TV LCD bukan sekedar untuk menonton siaran TV

Kemarin saya jalan-jalan ke sebuah hipermarket di dekat rumah. Saat melintas di area elektronik, saya agak kaget melihat harga televisi LCD 32 inci yang tidak biasa. Saat saya beli beberapa bulan yang lalu, harga pasaran TV LCD 32 inci masih diatas 3 juta, tapi sekarang sudah dijual di kisaran 2,6 jutaan. Bahkan salah satunya ada TV LCD dari merk ternama (saya tidak sebut karena nanti disangka promosi) dengan bentuk yang lumayan keren dan sudah dilengkapi dengan slot SD card dan USB juga. Artinya jelas, harga pasaran TV LCD sudah semakin terjangkau, namun mungkin masih ada keraguan apakah (saat ini) kita benar-benar sudah membutuhkannya? Continue reading TV LCD bukan sekedar untuk menonton siaran TV

Bangunan tertinggi di Indonesia vs di Malaysia

Menghangatnya kembali wacana soal pendirian Menara Jakarta di Kemayoran, membuat saya tergoda untuk iseng-iseng mencari tahu hal-hal seputar bangunan tertinggi yang ada di Indonesia dan juga di negeri jiran Malaysia sebagai bahan pembanding. Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menambah runyam ketegangan yang mungkin ada antara negeri kita dengan negeri jiran itu, namun hanya sekedar mencari fakta bagaimana status bangunan tertinggi di kedua negara saat ini dan proyeksi ke depan nantinya.

Yang saya tahu bahwa Malaysia punya bangunan tertinggi yang entah peringkat ke berapa di dunia, yaitu menara kembar Petronas. Sementara untuk menjaga gengsi, dari dulu Indonesia sudah merencanakan akan membuat bangunan yang lebih tinggi dari Petronas yang akan didirikan di daerah Kemayoran, yang bernama Menara Jakarta. Anda juga mungkin sudah tahu kalau wacana Menara Jakarta ini kembali mencuat dan kini dalam tahap persiapan pembangunan pondasi seperti yang diungkapkan oleh Gubernur DKI awal Februari lalu. Continue reading Bangunan tertinggi di Indonesia vs di Malaysia

Menyaksikan Liga Inggris lewat TV satelit

Betul bahwa kalau untuk nonton pertandingan sepak bola EPL (English Premier League) selama ini hanya bisa disaksikan melalui TV satelit Astro. Tapi tahukah anda, bahwa musim kompetisi mendatang (yang akan dimulai bulan ini), Astro Indonesia tidak lagi mendapat hak siar pertandingan elit tersebut. Lantas, kemanakah pemirsa setia harus mencari tayangan Liga Inggris ini? Continue reading Menyaksikan Liga Inggris lewat TV satelit

Menantikan era siaran digital di Indonesia

Cukup menarik membaca siaran pers dari Ditjen Postel 11 Mei 2008 lalu. Dalam siaran pers yang diberi judul Selamat Datang Era Penyiaran TV dan Radio Digital itu tampak jelas optimisme pemerintah dalam menyongsong era penyiaran berbasis digital di Indonesia. Apakah dalam pelaksanaan nanti akan semudah yang diharapkan? Continue reading Menantikan era siaran digital di Indonesia

Dibalik hilangnya siaran Astro (updated 20 Oktober 2008)

Terhitung sejak hari Jumat, 11 April 2008 silam, salah satu penyedia layanan siaran televisi berbayar melalui satelit, Astro, belum juga dapat kembali bersiaran seperti biasa. Menurut detikcom, pada setiap channel siaran Astro hanya bertuliskan ‘Sorry, service currently not available‘. Peristiwa langka ini tentu saja membuat banyak pihak dirugikan, apalagi mengingat hak tayang ekslusif tayangan liga Inggris yang kini hanya bisa ditonton lewat Astro. Timbul banyak pertanyaan, mengapa sampai peristiwa yang tidak semestinya terjadi ini justru benar-benar terjadi? Memang menurut pihak Astro melalui media ataupun website, jawabannya cukup jelas yaitu karena pihak pemerintah (Depkominfo) sedang melakukan inspeksi dalam rangka penataan siaran televisi berlangganan. Continue reading Dibalik hilangnya siaran Astro (updated 20 Oktober 2008)