untuk sebagian besar pemula di bidang fotografi, subetulnya sih sudah amat mencukupi. Mengapa hanya saya pilihkan Nikon D3000 dan Sony A330? Karena Canon 1000D kit yang dijual di bawah 5 juta, meski cocok untuk pemula, kini umurnya sudah cukup tua (dan saya sedang menantikan hadirnya penerus 1000D ini). Karena Pentax K-m juga punya kisah yang sama seperti Canon 1000D, sementara Pentax K-x harga jualnya agak mahal yaitu 7 juta lebih sedikit. Karena juga Olympus idaman saya, E-620, masih dijual di kisaran yang sama dengan Pentax K-x tadi. So tinggallah dua bintang baru di kelas murah ini, D3000 dan A330 yang punya bandrol harga mirip, yang akan kita bahas kali ini. Continue reading Adu dua DSLR 6 jutaan : Nikon D3000 vs Sony A330

Perbandingan antara Panasonic GF1 dan Olympus E-P1

Setelah Panasonic meluncurkan Lumix GF1, salah satu kamera sistem micro four thirds yang ringkas (compact), banyak pengamat yang mengatakan bahwa GF1 ini adalah pembunuh Olympus E-P1. Bila saya amati lebih cermat, meskipun ukuran kedua kamera ini hampir sama, tapi ternyata tiap kamera memiliki banyak perbedaan.

Mari kita langsung lihat kesamaan dan perbedaannya: Continue reading Perbandingan antara Panasonic GF1 dan Olympus E-P1

Mini review : Nikkor AF-S 18-105mm VR

Waktunya untuk membuat review lensa lagi… Kali ini lensa yang saya review adalah lensa kit dari Nikon D90 yang bernama AF-S 18-105mm VR. Lensa DX keluaran tahun 2008  ini menjadi lensa Nikon yang populer karena harganya yang terjangkau, rentang fokal yang lebar dan efektif, fitur VR dan punya bukaan diafragma f/3.5-5.6. Tak heran banyak pemakai DSLR Nikon DX yang menjadikan lensa ini sebagai lensa utamanya. Dalam membuat review ini, saya masih memakai kamera  Nikon D40. Apakah lensa kit D90 seharga 4 juta (kurang sedikit) ini layak dipertimbangkan sebagai lensa ‘all around’ anda? Simak review saya selengkapnya. Continue reading Mini review : Nikkor AF-S 18-105mm VR

Aneka kesalahan yang biasa dilakukan pemula saat memotret

Sering sekali ada komentar di blog ini menyatakan bahwa dirinya adalah fotografer pemula yang bertanya mengenai kamera apa yang cocok untuknya. Saya agak bingung juga karena yang dimaksud dengan pemula itu sendiri batasnya tidak jelas, bahkan saya pun masih merasa jadi pemula dalam urusan foto-memfoto. Mungkin istilah pemula (dari asal kata : mula / awal / beginner) dalam fotografi bisa dikaitkan dengan fotografer amatir / amateur, atau non profesional / non komersil dan bisa juga pemula diidentikkan dengan mereka yang sedang belajar (teori dan praktek) fotografi. Inipun belum termasuk mereka (yang bisa disebut pemula) yang membeli kamera hanya sekedar untuk urusan dokumentasi keluarga dan tidak mau dipusingkan soal istilah-istilah fotografi. Karena blog ini dibuat dari pemula untuk pemula, maka tulisan kali ini hanya ditujukan untuk sekedar sharing pengalaman seputar aneka kesalahan yang biasa dilakukan oleh fotografer pemula. Continue reading Aneka kesalahan yang biasa dilakukan pemula saat memotret